Bebaskanlah Mereka

Bebaskanlah Mereka

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

«اِرْحَمْ مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكَ مَنْ فِي السَّمَاءِ»

“Sayangilah makhluk yang ada dibumi, niscaya yang ada dilangit akan menyayangimu”. (Hadits Shahih, Riwayat ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir, Shahiihul jaami’ no. 896).

Assalamualaikum,.. saya tidak memulai menulis tulisan kali ini dengan kata-kata yang biasa saya tulis, karena tulisan kali ini sangat special bagi saya, tentang sesuatu yang telah lama saya simpan sebagai konsep, dan baru kali ini saya menemukan kesempatan yang tepat untuk menulisnya. Bukannya selama ini saya tidak sempat, tapi saya butuh suasana tepat untuk menulis perihal ini agar saya bisa menemukan beberapa kata yang mungkin bisa untuk mengajak anda berfikir, karena dalam artikel kali ini, saya sebagai penulis di blog ini berusaha menyentuh hati anda sebagai manusia yang memiliki hati nurani.

Jika anda mencintai sesuatu? Apakah anda akan membawa sesuatu yang anda cintai tersebut kedalam dunia yang penuh bahagia, ataukah anda akan menyengsarakannya dalam dunia penuh derita? Sebagai orang yang berfikir saya rasa anda tahu pilihan yang tepat. Demikianlah dengan hewan yang anda pelihara. Anda mengklaim sebagai pecinta hewan dan kemudian anda mengurung mereka sepanjang hidup mereka tanpa kebebasan sama sekali, menurut anda apakah tindakan itu disebut sebagai tindakan orang yang mencintai?

Komunitas Pecinta Burung?
Ribuan ekor burung ditangkap setiap harinya dari alam lepas, kebebasan mereka direnggut, dipisahkan dari keluarga untuk kemudian hidup dalam sangkar yang sempit. Burung menjadi komoditas dari rasa cinta yang salah kaprah. Rumah alami mereka ditebang, anak-anak mereka dipisahkan dari orang tuanya dan menjalani hidup dalam penjara hingga akhir dalam sebuah kebanggaan semu yang disebut "Pecinta Burung". Itukah yang disebut para pecinta?

Kemudian burung-burung semakin langka, nyanyian mereka mulai jarang terdengar dipagi hari, berganti dengan nyanyian pilu dari dalam sangkar yang kecil. Kehidupan mereka di buru kemanapun mereka pergi. Sayap-sayap kecil lemah tak berdaya itu menghadapi bedil, jerat dan tangan-tangan kekar yang bangga menangkap mereka demi segepok uang yang konon bisa membuat hidup menjadi lebih bahagia.

Kemudian mereka hanya dijadikan sebagai ajang kontes yang disebut burung bernyanyi atau sekedar peliharaan yang dianggap menyenangkan, apakah anda tahu mengapa sebab burung bernyanyi? Para peneliti telah menemukan sebab mengapa hewan cantik itu bernyanyi, umumnya yakni karena dua hal:

1. Untuk mengklaim wilayah teritori, burung-burung akan mengadu keindahan nyanyian mereka sebagai cara bertempur untuk mengklaim wilayah mereka, biasanya burung yang kalah akan pergi mencari wilayah lainnya.

2. Burung bernyanyi untuk menarik pasangan mereka, burung yang paling nyaring nyanyiannya akan menjadi pilihan bagi betina untuk kemudian kawin dan berkembang biak.

Dan jika anda beranggapan bahwa burung yang anda pelihara didalam sangkar bernyanyi pertanda burung tersebut merasa bahagia, maka anda salah besar. Mereka bernyanyi untuk mengklaim wilayah demi mencari pasangan ideal, dan anda merampas hak mereka untuk berkeluarga, disisi lain burung adalah jenis hewan yang sangat setia kepada pasangannya, bila pasangan mereka mati maka mereka tidak akan mencari pasangan lainnya hingga akhir hidupnya, secara otomatis pula terputuslah mereka dari berkembang biak. Dan ini berarti dengan terus menangkapi mereka maka populasi mereka akan semakin kecil menyusut dan dikhawatirkan mereka akan punah.

Burung yang terpenjara
Apalah yang diharapkan dari sebuah nyanyian dari dalam sangkar dibandingkan dengan nyanyian kebebasan mereka di alam liar, tanpa mengurung mereka pun saya yakin, mereka akan tetap bernyanyi untuk anda, dikebun anda, atau di taman rumah anda. Mencuri kebebasan mereka bukanlah suatu kebanggaan, cobalah anda berfikir seandainya anda berada diposisi mereka, dimana kebebasan anda di lecehkan, hak anda untuk berkembang biak di rampas, dan sayap yang ditakdirkan untuk terbang di langit lepas tersebut menjadi tak berguna karena tak ada ruang untuk terbang, hanya terduduk sepi menatap ke luar sangkar dan berharap bisa mengepakkan sayap sebebas-bebasnya di luar sana, tetapi semua hanyalah harapan hampa, yang ada hanyalah pandangan kosong dari balik kumpulan jeruji yang menanti akhir dari nafas hidup mereka.

Saudaraku, seindah apapun sangkar yang anda buat untuk mereka, semahal apapun material sangkar tersebut, percayalah, makhluk indah kecil yang tak berdaya yang anda kurung tersebut tidak membutuhkan semua itu. Mereka hanya butuh belas kasih dari anda untuk membiarkan mereka terbang bebas sebagaimana seharusnya mereka diciptakan di alam ini. Dengarkanlah nyanyian riang mereka di alam lepas tanpa harus memaksakan kehendak untuk merampas kehidupan mereka. Cobalah anda perhatikan ketika burung yang anda kurung tersebut melihat kawanan burung lain yang sedang terbang bebas, lihat reaksinya, ia akan menjerit sembari mengepak-ngepakkan sayapnya karena nalurinya sebagai hewan juga ingin hidup bebas, tidakkah anda bisa merasakan keperihan itu?

Mungkin jika kita manusia tidak bersikap kasar dengan mereka, saya yakin hewan-hewan tersebut akan bersahabat dengan kita, tanpa harus menangkapi merekapun tetap akan singgah di sekitar kita tinggal untuk tetap membuat ceria suasana dengan nyanyian mereka. Cobalah anda fikirkan jika seandainya mereka punah, kemana lagi kita akan mencari semua itu, karena kita bukan Tuhan yang dengan mudah bisa menciptakan segala sesuatu, justru mereka adalah titipan bagi kita manusia untuk hidup bersama dalam harmoni sebagai petunjuk bagi kita untuk memikirkan penciptaanNya dan media untuk bersyukur.

Di akhir artikel ini, saya berharap agar kita semua terbuka hati untuk tetap menjaga planet tempat kita tinggal ini beserta dengan seluruh isinya. Planet ini adalah rumah kita yang menyajikan segala yang kita butuhkan, kita bisa membuang ego kita demi melestarikan bumi ini agar tetap berada dalam kondisi yang sebenarnya, mulai sekarang bebaskanlah mereka yang terpenjara karena keangkuhan kita, jaga alam ini dari kepunahan dan biarkan alam ini bekerja sesuai fitrahnya demi kelangsungan kehidupan kita juga. Uang bukanlah segalanya, dan sebagai manusia kita bisa mencari jalan kebahagiaan tanpa harus menghancurkan kehidupan mereka. Semoga anda sudi untuk membuka hati anda dan Wassalamualaikum.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الرَّاحِمُوْنَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَانُ، اِرْحَمُوا مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ

“Para pengasih dan penyayang dikasihi dan di sayang oleh Ar-Rahmaan (Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang), rahmatilah yang ada di bumi niscaya kalian akan dirahmati oleh Dzat yang ada di langit” (HR Abu Dawud no 4941 dan At-Thirmidzi no 1924 dan dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam as-Shahihah no 925).

G+

Seorang yang cukup gila dalam sisi lain kehidupan, yang jelas saya normal dan please jangan banyak protes :p, visit my FACEBOOK

Related Posts

Previous
Next Post »

2 comments

comments
20 Mei 2016 10.57 delete

Iya gan :) Nice artikel nya, saya akan coba melepaskan dan mulai menyukai burung di alam bebas

Reply
avatar
20 Mei 2016 23.52 delete

Trims cut, semoga menjadi amal yang baik :)

Reply
avatar

Saya sangat mengharapkan feedback dari pembaca mengenai postingan yang saya tampilkan. Komentar yang anda tulis harap di ketik dengan bahasa yang sopan, apabila saran dalam bentuk kritikan adalah kritikan yang membangun. Tidak meninggalkan link aktif, spamming (I do hate that), ataupun komentar yang tidak berhubungan dengan postingan.