-->

Iklan

Puisi - Catatan Kecil Di Buku Harian

Rumput & Kerikil
Senin, 16 Maret 2015, Maret 16, 2015 WIB Last Updated 2021-05-31T06:00:49Z
Catatan Kecil Di Buku Harian

Catatan Kecil Di Buku Harian


Ada selembar kertas, dan sebuah pena yang mengeluh
Ada cerita yang belum tertulis, dilembaran yang selalu menanti kata akhir dari sebuah nama
Tentang sajak yang bukan aku harapkan
Tapi tentang bagaimana rasanya genggaman tangan dikala senja
Di tepi pantai atau dipuncak pegunungan
Tepat disaat suara azan membuat burung-burung bangau pulang kesarangnya

Serasa pekat, serasa lemah tak berdaya
Tapi ini adalah romantis, bukan sesuatu yang aku fahami
Tapi ini adalah puitis, bukan pula yang aku mengerti

Seperti angin yang berlalu saja
Tapi selalu berdesir jika mengingat apa yang membuatku lemah

Mungkin ini seperti lukisan sebuah taman
Namun taman berbunga terhebat sekalipun tak membuat aku terdiam
Bahkan musim semi dimana rerumputan berwarna-warnipun tak sehebat ini

Ini adalah rangkaian dari milyaran mimpi dari setiap penciptaan hati
Ini adalah paduan tersyahdu dari kegaduhan dan keheningan yang sempurna
Hingga tak ada yang tersisa, kecuali tiba-tiba aku terjaga bahwa ini memang nyata

Tiba-tiba saja langit tak pernah sebagus beberapa hari ini
Lantas membawaku untuk menulis kembali disudut kamar kecil ini
Tentang Tuhan, waktu, kisah, cinta dan pengharapan
Tentang dimana letak keindahan senja, atau dikala awan putih berarak serasa begitu nyaman
Dan tentang puisi rayuan manis di dalam kitab suci

Disaat yang Maha Indah berkata
"Dan diciptakan kamu berpasang-pasangan"

Aku kembali serasa mati atau setidaknya mendekati
Tapi tak mengapa, setidaknya aku telah melerai keluhan pena untukku menulis lagi
Mungkin menulis apa yang tak pernah diciptakan Tuhan
Atau mungkin juga menulis kisah tentang seseorang ciptaanNya yang tak pernah aku sadari
Hingga kertas ini tak kosong lagi
Juga hati ini.
 
Komentar

Tampilkan

Terkini