Catatan Kecil Di Buku Harian

Catatan Kecil Di Buku Harian

Catatan Kecil Di Buku Harian

Ada selembar kertas, dan sebuah pena yang mengeluh
Ada cerita yang belum tertulis, dilembaran yang selalu menanti kata akhir dari sebuah nama
Tentang sajak yang bukan aku harapkan
Tapi tentang bagaimana rasanya genggaman tangan dikala senja
Di tepi pantai atau dipuncak pegunungan
Tepat disaat suara azan membuat burung-burung bangau pulang kesarangnya
Serasa pekat, serasa lemah tak berdaya
Tapi ini adalah romantis, bukan sesuatu yang aku fahami
Tapi ini adalah puitis, bukan pula yang aku mengerti
Seperti angin yang berlalu saja
Tapi selalu berdesir jika mengingat apa yang membuatku lemah
Mungkin ini seperti lukisan sebuah taman
Namun taman berbunga terhebat sekalipun tak membuat aku terdiam
Bahkan musim semi dimana rerumputan berwarna-warnipun tak sehebat ini
Ini adalah rangkaian dari milyaran mimpi dari setiap penciptaan hati
Ini adalah paduan tersyahdu dari kegaduhan dan keheningan yang sempurna
Hingga tak ada yang tersisa, kecuali tiba-tiba aku terjaga bahwa ini memang nyata
Tiba-tiba saja langit tak pernah sebagus beberapa hari ini
Lantas membawaku untuk menulis kembali disudut kamar kecil ini
Tentang Tuhan, waktu, kisah, cinta dan pengharapan
Tentang dimana letak keindahan senja, atau dikala awan putih berarak serasa begitu nyaman
Dan tentang puisi rayuan manis di dalam kitab suci
Disaat yang Maha Indah berkata
"Dan diciptakan kamu berpasang-pasangan"

Aku kembali serasa mati atau setidaknya mendekati
Tapi tak mengapa, setidaknya aku telah melerai keluhan pena untukku menulis lagi
Mungkin menulis apa yang tak pernah diciptakan Tuhan
Atau mungkin juga menulis kisah tentang seseorang ciptaanNya yang tak pernah aku sadari
Hingga kertas ini tak kosong lagi
Juga hati ini.
 

Biografi lengkap penulis bisa anda lihat di Tentang Kami

Artikel Lainnya
Previous
Next Post »