Tempat Sempurna Untuk Mati

Tempat Sempurna Untuk Mati

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
وَلا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

“Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (QS. An Nisa’: 29).

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Merupakan sebuah fakta tragis dalam dunia dimana manusia terkadang mendapat dorongan untuk mengakhiri hidup mereka sendiri. Untuk alasan apapun itu, beberapa orang mungkin menemukan prospek bahwa kematian akan lebih menghibur daripada melanjutkan kehidupan. Sedangkan alasan di balik bunuh diri ini sendiri selalu dapat membingungkan, bahkan yang lebih misterius lagi adalah bahwa dalam beberapa kasus ada tempat-tempat di dunia ini yang tampaknya memanggil jiwa-jiwa yang tersesat, memanggil mereka untuk datang ke sana untuk menemui kematian mereka. Tempat-tempat misterius ini memiliki gravitasi sendiri yang tanpa henti menarik manusia kedalam ruang kematian, dan menambah koleksi cerita seram dari jiwa-jiwa yang hilang. Tidak diketahui apa yang menarik orang-orang untuk mati di tempat-tempat yang jauh terpencil ini, dan mengapa mereka terpikat pada perjalanan terakhir mereka. Namun mereka terus berkumpul di lokasi-lokasi tertentu untuk mati pada tingkat yang sulit untuk dijelaskan, mungkin tempat-tempat tersebut memenuhi jiwa mereka dengan kidung putus asa dan sempurnanya kesedihan. Dan dari itu semua, maka di sini kita akan membahas beberapa tempat menyeramkan, tempat yang menghantui dunia untuk memanggil lebih banyak jiwa yang lemah untuk masuk kedalamnya, tempat di mana orang datang hanya untuk mati. Dan saya telah mengkategorikan tempat-tempat ini menurut wilayah paling umum, selamat membaca.

Tempat Bunuh Diri Di Eropa
Salah satu tempat untuk bunuh diri tertua dan yang paling terkenal di Eropa, juga serta merupakan sebuah landmark terkenal terletak di negara Inggris. Sebuah lokasi di sepanjang pantai selatan adalah serangkaian daratan yang melonjak tinggi, tebing kapur megah dengan tampilan mencolok dari fasad putih yang mencapai ketinggian hingga 162 meter (531 kaki) di atas permukaan laut, puncaknya bernama Beachy Head, di East Sussex, dekat kota Eastbourne. Memang, tebing terjal ini adalah tempat yang cukup indah untuk dilihat, dan memang nama Beachy Head berasal dari kata Perancis Beauchef, yang berarti "Tanjung indah."

The Beachy Head
Namun untuk semua keindahan alam dan kemegahannya ini, ada kisah lain yang menyeramkan tersimpan di daerah ini, karena ia menjadi dikenal sebagai salah satu tempat bunuh diri paling terkenal di dunia, dan sepertinya juga sudah menjadi lokasi top di Inggris. Orang-orang telah datang ke sini untuk mati sejak abad ke-7, mereka bepergian dari jauh hanya untuk melemparkan diri mereka dari atas tebing yang indah dengan batu-batu bergerigi di bawahnya. Diperkirakan bahwa ada lebih dari 60% dari korban di sini adalah orang yang berasal dari daerah lain, datang dari jauh untuk menatap kematian. Dalam beberapa kasus, bahkan ada yang tidak keluar dari kendaraan mereka, lebih memilih mati sambil berkendara dan melompat kedalam jurang terjal yang mengerikan. Pada tahun 2000-an saja, diperkirakan bahwa rata-rata sekitar 20 orang per bulan memilih untuk untuk terjun ke dalam kematian mereka di antara keindahan alam dan pemandangan yang memukau mata. Penduduk setempat mengatakan mereka mampu untuk melihat orang-orang yang tampaknya memiliki potensi calon bunuh diri, dengan beberapanya bahkan mengklaim bahwa mereka hampir memiliki indra keenam untuk mengenali calon bunuh diri, namun hanya sedikit dari mereka untuk menghentikan daya tarik misterius daerah ini bagi mereka yang ingin untuk mengakhiri segalanya.

Salah satu insiden, khususnya adalah kasus bunuh diri ganda yang dilakukan oleh pasangan bernama Neil dan Kazumi Puttick di tahun 2009. Anak mereka yang berusia 5 tahun meninggal karena meningitis, anak mereka ini adalah hal yang paling penting dalam hidup mereka, kehilangannya membuat mereka pergi kedalam pelukan kematian. Pasangan ini diduga membawa jenazah anak mereka yang telah mati di dalam karung, diikat pada tubuh mereka sendiri, dan mereka melompat dari tebing terjal bersamaan sambil berpegangan tangan. Sebuah tas dari berbagai macam mainan dan barang-barang dari almarhum anak mereka yang ditinggalkan tersebar pada tebing tebing berangin di bagian atasnya, sesuatu yang dilupakan, ditinggalkan, atau sebagai pengingat dari kehidupan yang padam dengan terlalu cepat. Tidak akan ada yang tahu.

Tempat Sempurna Untuk Mati
Beachy Head
Karena kematian terus meningkat, langkah penyelamatan telah diberlakukan untuk mencoba mengekang masalah bunuh diri yang terus-menerus terjadi disini. Sebuah kelompok yang disebut Beachy Head Chaplaincy Team membuat patroli reguler baik di siang hari dan di malam hari, berusaha untuk menemukan dan menghentikan potensi bunuh diri, dan organisasi lain yang disebut Samaritans yang tidak hanya berpatroli di wilayah ini, tetapi juga memposting selebaran lengkap dengan nomor telepon untuk meminta para calon bunuh diri menghubungi layanan kerohanian. Meskipun upaya ini dalam beberapa tahun terakhir sepertinya lumayan dalam menahan jumlah orang yang datang ke sini untuk mati, namun masih ada saja mereka yang datang untuk bertemu malaikat maut.

Terowongan The London Tube
Masih berada di Inggris, kita akan menuju ke sistem jalur kereta bawah tanah London Underground, yang paling umum dikenal saat ini sebagai "The Tube," yang merupakan jaringan terowongan luas dan rel kereta api yang memiliki panjang lebih dari 250 mil (400 km), ini adalah jaringan kereta api bawah tanah pertama di dunia sejak pertama dibuka pada tahun 1863. Dengan hampir 300 stasiun dan 11 Lines yang tersebar di seluruh kota, London Underground tetap ada hingga hari ini sebagai salah satu sistem kereta bawah tanah tercepat dan paling terkenal di dunia. Juga merupakan surga gelap bagi mereka yang ingin mengakhiri hidup mereka sendiri.

Sejak tahun 1940-an, tingkat bunuh diri dimulai dengan sekitar 25 orang per tahun, yang dengan cepat membengkak menjadi 100 per tahun di tahun 1980-an. Ada begitu banyak kematian, pada kenyataannya, telah lama dilaporkan bahwa para kru terpaksa untuk membersihkan dan menyimpan mayat dalam lemari sampai mereka dapat dipindahkan dengan benar. Biasanya orang yang mencari mati disini dengan sabar akan menunggu sampai salah satu kereta besar yang berat datang meluncur menuruni trek, setelah itu mereka akan melompat ke dalam jalur trek kereta dan akhirnya di gilas di bawah roda baja yang segera mengirim mereka ke negeri akhirat.

Tempat Sempurna Untuk Mati

Peristiwa ini terjadi hampir di setiap minggu, dan begitu umum bahwa awak kereta memiliki kata-kata atau kode mereka sendiri untuk insiden seperti ini, seperti "passenger action” atau “one under." Untuk alasan yang masih sulit dipahami, stasiun King’s Cross St. Pancras memegang lokasi tertinggi sebagai tempat di mana sebagian besar orang bunuh diri, dengan angka yang cukup mengejutkan yakni 145 kematian antara tahun 2001 dan 2011, serta stasiun Mile End, Victoria, Camden Town dan Archway. Masalahnya adalah beberapa stasiun memiliki lubang yang pada awalnya dirancang untuk mengalirkan kelebihan air, tetapi akhirnya menjadi dikenal sebagai tempat "lubang bunuh diri".

Menara Eiffel
Juga masih di Eropa, ini adalah salah satu lokasi wisata yang paling terkenal dan menjadi ikon di dunia yakni, Menara Eiffel di Perancis. Menara Eiffel ini memiliki tinggi 1.063 ft (324 m) yang sejak pembangunannya di tahun 1889 sebagai pintu masuk ke Pameran Dunia 1889 dan menjadi simbol dari Perancis, ikon asmara, dan landmark terkenal di dunia. Apa yang banyak dari para wisatawan yang berkumpul di sini mungkin tidak tahu adalah bahwa landmark terkenal ini juga merupakan sebuah lokasi yang paling terkenal untuk bunuh diri di negara ini, meskipun instalasinya memiliki berbagai ukuran pengamanan seperti pegangan tangan, jaring pengaman, dan pagar yang dirancang untuk mencegah hal seperti itu. Tetap aksi bunuh diri dengan cara melompat sering terjadi. Hingga restauran yang berada dibawahnya sering menerima jatuhnya tubuh dari orang yang melompat dari atas menara. Pemerintah Prancis sendiri berupaya untuk mengecilkan tren meresahkan ini, dan enggan untuk merilis angka yang sebenarnya di kematian bunuh diri, tapi yang pastinya telah menempatkan hal ini sebagai lokasi bunuh diri di tempat paling terkenal di dunia ini.

Jembatan Overtoun Bridge
Mungkin yang paling aneh dan yang paling misterius dari keberadaan tempat bunuh diri di Inggris adalah salah satu yang tampaknya bukan untuk manusia, tetapi khusus untuk anjing, sebuah tempat yang disebut "Suicide Dog Bridge." Overtoun Bridge, di kota Milton, dekat Dumbarton, Skotlandia, sekilas seolah hanya omong kosong belaka, namun ini fakta, sekalipun sangat aneh, jembatan kecil yang mungkin hanya seperti jembatan biasa saja yang sering ditemukan di daerah lain ini, namaun ada hal lain yang membuat jembatan ini menjadi berbeda adalah, di sini merupakan tempat di mana anjing datang dan tanpa bisa dijelaskan mereka akan melompat menuju kematian mereka. Menariknya, semua kematian yang terjadi di sini hanya terjadi pada hari-hari cerah, tepat dan selalu pada tempat yang sama di sisi kanan jembatan, dan semua korbannya adalah jenis anjing keturunan seperti Collies, Labrador dan bulldog. Beberapa pemilik anjing menjelaskan dimana mereka sedang berada di luar untuk berjalan-jalan dengan anjing seperti biasanya, dan tiba-tiba anjing pun membelok ke sisi jembatan dan tanpa tahu apa sebabnya mereka terjun meluncur ke bawah dan tewas, selalu di tempat yang sama dan selalu tanpa peringatan apapun. Mereka yang memasang tali kalung pengekang anjing mereka mengklaim bahwa disaat anjing mereka mendekati tempat tersebut, anjing akan terlihat menjadi sangat gelisah, dan akan menariknya keras mencoba untuk pergi ke samping jembatan untuk melompat.

Tempat Sempurna Untuk Mati
Jembatan Overtoun
Kematian anjing seperti yang dijelaskan diatas telah lama membingungkan para pemilik anjing dan dokter hewan, dan ada banyak teori yang dikemukakan tentang mengapa anjing merasa terdorong untuk mengakhiri hidup mereka di sini, khususnya di tempat khusus. Salah satu pendapat adalah bahwa desain jembatan ini membingungkan anjing, dengan dinding jembatan yang terbuat dari batu granit padat menghalangi visi dan suara hingga membingungkan mereka dan menyebabkan indra penciuman anjing menjadi overdrive. Teori lain mengatakan bahwa tingkat bunuh diri anjing aneh ini selalu bertepatan dengan munculnya budi daya peternakan bulu cerpelai di daerah tersebut, bulu cerpelai memancarkan bau musky yang mendorong anjing menjadi panik dan membuat mereka tidak sengaja melompat pada kematian mereka. penjelasan lain yang lebih misterius adalah tentang alam di lokasi jembatan itu sendiri, ada banyak klaim yang mengatakan bahwa daerah tersebut dihantui oleh jin-jin jahat, atau jembatan itu terletak pada "tempat tipis" antara dua dimensi yang terpisah. Apapun penyebabnya, hingga saat ini anjing terus merasa tertarik di jembatan sederhana ini untuk mati tanpa alasan rasional sama sekali.

Jembatan Nusle
Juga masih di Eropa, Jembatan Nusle, yang terletak di sebuah pedesaan, tepatnya di wilayah Nusle, Praha, Republik Ceko. Komunitas yang indah ini terduduk di dalam lembah berhutan kecil yang membentang dengan jembatan beton yang melonjak tinggi lebih dari 140 kaki (sekitar 43 meter), bersamaan dengan trek jalan raya, jembatan, dan keretanya. Sayangnya, jembatan ini memiliki kebiasaan untuk menurunkan hujan tubuh dari manusia yang melompat dari atasnya. The Nusle Bridge adalah tempat dimana ada ratusan kasus bunuh diri terjadi, dengan lebih dari 300 kematian telah dilaporkan di sini sejak pembangunannya. Mengapa orang datang ke jembatan ini khusus untuk mati? Tidak ada yang tahu.

Tempat Bunuh Diri Di Amerika
California adalah sebuah Negara bagian AS yang juga rumah bagi sebuah jembatan yang paling banyak difoto di dunia, tetapi juga jembatan ini menjadi juara dari angka kasus bunuh diri di dunia. San Francisco Golden Gate Bridge dibuka pada tahun 1937 dan sejak itu, jembatan ini menjadi salah satu struktur yang paling cepat terkenal. Sebuah jembatan raksasa yang membentang di saluran sempit antara San Francisco Bay dan laut terbuka, meregang sekitar 1,7 mil (2,7 km), pada ketinggian sekitar 245 kaki (75 m) dari atas ombak laut dan menawarkan pemandangan panorama yang luar biasa sekitarnya.

Jembatan Golden Gate
Selain menjadi magnet bagi wisatawan dari seluruh dunia, The Golden Gate Bridge juga menarik dalam jumlah angka bunuh diri setiap tahunnya, dengan lebih dari 1600 kematian telah didokumentasikan di sini sejak pencatatannya dimulai, dan pastinya mungkin masih ada banyak lagi yang melakukan bunuh diri dan belum ditemukan. Orang-orang yang melompat dari jembatan di sini memiliki sangat sedikit kesempatan untuk bisa bertahan hidup, mereka akan mati akibat hipotermia atau tenggelam di perairan dingin di bawahnya, Jatuh saja tidak akan membunuh mereka, dan hanya ada tingkat kelangsungan hidup sekitar 2-5% untuk orang-orang yang mengambil risiko di sini. Tingkat bunuh diri di sini telah lama begitu tinggi hingga para pejabat San Francisco berhenti memposting catatan publik tentang jumlah kematian tersebut pada tahun 1995 dalam upaya untuk mencegah orang meniru langkah bunuh diri disini. Namun demikian, bulan paling mematikan yang pernah tercatat untuk jembatan itu adalah pada Agustus 2013, selama bulan tersebut setidaknya ada satu orang dalam tiga hari yang melompat dari jembatan indah ini. Ternyata ada begitu banyak bunuh diri di sini yang dikategorikan berdasarkan dari jumlah tiang lampu jembatan dimana mereka melemparkan diri mereka sendiri ke dalam kematian.

Tempat Sempurna Untuk Mati
The Golden Gate
Jumlah yang menakutkan dari kasus bunuh diri di jembatan ini akhirnya mendorong pemerintah setempat untuk meningkatkan upaya pencegahan insiden tersebut. Akhirnya jembatan ini memiliki satgas sendiri, yakni Highway Patrol yang bertugas untuk mencegah orang bunuh diri di sini, dan pada tahun 2014 sebuah rencana telah disetujui untuk memasang jaring pengaman baja di bawah jembatan untuk menangkap orang-orang yang melompat dan sebagai pencegah. Sejauh ini, pihak logistik memasang jaring raksasa di bawah jembatan berangin dengan tag proyek seharga sekitar $ 76.000.000 yang sepertinya belum diselesaikan.

Jembatan Colorado Street
Ada juga jembatan bunuh diri lain yang terkenal di California, meskipun tidak setenar Golden Gate, yakni Bridge Colorado Street, di Pasadena. Sejarah jembatan sepanjang 1.500 kaki ini selesai pada tahun 1913. Jembatan yang membentang diantara jurang Pegunungan San Gabriel dan sungai Los Angeles River ini telah memperoleh begitu banyak kasus bunuh diri, hingga mendapat julukan sebagai "Suicide Bridge." Sejak konstruksinya selesai, hampir 200 orang telah bertemu azab mereka di sini, dan tidak ada yang cukup yakin mengapa mereka memilih tempat khusus ini untuk melaksanakan perbuatan putus asa mereka.

Jembatan ini sendiri pernah ditutup untuk sementara waktu sebelum akhirnya dibuka kembali pada tahun 1993. Menariknya, tak lama setelah pembukaan jembatan ini kembali, seorang bayi perempuan dilemparkan oleh ibunya sendiri dari atas jembatan ini pada tahun 1937, sebelum akhirnya, ibunya tersebut juga bunuh diri sendiri. Bayi itu untungnya tersangkut pada tungkai pohon dan selamat. Pihak berwenang telah memperkirakan bahwa bahkan dengan adanya tindakan pencegahan seperti jaring dan pagar, masih ada sekitar 10 kematian per tahun yang terkait dengan Colorado Street Bridge, dan angka itu menyumbang 10% dari semua kasus bunuh diri di kota California.

Air Terjun Niagara
Setelah dari dua jembatan diatas dimana banyak orang yang datang untuk mengakhiri hidup mereka, ternyata ada satu lagi landmark yang terkenal dunia, Niagara Falls (Air terjun Niagara), yang merupakan nama kolektif untuk tiga air terjun megah yang mengangkangi perbatasan antara Kanada dan Amerika Serikat. Ini adalah tempat yang sangat indah, namun keindahan alamnya bukan tanpa nada gelap sama sekali. Niagara Falls memiliki sejarah panjang untuk menarik orang melepaskan nyawa dari tubuh mereka, apakah itu disengaja atau tidak, tetapi pasti ada tren bagi mereka yang ingin ditelan oleh kematian telah membuat jalan mereka di sini untuk menyelesaikan kehidupan mereka.

Antara tahun 1850 dan 2011, telah ada sekitar hampir 3.000 orang yang telah melihat tampilan megah air terjun raksasa ini sebagai pemandangan yang terakhir mereka lihat, yang pastinya bahkan mungkin ada lebih dari yang pernah dicatat. Faktanya memang ada begitu banyak, pada kenyataannya, Niagara Falls menduduki peringkat kedua setelah Jembatan Golden Gate dalam hal intensitas kematian bunuh diri di dunia. Kebanyakan bunuh diri di sini tampaknya terjadi pada area Horseshoe Falls, meskipun tidak ada yang benar-benar tahu mengapa sebabnya lokasi ini dipilih. Sekitar 25 orang setiap tahun melakukan perjalanan di sini untuk memenuhi akhir nafas mereka, dan jumlah ini tampaknya tidak akan mereda dalam waktu dekat. Menariknya, hari yang paling populer dan waktu umum bagi mereka yang memandang pemandangan terakhir mereka yang menakjubkan untuk lantas kemudian bunuh diri adalah pada hari Senin sekitar pukul 04:00, pada akhir pekan Memorial Day yang sering ditunjuk sebagai hari "Suicide Season," (Musim bunuh diri) yang memuncak dalam sesuatu yang disebut "an orgy of death" (Pesta intim kematian) pada bulan September. Ada begitu banyak mayat yang terombang-ambing di perairan berbusa di dasar air terjun, dan sebuah kapal wisata pesiar Maid Of The Mist yang terkenal bertugas memancing mayat keluar dari air. Tingkat kematian disini begitu gencar, karena ada begitu banyak tempat di mana orang bisa melompat kapan saja, menjadikan tempat ini sulit untuk kontrol.

Jembatan Prince Edward Viaduct
Kanada, jembatan Prince Edward Viaduct, adalah sebuah jembatan 5 jalur besar di Toronto, Ontario yang merupakan jembatan dengan lengkung tiga berengsel beton baja dengan rentang total 494 meter (1.620 kaki), dan memiliki tinggi 40 meter (131 kaki) di atas Don Loire. Desain jembatan ini membuatnya sulit untuk menentukan berapa banyak dari kematian yang terjadi di sini yang disengaja atau tidak, hadirnya pagar yang rendah di sini cukup mengkhawatirkan untuk sebuah tempat yang berpotensi berbahaya. Malah pagar ini awalnya sangat rendah, pada kenyataannya, pagar itu berpotensi untuk membuat orang sengaja melompat atau terselip dan lantas meluncur ke tepi atau ke bawah, dan pagar itu cukup mudah untuk dipanjat oleh jiwa-jiwa petualang yang berusaha untuk mendapatkan tampilan yang lebih baik dari atas.

Tempat Sempurna Untuk Mati
Jembatan Prince Edward Viaduct
Dan mungkin karena desain cacat ini dan kemudahan untuk memanjat pagar yang rendah yang telah mendorong jembatan Pangeran Edward Viaduct memiliki reputasi menyeramkan sebagai salah satu hotpots bunuh diri paling aktif di Amerika Utara, ada sekitar dua kematian terjadi di setiap bulan. Melihat tren mengejutkan ini, pemerintah telah melakukan upaya untuk mengekang bunuh diri dengan memasang serangkaian batang baja yang bertindak sebagai penghalang bunuh diri. penghalang ini, yang disebut "Luminous Veil," telah berperan secara efektif mengakhiri reputasi jembatan ini sebagai tempat bunuh diri yang sempurna bagi mereka yang kehilangan Tuhan.

Tempat Bunuh Diri Di Asia Dan Pasifik
Di Asia, pertama-tama kita menuju ke Jepang, di mana kita dapat menemukan salah satu tempat bunuh diri yang paling sangar dan seram di seluruh dunia. Terduduk di kaki gunung Fuji adalah hamparan hutan berukuran sekitar 14 meter persegi. Mil (35 sq. Km), sering disebut sebagai Aokigahara, serta "The Sea of ​​Trees." (Lautan pepohonan), meskipun tempat ini cukup indah, namun cukup juga menjadi tempat yang menakutkan. Bersamaan dengan pohon lebat lembab yang menghalangi sinar matahari dan suara, lantai hutan yang surealis, serta kesunyiannya, dan berliku-liku berbagai jalur berkelok-kelok yang mengarah ke kegelapan hutan yang tenang. Bahkan suara burung dan serangga jarang terdengar, kehidupan hutan sepertinya tampak diredam di sini. Menambahkan lapisan tambahan dari rasa takut untuk suasana di sini adalah kehadiran berbagai peninggalan aneh yang menghiasi akar keriput dan semak-semak lantai hutan, seperti sepatu yang terbuang dari berbagai ukuran, pakaian, barang pribadi, dan boneka menyeramkan, semua yang tersisa di sini untuk alasan yang tidak diketahui dan berfungsi untuk menciptakan firasat kematian.

Hutan Aokigahara
Pepohonan disini menjadi saksi, di mana diperkirakan rata-rata 30 sampai 100 orang per tahun datang kemari hanya untuk mengakhiri hidup, seringkali bertambah banyak tergantung pada tahun, dan banyak juga upaya yang gagal, sehingga mendapat julukan sebagai "The Suicide Forest" (Hutan bunuh diri). Karena area hutan ini begitu luas, maka ada yang berakhir mati di sini bahkan tidak ditemukan sampai cukup lama kemudian, ketika tanpa merasa curiga para pejalan kaki terkadang tersandung sisa-sisa tubuh mereka, yang sering ditemukan tergantung di cabang-cabang pohon. Ada begitu banyak kasus bunuh diri di sini hingga penduduk setempat telah mengatakan bahwa mereka bisa tahu hanya dengan melihat pengunjung apakah mereka datang untuk menikmati pemandangan hutan, atau datang untuk menghembuskan napas terakhir mereka, dan ada banyak tanda-tanda yang tergantung dengan pesan yang dimaksudkan untuk menghalangi orang tersebut agar tidak melalui rencana gelap mereka. Ada petugas sweeping disini yang biasa berjalan melalui hutan untuk mencari mayat, tetapi semak-semak tebal dan daerah yang sulit dapat diakses di sini membuat banyak mayat sulit untuk ditemukan, tanpa ada seorang professional yang mengawal, maka akan sangat mudah untuk tersesat didalam hutan yang dipenuhi mayat ini.

Tempat Sempurna Untuk Mati
Hutan Aokigahara
Aokigahara juga memiliki perbedaan dengan tidak hanya menjadi hotspot bunuh diri yang produktif saja, tetapi juga salah satu tempat berhantu, dengan berbagai cerita hantu dan roh-roh jahat yang berkeliaran diantara pohon-pohon di sini. Daerah ini juga dikenal sering mengacaukan kompas, menyebabkan peralatan listrik rusak, dan menanamkan rasa dalam kebingungan, ketakutan, dan disorientasi yang mendalam, bahkan hal ini dirasakan oleh pejalan kaki yang paling berpengalaman, dengan banyaknya laporan orang yang tersesat bahkan hanya pada jarak yang sangat pendek. Waktu yang hilang juga tidak jarang terjadi di sini, banyak orang-orang melaporkan telah kehilangan kesadaran dan terbangun beberapa jam kemudian dengan tidak ingat apa yang telah terjadi, bahkan kadang-kadang terjadi setelah mereka melalui tempat angker ini.

Tidak diketahui mengapa banyak orang cukup putus asa untuk mengakhiri hidup mereka sendiri dan tertarik ke tempat aneh ini, tetapi jumlahnya tetap terus meninggi, dengan 105 mayat yang ditemukan selama sweeping pada tahun 2005 dan cukup mengejutkan dari 274 usaha bunuh diri di sini pada tahun 2010 saja. Menambah keangkeran mistik gelap Aokigahara adalah beberapa kisah yang diceritakan oleh orang-orang yang selamat dari penderitaan mereka, yang berbicara tentang perasaan sangat tertarik yang tak tertahankan terhadap hutan ini dan hasrat tak terjelaskan untuk berada di sana dan mati di sana. Hutan ini telah menjadi subyek dari beberapa buku dan film. Memang, Jepang adalah rumah bagi magnet dari prilaku bunuh diri.

Gunung Mihara
Tempat lainnya terletak di pulau Izu Oshima, sekitar 100 km (60 mil) selatan dari kota metropolis Tokyo, merupakan gunung berapi aktif dengan nama Gunung Mihara. Meskipun bahaya mewarisi tempat ini, namun gunung Mihara adalah tujuan wisata yang cukup populer, banyak orang datang ke sini untuk menyaksikan aliran lava aktif, dengan lokasi yang terbuka dan mudah diakses. Dan sejak sekitar tahun 1920-an, gunung ini mulai membuat nama populernya sebagai tempat dramatis untuk bunuh diri dengan cara menyelam ke dalam lava panas, popularitas itu dimulai dari satu kematian yang terjadi pada tahun 1933 yang benar-benar meroketkan popularitas mengerikan gunung berapi ini sebagai tempat bunuh diri, dan dengan cepat meningkat reputasinya dengan tingkat yang menyaingi keangkeran Aokigahara.

Pada tahun 1933, seorang mahasiswi berusia 21 tahun bernama Kiyoko Matsumoto membuat berita nasional heboh dengan aksinya ketika ia melemparkan dirinya sendiri ke dalam lava berapi-api di sini setelah ia dijauhi oleh para mahasiswi lain pada saat itu karena diketahui ia memiliki hubungan tabu sebagai lesbian. Media meliput seluruh kasus yang mengerikan tersebut, dan liputan media yang memiliki cakupan yang luas ini yang membuat gunung Mihara sebagai tempat modis untuk mereka yang pergi mencari lokasi bunuh diri. Pada tahun itu saja, 933 orang telah datang ke gunung berapi ini hanya untuk bunuh diri dengan cara terjun menyelam kedalam ke lava panas, mereka meniru gaya aneh dari kematian tragis Matsumoto, dan ada lebih 350 kematian yang sama pada tahun berikutnya di tahun 1934. Sebagian besar dari orang-orang yang datang ke sini untuk mati adalah orang-orang yang mengalami nasib buruk dalam cinta, seperti putus asa karena ditolak cintanya atau perjanjian bunuh diri diantara kekasih karena alasan tidak bisa hidup bersama dan segudang alasan kesedihan cinta lainnya, sebagian besar korban dikonsumsi panasnya lava pijar gunung berapi.

Kabar yang dihasilkan oleh sejumlah besar aksi peniruan bunuh diri ini lantas semakin mendongkrak popularitas mengerikan pulau tersebut, sehingga mendapat nama menyeramkan sebagai "Suicide Island." (Pulau bunuh diri), Yang turut memprihatinkan, kejadian pilu ini membuat banyak orang merasa penasaran hingga melakukan perjalanan ke sana hanya untuk keperluan menonton mereka yang akan melompat ke kawah, dan jumlah wisatawan lantas naik begitu meningkat, terbukti dengan naiknya jumlah perjalanan feri Tokyo Bay Steamship Company setiap hari dari Tokyo ke gunung berapi tersebut. Langkah-langkah keamanan telah ditingkatkan selama bertahun-tahun untuk secara drastis mengurangi jumlah kasus bunuh diri di gunung berapi ini, namun tetap saja masih terus terjadi hingga hari ini. Selama bertahun-tahun gunung Mihara telah menonjol dalam budaya populer Jepang, menjadi lokasi dari beberapa film Godzilla, juga sebagai lokasi bunuh diri di dalam film horor populer 1998, The Ring.

The Gap
Dari Jepang kita menuju ke Australia, negara ini juga menawarkan tempat bunuh diri paling produktif di dunia. Terbentang di bagian selatan pintu masuk ke Sydney Harbor adalah serangkaian tebing yang disebut The Gap, yang melambung ke ketinggian di atas pemandangan laut yang indah dan telah lama menjadi titik lokasi bunuh diri yang populer setidaknya sejak tahun 1800-an. Diperkirakan ada sekitar 50 orang yang melompat di setiap tahunnya, mereka mendatangi tebing megah ini dari jauh hanya untuk melemparkan diri mereka sendiri ke dalam kematian dan hancur di tonjolan batu tebing yang keras atau tenggelam didalam gelombang air laut yang berputar di bawahnya. Sementara sebagian besar dari tempat yang disebutkan di sini sepertinya tidak terlihat sebagai tempat kehancuran atau mengerikan, karena sebagian daerah tertentu ini dikenal karena memiliki semacam penyelamat. Yakni seorang veteran Perang Dunia II bernama Don Ritchie yang tinggal tepat di sebelah titik bunuh diri yang paling terkenal dan ia selalu mencoba untuk menghentikan mereka yang ingin bunuh diri. Selama bertahun-tahun, Don telah menjadi terkenal karena mendekati calon bunuh diri dan meminta mereka untuk datang ke rumahnya untuk minum. Pria luar biasa yang telah berusia 85 tahun ini memiliki kecenderungan untuk mendekati mereka yang ingin bunuh diri dan hanya meminta mereka untuk pergi ke tempatnya untuk minum. Dengan cara ini, Don telah berhasil menyelamatkan lebih dari 160 calon pelaku bunuh diri potensial, dan sekitar 400 secara resmi, semua hanya dengan meminjamkan telinganya yang simpatik untuk mendengar keluh kesah mereka. Ia menjadi sangat efektif karena secara dramatis telah banyak mengakhiri niat bunuh diri yang akan terjadi di tempat yang indah ini, untuk semua itu, dia mendapat julukan "The Angel of the Gap." (Malaikat The Gap).

Tempat Sempurna Untuk Mati
The Gap
Hmm emosi muda,. Kira-kira apa ya yang menarik orang-orang hingga begitu diliputi kesedihan dan kesengsaraan ke lokasi-lokasi tersebut? Apakah hanya sebuah keinginan atau obsesi untuk melihat keluar dari dunia ini yang terletak di alam akhirat? Apakah mereka berusaha untuk menyaksikan beberapa bentuk keindahan alam kubur yang entah bagaimana bisa menebus kehidupan dunia yang tidak adil atau keputusasaan yang telah membawa mereka ke titik ini? Ataukah tempat-tempat ini memang tampaknya memfasilitasi kematian dengan kemudahan akses untuk mengakhiri semuanya? Atau ada sesuatu yang lebih dari itu, sesuatu yang memanggil dan mengundang dari tempat yang berada di luar pemahaman kita serta mempengaruhi mereka yang berjiwa lemah? Semacam perasaan dilanda tragedi yang memaksa secara tragis untuk segera menghadap ilahi? Wew terlalu banyak pertanyaan yang sulit untuk dijawab, namun tampaknya akan selalu ada magnet misterius dari tempat ini yang memancing mereka yang putus asa ke dalamnya. Kita mungkin tidak tahu, tapi kita bisa berharap bahwa mereka yang mencapai kesimpulan bahwa mereka tidak punya pilihan lain mungkin akan dapat menemukan cara untuk bertahan dan melawan dorongan jahat itu.

Well apapun itu yang mendorong seseorang untuk bunuh diri, umumnya selalu terjadi akibat perasaan putus asa yang mendalam, semacam terkungkung oleh kehidupan yang mungkin dirasa tidak adil, keperihan dan kehilangan. Namun bunuh diri bukanlah sebuah pilihan yang tepat, jika anda pernah berniat untuk bunuh diri, anda tidak perlu melakukan itu, anda hanya butuh untuk melihat dunia ini dalam sudut yang berbeda, sudut diluar ego, keinginan dan kesedihan anda. Bicaralah pada seseorang, berbagi rasa walau mungkin hanya kepada seekor kucing peliharaan. (Well ehem, saya penyuka kucing :D). Mendekatkan diri pada Tuhan akan mencegah dari perbuatan tersebut, ingat! Allah Tuhan semesta alam maha menyayangi anda, buatlah diri anda beguna untuk orang lain, carilah sahabat dan nikmati petualangan hidup. Jika anda rasa anda tidak bisa hidup untuk diri anda sendiri, cobalah hidup untuk orang lain yang membutuhkan anda, dengan demikian maka anda telah berbuat yang terbaik dalam hidup anda.

Kecenderungan bunuh diri juga seringkali didorong oleh kehidupan saat ini yang mulai semakin renggang dengan interaksi untuk saling mendengar dan saling peduli. Faktanya banyak orang nyaman dengan dunia maya, namun tersisih dari dunia nyata. Kita bisa memulai kembali untuk mencoba saling menegur sapa, berbicara satu sama lain, bekerjasama dalam komunitas masyarakat yang harmoni, maka tingkat bunuh diri akan bisa dibendung. Karena faktanya, peristiwa bunuh diri sering terjadi karena mereka tidak tahu kepada siapa dan kemana mereka harus berbicara dan berkeluh kesah, disini peran serta kita untuk membuka tangan dan saling mendengarkan, berikan bahu anda untuk seseorang, ungkapkan kepedulian dan rasa simpati, insha Allah semuanya akan baik-baik saja. Pesan saya, jika anda ingin bunuh diri, stop dulu! Ingat Tuhan, dan jika anda berkenan, ceritakan masalah anda kepada saya, anda bisa menemukan FB saya disini, ceritakan semuanya, siapa tahu kita bisa berteman, dan anda akan saya bawa kedalam dunia ngopi dan berbicara seperti orang gila, mari kita tertawa bahagia, dan mentertawakan semua sandiwara hidup ini hehehe. Semoga bermanfaat dan Wassalamualaikum.

Baca Juga; Rumah Sakit Jiwa Terkutuk
Trims :)

G+

Seorang yang cukup gila dalam sisi lain kehidupan, yang jelas saya normal dan please jangan banyak protes :p, visit my FACEBOOK

Related Posts

Previous
Next Post »

Saya sangat mengharapkan feedback dari pembaca mengenai postingan yang saya tampilkan. Komentar yang anda tulis harap di ketik dengan bahasa yang sopan, apabila saran dalam bentuk kritikan adalah kritikan yang membangun. Tidak meninggalkan link aktif, spamming (I do hate that), ataupun komentar yang tidak berhubungan dengan postingan.