Lukisan Yang Menghantui Pemiliknya

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Kisah lukisan berhantu sering menjadi pokok dalam banyak film horor yang menegangkan. Ya lukisan angker! Sebelum kita berbicara tentang lukisan horor, mungkin kita perlu menelaah bahwa telah sejak lama gambar-gambar sering menjadi bahan bakar kemisteriusan, mungkin seperti sepasang mata yang mengikuti seseorang di sekitar atau sesosok wajah yang sekonyong-konyong ingin menyampaikan sesuatu, memasuki ranah entertainment, lukisan atau gambar memang seringkali dimaksudkan untuk menjadi aktor kegelapan, matanya yang memiliki lubang di dalamnya sehingga penjahat dapat mengintip dimana korban tidak akan menaruh curiga siapa, hingga adegan lukisan yang mengeluarkan air mata darah. Hahahaha.. kok kita malah membicarakan film horor ya? Baiklah kita kembali ke lap.. top!

Lukisan Berhantu
Melukis adalah salah satu hobi saya dan juga merupakan hobi dari banyak orang, hobi melukis ini pernah saya jadikan profesi dan obsesi saya di dunia seni, hobi mengasyikkan ini memang penuh idealis namun sayang sekali karya lukisan saya di galeri lukisan saya kurang laku. Maklum saja, daerah tempat saya berdiam mungkin belum bisa menerima kehadiran seni rupa dalam bentuk kontemporer, bisa di fahami karena sebuah karya lukisan adalah kebutuhan "tersier" yang tentu saja hanya menjadi opsi bagi masyarakat dengan ekonomi atas. Untuk saat ini melukis bagi saya hanya sebagai hobi saja di waktu luang, dan ada banyak hal berubah dalam seni yang saya pahami yakni, saya tidak lagi melukis makhluk bernyawa sesuai anjuran dalam keyakinan saya, jikapun saya menggambar makhluk bernyawa tentu harus mengikuti kaidah yang ada. Dan mungkin tulisan kali ini bisa menjadi salah satu masukan tentang mengapa Islam melarang melukis makhluk bernyawa, dan mungkin juga kisah dibawah ini hanya sebahagian kecil peristiwa tentang lukisan horor yang saya yakin cerita semacam ini juga banyak terjadi di banyak tempat.

Lukisan horor yang dikisahkan disini adalah sebuah lukisan yang disiapkan untuk pelelangan karya seni di Selandia Baru baru-baru ini berdasarkan nilainya dengan gagasan bahwa benda itu angker dan menakutkan, cukup mengherankan di sini karena ada sekitar 20 Bid dari orang yang bersedia membelinya. Apakah mereka gila? Tidak mengerti? Atau ingin menulis naskah horor baru atau ingin malah ingin menantang nyali?

"Dibeli di Pauanui di sebuah toko barang antik, curiga bahwa benda itu angker, tidak terkutuk tapi di duga ada sesuatu yang masuk ke rumah bersamanya. Jatuh dari dinding pada suatu malam, dan satu malam lagi, ada sosok bayangan melintas (bergerak) dari jendela lantai atas tempat lukisan digantung (tidak ada orang di ruangan) saat diselidiki dan bayanganku sendiri berada di jalan masuk saat aku melihat ke luar jendela... menakutkan.... Partnerku tertidur dan tidak ada orang lain di rumah. Ku jual karena itu terlalu menyeramkan untuk dimiliki. Bagus untuk seseorang yang tertarik dengan dunia paranormal."

Seseorang tertarik dengan lukisan ini, yang disebut "Haunted Painting - Soul Bowl (Acrylic)" masuk dalam listing lelang trademe.co.nz, dan sementara pememang lelang kemarin dengan tawaran terakhir sebesar $150. Mungkin bisa lebih meningkat lagi jika si penjual mengambil lebih banyak waktu dan memotret lukisan itu dalam setting yang lebih bagus, lukisan itu ditunjukkan bersandar pada bumper mobil di garasi dan satu gambar termasuk sepasang kaki telanjang. Sebuah prasasti di sampingnya bertuliskan "Soul is a bowl" tapi tidak ada penjelasan yang diberikan atau spekulasi yang ada. Dalam komentar dan FAQ, penjual mengatakan nama pelukisnya adalah Jill dan mungkin orang lokal setempat.

Pertanyaannya adalah mengapa ada orang yang ingin memiliki lukisan angker? Mungkinkah hanya untuk ketenaran semata? Salah satu yang dianggap oleh banyak orang sebagai lukisan berhantu yang paling terkenal dalam sejarah adalah "The Hands Resist Him" karya Bill Stoneham. Dilukis pada tahun 1972, lukisan ini menggambarkan seorang anak laki-laki yang menatap lurus ke depan dan boneka wanita berwajah menakutkan berdiri di depan pintu kaca dengan banyak tangan dibelakangnya. Lukisan ini pertama kali dijual oleh sebuah galeri seni pada tahun 1974 dan dikatakan bahwa pemilik galeri, pembeli dan kritikus seni yang telah menulis tentang lukisan itu semuanya meninggal dunia hanya dalam tempo setahun. Karya ini disiapkan untuk dilelang di eBay pada tahun 2000 dan dijual seharga $1,025.00 dan pada saat itu Bill Stoneham mengatakan bahwa dia tidak mengetahui penyebabnya atau alasannya.

"The Hands Resist Him" karya Bill Stoneham
"The Hands Resist Him" karya Bill Stoneham
Lukisan angker yang terkenal lainnya, kali ini oleh seorang pelukis yang sama terkenalnya, berjudul "The Dead Mother" karya Edvard Munch, yang lebih dikenal dengan julukan "The Scream." Namun, lukisan "The Dead Mother" ini diduga benar-benar bisa membuat orang berteriak, atau setidaknya menggigil ketakutan. Lukisan itu di buat setelah ibu Munch sendiri meninggal karena penyakit tuberkulosis dan dikatakan bahwa mata gadis kecil dalam lukisan itu akan mengikuti anda berkeliling (belum cukup menakutkan) dan helai kainnya bisa terdengar (Oke, itu sedikit agak menakutkan).

"The Dead Mother" karya Edvard Munch
"The Dead Mother" karya Edvard Munch
Ada juga kisah lukisan berhantu yang mirip dengan kisah pertama Soul Bowl diatas, yakni adalah lukisan potret Samantha Houston yang tergantung di Driskill Hotel di Austin, Texas, karya yang menggambarkan seorang putri seorang senator AS yang meninggal terjatuh saat menginap di hotel tersebut. Menatap lukisan itu dikatakan dapat membuat pusing, menghadirkan fenomena horor dengan perubahan wajah Samantha dan ada semacam rasa seperti terjatuh dari tangga. Hantu Samantha juga telah terlihat atau terasa hadir di aula. Beberapa ahli mengklaim bahwa lukisan tersebut sebenarnya adalah karya replika dengan titel "Love Letters" karya Charles Trevor Garland, namun hal itu tidak dapat menjelaskan peristiwa fenomena paranormal yang ada.

"Love Letters" karya Charles Trevor Garland
"Love Letters" karya Charles Trevor Garland di Driskill Hotel
Oke lukisan-lukisan di atas mungkin bisa jadi horor atau mungkin hanya isu pencitraan yang dhembuskan untuk mendongkrak nilai jual sebuah karya, ya mirip-mirip lah dengan para penipu yang suka mencitrakan diri agar di pilih oleh rakyat. Nah yang menjadi masalahnya, beberapa tahun lalu saya pernah bertemu dengan seorang wanita yang mencari seorang pelukis untuk melukis sosok abangnya yang telah meninggal. Merasa agak aneh, saya bertanya kepada wanita itu mengapa dia sangat terobsesi untuk membuat lukisan almarhum saudara laki-lakinya. Jawabannya cukup membuat suasana menjadi horor, yakni, untuk membalaskan dendam! Wanita itu mengaku memiliki semacam ritual gaib yang bisa membangkitkan arwah untuk kemudian di tempatkan pada lukisan, jadi cerita yang ada saudara laki-laki wanita tersebut tewas terbunuh dan ia ingin membangkitkan arwah abangnya untuk membalaskan dendam kepada pembunuhnya. Gila gak tu?

Kisah-kisah tentang lukisan dan benda berhantu lainnya memang sangat melimpah di Nusantara, bahkan saking melimpahnya seringkali kisah yang ada menjadi sangat berlebihan. Bahkan! Benda yang sama sekali tidak angker pun sering dikait-kaitkan dengan keadaan horor tertentu, mungkin karena karakter masyarakat kita masih sangat kental dengan dunia seperti ini meski mayoritas penduduk negeri ini menganut agama Abrahamic yang sangat menentang keras tahayul dan khurafat namun fenomena sosial seperti ini sulit sekali dihilangkan.

Oke, terus mungkinkah sebuah lukisan bisa berhantu? Siapa tahu? Saya lebih percaya bahwa jika ada benda yang bisa menghadirkan kejadian ganjil, itu sama sekali bukan roh orang mati, tapi hanya pekerjaan setan atau jin yang memang kurang kerjaan. dan jika mereka tidak menghentikan pekerjaan mereka, ambil itu lukisan terus dibakar, masalah selesai! Jika mereka gak terima ayo kita hadapi layaknya laki-laki sejati hihiih. Tidak bermaksud menantang ya, tapi memang kita manusia sudah seharusnya tidak boleh tunduk terhadap mereka. Omong-omong... jika memang ada setan yang menghantui lukisan-lukisan tersebut, mungkin saya bisa menjadi seorang kurator kritikus seni dadakan yang menilai apakah karya itu pantas untuk dijual atau untuk dibakar hahahha. Jangan terlalu serius ya. Terimakasih telah membaca, semoga anda berfikir dan Wassalamualaikum. Tambahan: Hukum menggambar makhluk hidup.

Hadits Ibnu Umar radhiallahu’anhuma, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

إنَّ الَّذينَ يصنَعونَ هذِه الصُّوَرَ يعذَّبونَ يومَ القيامةِ ، يقالُ لَهم : أحيوا ما خلقتُمْ

“Orang yang menggambar gambar-gambar ini (gambar makhluk bernyawa), akan diadzab di hari kiamat, dan akan dikatakan kepada mereka: ‘Hidupkanlah apa yang kalian buat ini’” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dan hadits Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, beliau berkata: aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

إنَّ أشدَّ النَّاسِ عذابًا عندَ اللَّهِ يومَ القيامةِ المصوِّرونَ

“Orang yang paling keras adzabnya di hari kiamat, di sisi Allah, adalah tukang gambar” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dan hadits Abu Hurairah radhiallahu’anhu, beliau berkata: aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

قال اللهُ عزَّ وجلَّ : ومن أظلم ممن ذهبَ يخلقُ كخَلْقي ، فلْيَخْلُقوا ذرَّةً ، أو : لِيخْلُقوا حبَّةً ، أو شعيرةً

“Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: ‘siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mencipta seperti ciptaan-Ku?’. Maka buatlah gambar biji, atau bibit tanaman atau gandum” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dan hadits ‘Aisyah radhiallahu’anha, ia berkata:

قدم رسول الله صلى الله عليه وسلم من سفر وقد سترت سهوة لي بقرام فيه تماثيل، فلما رآه رسول الله صلى الله عليه وسلم تلون وجهه، وقال: “يا عائشة، أشد الناس عذاباً عند الله يوم القيامة الذين يضاهئون بخلق الله”، فقطعناه فجعلنا منه وسادة أو وسادتين

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pulang dari safar. Ketika itu aku menutup jendela rumah dengan gorden yang bergambar (makhluk bernyawa). Ketika melihatnya, wajah Rasulullah berubah. Beliau bersabda: “Wahai Aisyah orang yang paling keras adzabnya di hari kiamat adalah yang menandingin ciptaan Allah“. Lalu aku memotong-motongnya dan menjadikannya satu atau dua bantal” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dan hadits Ibnu ‘Abbas radhiallahu’anhuma, beliau berkata: aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

من صوَّرَ صورةً في الدُّنيا كلِّفَ يومَ القيامةِ أن ينفخَ فيها الرُّوحَ ، وليسَ بنافخٍ

“Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya” (HR. Bukhari dan Muslim).

Juga hadits lainnya dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam:

كلُّ مُصوِّرٍ في النَّارِ ، يُجْعَلُ له بكلِّ صورةٍ صوَّرها نفسٌ فتُعذِّبُه في جهنَّمَ

“Semua tukang gambar (makhluk bernyawa) di neraka, setiap gambar yang ia buat akan diberikan jiwa dan akan mengadzabnya di neraka Jahannam” (HR. Bukhari dan Muslim).

Semua hadits-hadits ini melarang menggambar semua yang memiliki ruh secara mutlak. Adapun gambar yang tidak memiliki ruh, seperti pohon, laut, gunung, dan semisalnya boleh untuk digambar, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma. Dan tidak diketahui ada diantara para sahabat yang mengingkari pernyataan Ibnu Abbas tersebut. Dan tidak ada para sahabat yang mengingkari (gambar yang tidak bernyawa) ketika mereka memahami hadits “Hidupkanlah apa yang kalian buat ini” dan juga hadits “ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya“.

وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمد، وآله وصحبه وسلم

Sumber: http://ar.islamway.net/fatwa/11106

__

Catatan kaki:
[1] Terdapat perselisihan di antara para ulama mengenai hukum gambar foto. Simak penjelasan Syaikh Abdullah As Sulmi di sini.

[2] Ini menunjukkan para sahabat ijma bolehnya menggambar benda yang tidak memiliki ruh.

[3] Pendapat lainnya tentang hukum menggambar makhluk hidup.

Posting Komentar