Pintu Gerbang Menuju ke Dimensi Lain

Pintu Gerbang Menuju ke Dimensi Lain

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Selalu ada alasan yang diberikan pada pemikiran kita bahwa ada realitas dan dimensi lain selain dunia yang kita tinggali saat ini, sesuatu yang diyakni kadangkala membentur kita dan bahkan saling tumpang tindih. Dengan gagasan yang berjalan ini, maka hadirnya ide bahwa bepergian di antara dimensi yang berbeda juga sangat mungkin terjadi, dan ada beberapa catatan yang menunjukkan kemungkinan bahwa hal tersebut tidak hanya mungkin terjadi, namun portal semacam itu ada di antara beberapa kawasan yang dipercaya telah terbuka. Menariknya, karena seringkali terdengar agak menakutkan, dan tentu saja selalu aneh, kasus dugaan gateways atau gerbang portal dimensi ini telah menangkap imajinasi kita, dan membuat kita bertanya-tanya apakah realitas alternatif memang ada atau tidak, sesuatu yang ingin kita kunjungi untuk mencari tahu, apa dan bagaimana banyak hal yang berada disana, dan apakah dimensi di luar kita tersebut juga memiliki hukum fisika yang sama dengan dunia tempat kita berada saat ini.

Di nusantara, kita sering mendengar adanya lokasi-lokasi yang dipercaya bisa menyesatkan manusia ke dimensi lainnya jika kita kurang mawas diri serta terlalu dekat dengannya, namun umumnya peristiwa-peristiwa aneh tersebut hanya berada di seputar keberadaan jin atau alam makhluk halus lainnya. Di lain tempat, secara umum kita mengenal tentang segitiga bermuda dan segitiga formosa yang konon merupakan lokasi dari berbagai kejadian aneh tak terjelaskan menyangkut tentang portal keberadaan dimensi lain. Dan dalam artikel kali ini, kita akan menjelajah ke beberapa lokasi yang mungkin kurang akrab ditelinga kita, tempat-tempat dan fasilitas yang di duga merupakan portal dimensi yang telah terbuka yang menghadirkan berbagai spekulasi dan konspirasi mengenai keberadaan mereka

Gerbang Antar Dimensi Paralel
Mungkin sebuah lokasi yang kurang kita kenal yang menyangkut tentang portal antar dimensi berada disuatu tempat, tepatnya di sebuah kota kecil yang bernama Ong's Hat, lokasi kota kecil ini hanyalah sebuah titik di peta dan merupakan salah satu dari banyak desa tua yang ditinggalkan yang tersebar di Pine Barrens terpencil di negara bagian New Jersey di AS. Konon tempat ini mendapatkan namanya dari seorang pria yang bernama Ong, yang dikisahkan pernah melemparkan dan menginjak topeng sutranya mewah miliknya karena frustrasi akan kekasihnya, wanita yang berselingkuh dengannya merasa cemburu, setelah itu dikabarkan topi itu tersangkut di sebuah cabang cemara, kota tersebut berawal muncul dimulai dari sebuah pondok. Menjelang tahun 1860-an, desa tersebut rupanya semakin tumbuh menjadi kota yang cukup hidup yang dikenal dengan mesin bajakan dan memasok minuman keras ke daerah-daerah terpencil. Namun, kesibukan kota ini menurun secara dramatis di tahun-tahun berikutnya, dan pada tahun 1930-an mulai ditinggalkan, meski masih muncul di peta, dan di zaman modern saat ini, lokasi itu telah menjadi reruntuhan yang ditumbuhi semak liar, bangunan yang runtuh dan kosong.

Kota di sebuah pedesaan kecil mungkin akan selamanya menjadi kota hantu terpencil yang tidak jelas serta kurang dikenal, dan jika bukan karena sebuah buku yang menarik rasa penasaran yang berjudul Ong’s Hat: The Beginning, yang ditulis oleh Joseph Matheny dan diterbitkan pada tahun 2002 maka kota itu mungkin akan tetap terabaikan. Buku tersebut mengklaim bahwa pada tahun 1978 seorang pria bernama Wali Fard menetap di New Jersey Pine Barrens setelah membeli 200 hektar tanah di sana. Fard, yang merupakan seorang anggota kultus rahasia Gereja Ortodoks Moorish di Amerika, diduga baru saja kembali dari perjalanan keliling dunia untuk mempelajari berbagai ilmu filosofi, praktik magis dan teknik spiritual di tempat-tempat eksotis seperti India, Persia, dan Afghanistan, dia kemudian bergabung dengan kultus pemujaan lain yang disebut Moorish Science Ashram. Dia ternyata adalah orang yang cukup eksentrik setidaknya, pindah ke properti itu dengan kelompok ragtag yang terdiri dari beberapa anak laki-laki yang melarikan diri dan dua orang lesbian anarkis.

Sebuah bangunan terbengkalai di Ong's Hat
Sebuah bangunan terbengkalai di Ong's Hat
Setelah pindah ke New Jersey, buku tersebut mengklaim bahwa Fard menyebarkan ajaran sektenya dan berhasil menarik cukup banyak pengikut. Di antara ini adalah sebuah grup horor misfits, cultists, dan general oddballs yang terdiri dari dua orang ilmuwan bersaudara bernama Frank dan Althea Dobbs yang memiliki sejarah aneh mereka sendiri karena mereka ternyata dibesarkan dalam sebuah komuni penyembahan UFO yang dijalankan oleh ayah mereka di Texas. Keduanya telah melakukan penelitian di Princeton University tentang sesuatu yang mereka sebut sebagai "Cognitive Chaos," sebuah penilitian yang cukup rumit namun pada dasarnya melibatkan penggunaan bagian otak yang belum dimanfaatkan untuk membuka potensi manusia yang luas dalam bentuk berbagai macam kekuatan seperti ESP, telepati, menyembuhkan penyakit, pengendalian fungsi otonom secara sadar, dan bahkan menghentikan proses penuaan, tetapi mereka berdua tampaknya telah mendapatkan ketidakpercayaan dari rekan-rekan kamus untuk teori aneh mereka, dan akhirnya ditendang keluar untuk sesuatu apa yang disebut universitas sebagai "omong kosong yang menyedihkan." Tampaknya kedua saudara kandung tersebut tidak pernah benar-benar diterima dalam arus aminstream atau akademisi resmi, namun Fard menemukan diri mereka di antara orang-orang yang terasing, jadilah Fard orang yang sudi mendengarkan dan sepemikiran dengan mereka.

Begitu mereka bermigrasi ke Pine Barrens yang terpencil, Frank dan Althea segera membuat sebuah laboratorium darurat di sebuah gudang kosong, tempat mereka bisa melanjutkan pekerjaan mereka tanpa henti dan juga tentunya tanpa kritik keras seperti yang telah mereka alami sebelumnya. Karena begitu tertarik dengan pekerjaan mereka, Fard dan kultus pemujaannya kemudian mendirikan "Institute of Chaos Studies" berdasarkan hal itu, maka memungkinkan kedua ilmuwan tersebut untuk memiliki dana dan peralatan yang mereka butuhkan untuk membuat kemajuan seperti yang tidak pernah mereka lakukan sebelumnya, sekaligus menarik dua orang ilmuwan pinggiran lainnya bernama Harold Acton dan Martine Kallikak untuk membantu mereka. Di antara banyak percobaan aneh mereka diantaranya menggunakan berbagai obat yang bersifat Psychedelic dalam upaya untuk membuka kekuatan pikiran, memantau aktivitas otak, dan menggunakan rangsangan listrik untuk mencoba dan memanipulasi gelombang otak dengan tujuan menghasilkan kemampuan yang mereka yakini sedang mengintai di dalam pikiran manusia. Eksperimen ini memanfaatkan beragam mesin dan perangkat aneh, semuanya dgunakan bersama dan ini semua tidak tampak aneh bagi mereka tentunya.

Di antara dari beberapa perangkat aneh hasil penilitian mereka salah satunya adalah perangkat yang mereka sebut "The Egg," (Telur) yang konon kurang lebih merupakan semacam ruang penihilan sensorik termodifikasi yang dihubungkan ke komputer dengan berbagai elektroda yang melekat pada subjek manusia untuk mengukur respons fisiologis, serta sebuah helm yang dilengkapi dengan "manipulator gelombang otak." Sepertinya ada beberapa versi mesin yang dibuat, yang menunjukkan beberapa harapan dalam dugaan dimana mesin-mesin tersebut akan mampu memberikan fungsi kontrol otonom yang lebih baik dan memberikan berbagai kekuatan lain seperti panas tubuh, kesembuhan yang sempurna, dan menghilangkan penyakit. Serta merta semua perangkat itu terdengar benar-benar aneh.

Sebuah jalan di New Jersey Pine Barrens dekat Ong's Hat
Sebuah jalan di New Jersey Pine Barrens dekat Ong's Hat
Pada generasi telur ketiga, mereka telah bereksperimen dengan mencoba masuk ke tingkat tahapan kuantum, yang mereka percaya akan memungkinkan untuk melakukan perjalanan ke dimensi paralel, namun mereka belum berhasil. Dengan mesin generasi ke 4, mereka menyempurnakan prosesnya dan mengujinya pada salah seorang objek, seseorang yang memiliki nama pendek Kit. Selama tes tersebut, mesin tersebut benar-benar lenyap di depan mata semua orang, dan muncul kembali 7 menit kemudian dengan membawa Kit yang merasa terkejut namun juga sangat bersemangat, Kit mengklaim bahwa dia telah dibawa sebentar ke dimensi lain. Para ilmuwan mereka tercengang dengan hasil ini, mereka menyebutnya sebagai portal yang rupanya telah berhasil untuk membuka "The Gate." Mereka konon membuat beberapa lompatan yang lebih jauh ke dalam realitas alternatif ini, yang digambarkan memiliki banyak kehidupan seperti tanaman dan air, tetapi tidak ada manusia sama sekali.

Menambah ke semua keanehan ini, Ong's Hat pada akhirnya diduga terancam dengan adanya kebocoran bahan nuklir berbahaya yang berasal dari Fort Dix di dekatnya. Sebagai tanggapan, mereka mulai menggunakan Gerbang portal mereka untuk melarikan diri ke dimensi paralel, di mana mereka berniat untuk tinggal dan membangun kembali kota mereka pada alam yang berbeda. Menurut cerita yang ada, pemerintah setempat mengetahui tentang eksperimen dan kemampuan mesin tersebut, yang telah mendorong mereka untuk menyerang kompleks tersebut dalam sebuah serangan yang menewaskan beberapa orang yang sedang berada di sana, dimana mereka sedang dalam proses untuk melompati dimensi paralel. Penulis dari laporan tersebut, Joseph Matheny, tampaknya mengaku telah menemukan dokumen yang menguraikan kejadian ini dan bahkan mewawancarai salah seorang ilmuwan yang terlibat dengan penciptaan Gerbang dimensi tersebut, ia kemudian mempostingnya secara online dan kemudian dibuat ke dalam buku yang ditulisnya, namun tidak pernah ada bukti akurat bahwa dokumen ini pernah ada sama sekali. Membuat masalah semakin kacau adalah bahwa Matheny sepertinya agak kurang jelas mengenai apakah semua itu dimaksudkan sebagai fakta, fiksi, atau perpaduan keduanya.

Mengingat sifatnya yang sangat dramatis, serta tidak ada bukti sama sekali, dan kentalnya nuansa sains fiksi terhadap keseluruhan cerita, ada banyak orang yang percaya bahwa semua ini memanglah sebuah kisah fiksi ilmiah yang diangkat oleh Internet, dijabarkan, dan berubah menjadi tipuan konspirasi populer. Namun, ada juga mereka yang berpikir bahwa semua itu sebenarnya memanglah kenyataan, atau setidaknya didasarkan pada kisah nyata, yang mungkin telah dibuat sedimikian rupa agar kebenaran tersebut terlihat sebagai kabar hoax untuk mencegah orang-orang percaya dengan semua itu. Apapun masalahnya, ini tentu cerita yang super aneh, dan Ong's Hat terus memicu teori konspirasi dan kadang-kadang diajukan ke permukaan sebagai kasus perjalanan interdimensional yang berpotensi nyata.

Gerbang Dimensi CERN?
Jika cerita Ong's Hat memang benar kenyataan, pastinya kasus Ong's Hat bukanlah satu-satunya kasus dimana sains telah berupaya membuka gerbang ke dimensi lainnya. Sejak dioperasikan pada bulan September 2008, Large Hadron Collider (LHC), yang dioperasikan oleh The European Organization for Nuclear Research, atau CERN, telah menjadi sumber klaim aneh dari pembukaan gerbang interdimensional yang dipenuhi kepanikan tingkat tinggi. Akselerator partikel terbesar dan terkuat di dunia, LHC terletak 300 kaki di bawah tanah tepat berada di bawah Pusat Kontrol CERN di Jenewa, Swiss, terdiri dari sebuah lingkaran besar yang membentang sepanjang 27 kilometer (sekitar 17 mil). Mesin yang berputar ini kurang lebih digunakan untuk melemparkan partikel subatomik pada kecepatan ekstrim untuk menghancurkannya satu sama lain dengan tujuan menguji apa yang akan terjadi dengan harapan untuk membuka rahasia alam semesta kita, termasuk antara lainnya untuk menciptakan kondisi Big Bang, untuk mengetahui bagaimana alam semesta kita tercipta, dan menemukan materi gelap. Mungkin salah satu penemuan paling terkenal yang terkait dengan berbagai eksperimen di LHC adalah pengamatan partikel Higgs Boson, yang bisa memberi massa materi, (Berhubung partikel Higgs Boson ini begitu rumit untuk sebuah penjelasan sederhana, anda bisa memahaminya lebih lengkap tentang partikel ini di Higgs Boson Wikipedia.)

Kehadiran fasilitas ilmiah besar yang berada di bawah tanah, dengan premis bawaannya yang agak menakutkan untuk menghancurkan partikel bersamaan dengan kecepatan cahaya, dan keberadaannya diawaki oleh para ilmuwan dari seluruh dunia yang mengerjakan eksperimen aneh, mungkin tidak mengejutkan sama sekali jika reputasi CERN menjadi kurang menyenangkan, sedikit menimbulkan kekhawatiran di kalangan publik dan menelurkan berbagai macam teori liar tentang apa yang sebenarnya terjadi di sana. Sebagai tambahan atas alarm dan ketakutan bahwa LHC akan menciptakan miniatur lubang hitam atau mengungkap realitas itu sendiri adalah berbagai gagasan dan rumor yang hadir, bahwa CERN menyukai semua eksperimen rahasia ini dilakukan di bawah sana di perut bumi agar publik sulit untuk mengakses kebenaran yang ada. Salah satu teori konspirasi yang lebih populer adalah bahwa fasilitas tersebut secara aktif terlibat dalam membuka celah antar dimensi untuk memungkinkan teleportasi, membentuk pintu portal menuju realitas alternatif, dan oleh beberapa laporan yang lebih jauh bahkan, mereka sedang membuka gerbang antara Bumi dan Langit serta Neraka. Bahkan ada satu rumor bahwa pada tahun 2012 dimana ilmuwan di CERN membiarkan masuk raksasa yang disebut dalam Alkitab bernama Nephilim melalui pintu gerbang portal, yang diduga telah mendorong mereka untuk mematikan LHC agar menjadi lebih powerful.

Large Hadron Collider
Large Hadron Collider
Beberapa periset yang mengkaji dalam masalah ini mengatakan bahwa segala macam makhluk aneh bisa jatuh melalui ambang pintu portal seperti itu. Seorang penulis, peneliti, dan teoritist konspirasi yang sangat vokal mengenai gagasan LHC yang menciptakan pintu ke alam yang aneh adalah Stephen Quayle, ia telah mengklaim bahwa segala sesuatu di mulai dari setan, hingga malaikat, monster reptil dan hal-hal lain yang tidak dapat kita duga bisa saja masuk jika gerbang seperti itu dibuka. Quayle tidak berbasa-basi saat memberikan pendapatnya tentang konsekuensi percobaan di CERN, ia mengatakan:

Orang-orang yang bermain Tuhan, dalam mencari partikel Tuhan, benar-benar akan menemukan lebih dari apa yang mereka duga saat mereka membuka gerbang neraka. Mereka akan menemukan makhluk antar dimensi yang memiliki selera akan daging manusia dan kehancuran manusia. Kebanyakan ilmuwan, yang tidak memiliki pemahaman tentang 'entitas supernatural' yang akan mereka hadapi, jauh melampaui kemampuan mereka untuk memahami, apalagi mengendalikan, kekuatan kotak Pandora yang akan dilepaskan.

Meskipun ini mungkin berada pada ujung spektrum yang paling ekstrem dari dugaan LHC yang sedang membuka pintu ke dimensi alternatif, gagasan bahwa hal ini terjadi sampai batas tertentu memang sudah berlangsung lama. Bukti untuk aktivitas interdimensional semacam ini sering dihadirkan dalam berbagai bentuk aneh yang diduga telah difoto atau difilmkan di langit di atas CERN selama bertahun-tahun, termasuk kehadiran UFO, pusaran aneh, dan fenomena udara yang tidak dapat dijelaskan lainnya. Misalnya, pada bulan Desember tahun 2015, cuplikan diambil oleh beberapa wisatawan dari apa yang tampaknya semacam "Orb", sesuatu yang merupakan semacam portal atau pusaran, yang segera lenyap begitu objek yang tidak dikenal masuk. Video serupa lainnya pada bulan Mei 2016 diperkirakan menunjukkan semacam portal di awan yang muncul tepat setelah energi di CERN dipadamkan, sebuah insiden yang mereka klaim disebabkan oleh seekor musang yang memasuki beberapa mesin sensitif. (Dalam artikel tahun lalu, emosianisme telah memposting rekaman video tentang penampakan pusaran aneh di langit di atas CERN, dimana UFO tampak sedang memasuki portal tersebut, anda bisa melihatnya di artikel Video UFO memasuki portal di atas fasilitas CERN).

Awan aneh diduga berada di atas lokasi fasilitas CERN
Awan aneh diduga berada di atas lokasi fasilitas CERN
Menarik untuk dicatat bahwa ada banyak kejadian anomali yang konon terjadi di CERN nampaknya bertepatan dengan pemadaman energi listrik, seperti adanya dugaan keras tentang gelombang yang keluar dari fasilitas tersebut pada tahun 2009 yang konon mengganggu medan magnet bumi serta mendistorsi ruang dan waktu, peristiwa tersebut terjadi tepat pada saat terjadinya pemadaman listrik di fasilitas tersebut. Sebuah laporan dari Rusia mengklaim bahwa "gelombang waktu" yang sama ini pula yang telah menteleportasikan sebuah pesawat Airbus yang sedang melakukan perjalanan ke Bolivia berpindah ribuan mil jauhnya ke Kepulauan Canary, bersamaan dengan 170 penumpangnya. Kali ini pemadaman listrik CERN terjadi dengan dalih bahwa sepotong roti telah dijatuhkan oleh seekor burung sebagai biang keladi pemadaman setelah roti tersebut jatuh ke dalam perangkat itu. Anehnya, seharusnya fasilitas ilmiah canggih yang berada di bawah tanah akan dapat mencegah semua hewan baik musang, burung dan roti atau segala sesuatu yang berpotensi mengganggu kinerja peralatan mereka. So, sepertinya alasan yang mereka ajukan tidak masuk akal.

Salah satu rangkaian keanehan dalam fotografi yang lebih baru muncul setelah proyek ambisius lain yang dilakukan beberapa tahun terakhir oleh CERN, yang tentunya juga telah menarik banyak teori konspirasi. Proyek ini adalah sesuatu yang disebut CERN sebagai Advanced Proton Driven Plasma Wakefield Acceleration Experiment, atau disingkat AWAKE, yang bertujuan untuk mempercepat partikel bermuatan super dengan cara "plasma wakefields dikendalikan oleh sinar proton." Saya rasa kita tidak perlu benar-benar memahami apa arti semua istilah membingungkan tersebut, namun bagi saya pribadi kedengarannya justru tidak menyenangkan, bahkan agak menakutkan, dan ini juga mungkin adalah salah satu eksperimen yang terfokus pada pembukaan portal antar dunia. Pada tanggal 24 Juni 2016, hadir foto-foto yang mengkhawatirkan, Tampak formasi awan berbentuk portal diambil di langit di atas CERN tidak lama setelah proyek AWAKE pada hari yang sama dengan percobaan yang dijadwalkan.

Sementara foto dan video seperti itu bisa saja memiliki penjelasan rasional mengenai fenomena yang diketahui atau bisa saja dibuat dengan olahan CGI, namun ada sejumlah besar orang yang bersikeras bahwa itu semua adalah hasil eksperimen CERN yang mengupayakan pembukaan pintu gerbang interdimensional. Memang, ada banyak klaim perjalanan antar dimensi yang telah mengubah kenyataan itu sendiri, contoh-contoh rincian seperti itu pernah saya bahas dalam satu kesempatan, anda bisa membacanya dalam link yang saya berikan di akhir artikel ini.

UFO memasuki pusaran awan di atas fasilitas CERN
UFO memasuki pusaran awan di atas fasilitas CERN
Menambah bahan bakar ke dalam api kemisteriusan adalah teori konspirasi yang menunjukkan hubungan potensial dari kehadiran patung dewa Hindu Syiwa, agak bergidik rasanya seperti yang kita ketahui dalam mitologi Hindu bahwa Syiwa adalah "The Destroyer," sang penghancur! Dan juga fakta bahwa huruf CERN, adalah empat huruf pertama dari nama Cernunnos, yang kebetulan nama dari dewa pagan dunia bawah. Dan tidak berhenti di situ saja dengan permainan nama. CERN terletak di kota Saint-Genus-Poilly, dan beberapa orang telah menunjuk fakta bahwa kata Poilly berasal dari kata Appolliacum, atau kata Latin untuk sebuah kuil yang didedikasikan untuk dewa Apollo, yang dipercaya oleh penduduk setempat daerah yang telah menciptakan portal ke dunia bawah di sekitar tempat CERN berada.

Memang, bisa saja ini semua hadir karena teori konspirasi liar, hoax, dan kepanikan, dan tidak diketahui apakah mesin itu mungkin benar-benar bisa membuka gerbang interdimensional, tapi satu hal yang pasti adalah, bahwa bukan hanya masyarakat awam yang telah mewaspadai CERN bersama collider partikelnya, atau yang berpikir bahwa eksperimen dengan LHC bisa memiliki efek tak terduga yang luar biasa, namun juga para fisikawan professional turut serta mewaspadai semua aktifitas ini. Sebagai contoh, fisikawan legendaris Stephen Hawking telah memperingatkan bahwa mesin tersebut dapat menciptakan lubang hitam yang mengakhiri semua kehidupan yang kita kenal, dan bahkan Direktur Riset dan Komputasi Ilmiah CERN, fisikawan Sergio Bertolucci, telah mengklaim bahwa memang sangat mungkin jika pintu antar dimensi bisa terbuka, dan mengatakan "keluar dari pintu ini mungkin akan terjadi sesuatu, atau kita bisa mengirimkan sesuatu melaluinya. Tidak jelas apakah LHC digunakan untuk membuka portal yang dimaksud ini, dengan sengaja atau tidak, namun tampaknya pasti teori konspirasi dan ketakutan akan terus berputar di sekelilingnya selama mesin janggal ini terus beroperasi.

Gerbang Dunia Paralel Markawasi Dan Puerta De Hayu Marka
Jika kita masih berpikir sejauh ini bahwa dugaan pintu menuju ke dimensi lain atau memecah realitas alternatif hanyalah hasil dari upaya umat manusia yang mengutak-atik hukum alam dan jalinan alam semesta itu sendiri, maka kita tidak akan dapat melangkah lebih jauh dari kebenaran. Memang ada beberapa lokasi di dunia yang konon berfungsi sebagai semacam pintu ke alam lain. Salah satunya dikatakan berada di hutan batu Markawasi, terletak di Pegunungan Andes, Peru. Diisi dengan batuan granit yang terukir dalam berbagai bentuk hewan dan humanoid dengan asal usul yang tidak jelas, menjadikan hutan ini sudah cukup misterius, dan telah lama menjadi tempat suci bagi penduduk asli yang tinggal di daerah ini. Lokasi ini juga dikatakan menyimpan sebuah portal ke dunia lain yang diperkirakan mungkin berada di balik hilangnya misteri yang telah lama terjadi di tempat mistis ini.

Gerbang Dunia Paralel Markawasi
Hutan batu Markawasi - Peru
Dr. Raul Rios Centeno memberikan laporan dari salah satu pasiennya, yang sepertinya telah menemukan pintu yang dimaksud, mengintip melalui jalan itu, dan hidup untuk menceritakan kisahnya. Seorang pasien wanita datang menemui Centeno, meminta dirawat karena mengalami gangguan yang disebut Hemiplegia, semacam gangguan fisik yang bisa menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan di bagian sisi kiri atau kanan tubuh. Selama pemeriksaannya, wanita tersebut mengatakan kepada Centeno bahwa dia telah berkemah bersama teman-teman di hutan batu itu dan pada malam hari mereka keluar berjalan-jalan. Selama perjalanan ini dia mengklaim bahwa mereka telah menemukan sebuah pondok terisolasi yang rasanya sangat aneh sebuah pondok berada di tempat itu.

Wanita itu mengatakan bahwa pondok tersebut memiliki desain yang tidak biasa, dan disekitarnya ada sosok-sosok yang mengenakan pakaian kuno, menambah tampilan pemandangan surealis dengan cahaya obor yang berkedip-kedip yang telah dipasang di sekitar mereka. Saat mereka melihat pemandangan aneh ini, wanita tersebut mengatakan bahwa dia tiba-tiba merasa dirinya ditarik tanpa hambatan menuju pondok tersebut dengan kekuatan yang tak terlihat. Begitu kuatnya kekuatan ini sehingga teman-temannya harus menariknya secara fisik saat dia terhisap masuk. Akhirnya mereka berhasil melepaskannya dari sesuatu yang mencengkeramnya, tapi sejak saat itu di seluruh bagian sisi tubuhnya yang berada di bawah pengaruh kekuatan misterius itu menjadi lumpuh. Dia memberi tahu dokter tersebut jika dia percaya bahwa mereka telah lihat sekilas melalui portal yang menuju ke dimensi lain, dan jika dia tidak ditarik oleh teman-temannya, tentu saja dia akan terhisap masuk kedalamnya, dan mungkin tidak akan pernah terlihat lagi. Centeno menyimpulkan bahwa pengaruh pusaran ini terhadap dimensi lain telah mengganggu sistem saraf wanita malang tersebut.

Hebatnya lagi, Peru memiliki tempat lain yang dikatakan sebagai pintu gerbang ke dunia lain yang disebut Puerta De Hayu Marka, atau "Gerbang Para Dewa," terbentang sekitar 800 mil arah tenggara dari kota Lima, inilah adalah lokasi yang tampaknya menjadi pintu yang mengarah ke tempat asing yang digambarkan pada ukiran di dinding batu untuk tujuan misterius yang telah hilang oleh waktu. Lebih dari sekadar daya tarik wisata yang tidak biasa dan sumber daya tarik bagi arkeolog, penduduk setempat percaya bahwa pintu itu pernah berfungsi sebagai portal ke dimensi lain, dan legenda setempatpun mengiyakannya. Menurut suku Inca kuno, ada sebuah perangkat yang dikatakan mirip dengan cakram emas yang bisa digunakan oleh seorang pendeta untuk mengaktifkan pintu masuk. Gerbang ini diyakini sebagai penghubung langsung dengan para dewa, dan diperkirakan tidak hanya pendeta saja yang bisa melewatinya tapi apapun yang berada di dibalik gerbang itu juga bisa melaluinya.

Puerta De Hayu Marka
Gerbang Para Dewa - Puerta De Hayu Marka
Legenda mengatakan bahwa cakram ini ditemukan setelah terjatuh dari langit, dan setidaknya ada seroang pendeta pernah membuka portal itu dan melewatinya dan tidak pernah kembali lagi. Menariknya, para arkeolog yang mempelajari gerbang tersebut memang telah menemukan semacam sebuah celah tekanan di batu padat yang nampaknya bertujuan untuk memasukkan benda berbentuk cakram. Apakah benar ini merupakan pintu ke dimensi lain atau apakah itu hanya sebuah keanehan arkeologi yang dikelilingi oleh mitos dan pengetahuan? Tidak pasti apa yang telah terjadi dengan "kunci" yang konon bisa digunakan membuka pintu gerbang antar dimensi, atau apa yang sebenarnya akan terjadi jika seseorang memasukkannya ke dalam celah batu itu. Apapun itu, Puerta De Hayu Marka ini menjadi cerita yang cukup menarik, hingga mendapatkan julukan yang sesuai yakni "The Real Stargate."

Mungkinkah pintu menuju realitas dan dimensi lain ada, apakah itu bisa di buat atau tidak? Apakah ini mungkin? Dengan semakin banyak perhatian ilmiah yang diberikan pada kemungkinan dimensi paralel lainnya yang membayangi kehidupan kita sendiri, tampaknya semakin masuk akal bahwa realitas ini memang ada di luar sana, meskipun apakah kita dapat melakukan perjalanan antar dimensi masih tetap tidak jelas. Namun selama cerita seperti ini terus bermunculan, saya rasa akan menjadi sangat penasaran untuk berpikir kemungkinan portal semacam itu dimungkinkan, atau mungkin memang sudah ada. Ya setidaknya saat kematian tiba dalam keyakinan spiritual kita, meninggalkan tubuh ini untuk masuk ke dimensi lain yang telah dipersiapkan, alam yang sesuai dengan apa yang telah kita perbuat di dunia ini. Semoga anda berfikir dan Wassalamualaikum.

G+

Seorang yang cukup gila dalam sisi lain kehidupan, yang jelas saya normal dan please jangan banyak protes :p, visit my FACEBOOK

Related Posts

Previous
Next Post »

Saya sangat mengharapkan feedback dari pembaca mengenai postingan yang saya tampilkan. Komentar yang anda tulis harap di ketik dengan bahasa yang sopan, apabila saran dalam bentuk kritikan adalah kritikan yang membangun. Tidak meninggalkan link aktif, spamming (I do hate that), ataupun komentar yang tidak berhubungan dengan postingan.