Mengapa Saya Belum Menikah?

Mengapa Saya Belum Menikah?
Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Melihat dari judul diatas tentunya anda akan segera berfikir jauh tentang sosok penulis artikel aneh ini, tentang bagaimanakah orangnya? Ganteng atau jelek? Asli atau palsu? Hahahaha tak perduli apapun itu dan jika anda belum kenal dengan saya sang penulis tunggal di blog ini maka saya akan memperkenalkan diri saya terlebih dahulu biar anda tidak merasa canggung saat membaca postingan-postingan saya ini :p

Okay ladies and gentlemen, nama saya Ahmad, biasa dipanggil RDK, Baca Erdeka, oleh teman-teman saya. Kenapa pula saya di panggil "Erdeka"? Yaaah RDK itu sendiri singkatan dari "Rumput Dan Kerikil" <--- Nama facebook saya sebelumnya, sebelum facebook memaksa saya untuk menggunakan nama asli. Akhirnya sebutan RDK itu menjadi icon bagi keberadaan saya di planet bumi yang fana ini. Jadi saya sudah terbiasa di panggil er-de-ka walau sesekali saya sempat merenung tentang betapa konyolnya panggilan R-D-K itu. Nah jika anda merasa penasaran dengan saya, atau anda ingin meminta tanda tangan saya (Ecek-eceknya artis) maka anda bisa mengunjungi facebook saya. Dan bila anda tidak suka saya, silahkan anda mulai menyukai saya wakakakakak.

So kembali pada fokus judul diatas tentang mengapa saya belum menikah, maka saya sudah menyusun list dari banyak faktor tentang sebab dan musababnya, list ini hasil dari riset saya sendiri setelah saya berpikir hingga rambut di kepala saya semakin lebat dan gondrong. Anda ingin tahu? Oke mari kita baca;

Mengapa saya belum menikah?
Dari pertanyaan di atas, saya telah menyusun beberapa kandidat faktor alasan paling kuat sebagai jawaban yang mungkin paling intens.

1. Mungkin karena saya terlalu jelek?
Ya bisa saja alasan di atas menjadi sebab, karena saya terlalu tidak enak di pandang terus cewek-cewek melarikan diri dari saya. Lantas apakah dengan kondisi ini terus saya mesti operasi plastik ala artis Korea? Ooh no..! :O

Saya ikhlas kok dengan kondisi saya saat ini, jelek-jelek begini kan ciptaan Tuhan, bukan dari hasil ruang bedah hahahhaa. Walaupun tampang pas-pasan tapi saya merasa sangat bersyukur terlahir dengan sempurna, dan disisi lain saya juga memiliki wangi aroma sexy dari hormon feromon yang bisa menarik lawan jenis, buktinya??? Buktinya kemanapun saya pergi saya selalu dikerubungi oleh nyamuk :(

(Catatan; cuma nyamuk betina saja yang suka menggigit). Baca Juga; Mengapa saya benci nyamuk?

2. Atau karena saya terlalu ganteng?
Dari hati saya yang terdalam sedalam-dalamnya yang paling dalam, saya berharap inilah alasan yang paling mendekati kebenaran wkwkwkwk. Bisa saja karena mungkin saya terlalu ganteng trus kaum wanita menjadi geer dan khawatir untuk menjalin hubungan dengan saya, jelas saja, soalnya karena terlalu ganteng maka saya bisa berpotensi menjadi rebutan hingga hadirlah kecemburuan yang membutakan mata, memekakkan telinga hingga membisukan lidah serta melumpuhkan urat syaraf, akibatnya tidak ada perempuan yang benar-benar berani untuk menerima rayuan maut saya karena mereka khawatir akan kecewa :p

3. Karena saya perfeksionis?
Hmm ini salah satu jawaban yang mungkin agak stagnan, (Udah macam pasar bursa aja pake acara stagnan -_-'). Namun bisa saja hal ini menjadi sebab, soalnya sifat perfeksionis membuat seseorang menjadi banyak memilih, itu salah ini salah, lantas karena terlalu banyak memilih akhirnya tak ada satupun yang bisa dimiliki. Benarkah demikian? Saya sendiri tak tahu, jikapun saya memilih itupun wajar lah, kan gak mungkin saya menikah serampangan, mencari jodoh memang harus memilih, soalnya jika tak teliti dalam memilih bisa bisa menyesal seumur hidup, kan gak mungkin saya tutup mata trus hajar apa yang dapat, bisa-bisa malah menikah pula sama wanita psikopat, atau yang lebih mengerikan bisa menikah sama wanita palsu, hiiiii.. Nauzubillahi minzalik.

4. Karena jodoh saya belum kenal siapa saya
Jaelah bro, kalau memang udah tahu seseorang bakal menjadi jodoh rasanya gak perlu manusia berusaha untuk taaruf, jelas saja, faktor ini adalah salah satu faktor paling bodoh yang ada dalam list artikel kali ini. Mari kita By pass saja.

5. Karena saya terlalu miskin?
Bisa saja ya kan? Karena saya tidak punya apapun terus cewek-cewek gak berani hidup dengan saya karena mereka khawatir hidup menderita dan berlinangan air mata seperti dalam kisah film dan sinetron murahan. "Tidak rhoma... tidaaakk" Eiits..!?!??! Tidak semua wanita seperti itu lho. Buktinya..?? Buktinya pernah ada 3 orang wanita yang ingin saya sehidup semati dengannya walau apapun yang terjadi (Mereka yang pernah mengisi hatiku :D). Lagipula saya telah berjanji apabila saya menikah kelak saya akan berjuang sekuat superman dan sehebat sapiderman untuk memperjuangkan keluarga saya agar hidup dalam keadaan bahagia, saya akan bekerja keras sekeras intan permata untuk memenuhi semua impian mereka (Yoosh.. bertekad kuat bagaikan semangat pahlawan kemerdekaan).

5. Karena saya menakutkan? :O
Apakah mungkin wajah hitam manis semanis buah rambutan yang di gerogoti kampret di malam hari ini terlihat menakutkan? Perasaan gak juga ya, soalnya saya sering membandingkan wajah saya dengan wajah tukul, wajah sosok jin dalam video penampakan, dengan wajah maling sandal di mesjid, dan dengan wajah mereka yang gagal dalam melakukan operasi plastik, jelas wajah saya masih lebih unggul daripada mereka. Bisa dibilang jika wajah saya diukur dengan menggunakan alat pendeteksi level kegantengan, ya bisa dikatakan cukuplah buat menggoda dan menarik hati para gadis desa yang suka mencuci baju disungai dan para janda yang merindukan kehangatan. So saya tidak merasa bahwa saya menakutkan, lagipula saya bukan kriminal, bukan pula dukun santet, saya hanyalah seorang blogger yang suka berbicara dengan kucing.

6. Karena ongkos pernikahan mahal
Nah ini dia, ini mungkin alasan paling akurat, maklumlah saya kan tinggal di Aceh ni, yang maharnya itu mesti menggunakan emas, tahu sendiri kan harga emas gimana mahalnya, lantas apakah saya mesti pindah ke pulau jawa untuk menikah agar mendapatkan gadis dengan harga mahar yang lebih murah? Atau saya akan di deportasi ke India? Soalnya di India malah kaum perempuan yang membayar mahar kepada lelaki. Saya tak tahu jawabannya, yang jelas di negeri yang katanya menganut faham syariat ini, dalam urusan pernikahan, budaya lebih unggul ketimbang syariat hahahahha. Tapi sepertinya negara Rusia cocok sebagai tujuan, soalnya disana sedang mengalami krisis kekurangan kaum lelaki secara dramatis hingga kaum hawa di negara tersebut rela menghabiskan banyak uang untuk mengimpor lelaki buat dijadikan pasangan hidup. Anda tertarik? Silahkan komrad :p

7. Karena saya takut malam pertama?
Hadeuh, kayaknya faktor di atas terlalu sensitiv untuk dibahas disini, maklum saja ramai juga anak yang belum cukup umur mengunjungi blog saya, terus kalau mereka membaca hal yang sensitiv ini kan bisa memicu fikiran mereka untuk ngeres. Tapi jika dibilang saya takut atau tidak, itu rasanya tidak masuk akal, soalnya saya menganut ideologi "Jika halal, hajar saja bah..!", dan saya juga rasanya suka untuk sedikit memaksa, pssst...!!!?! :v

8. Karena saya gila?
Well,.. jika saya di bilang gila, maka anda juga gila. Soalnya setiap orang memang memiliki kegilaan masing-masing, jadi ya gila anda derita anda, gila saya ya urusan saya. Menurut saya sah-sah saja gila, tapi gila lah dengan sesuatu yang benar, misalnya seperti gila terhadap urusan ibadah, atau gila terhadap ilmu pengetahuan. Namun kalau gila beneran mending ke rumah sakit jiwa saja dah atau di ruqyah sekalian, ketimbang nyusahin orang lain. Yang pastinya insha Allah saya 100% waras :D

9. Karena memang belum ketemu jodoh?
Saya percaya bahwa taqdir adalah pilihan, dan saat ini saya belum menemukan seorang sosok yang akan saya bujuk rayu dan bersedia menjadi pendamping hidup yang kelak akan mengomel bila saya pulang larut malam, ya karena memang belum saatnya, ini adalah jawaban akhir dari semua pertanyaan ya kan? Lantas bagaimana ya? Lantas ya nikmati saja semua proses ini dan biarkan semua berjalan secara normal. Kalau mau ya syukur, gak mau ya ke laut aja,.. simpel kan?? So doakan saja biar semuanya menjadi lancar akhirat dunia ya tak?

Mengapa Saya Belum Menikah?

Demikianlah para pembaca budiman blog emosianisme tentang artikel paling nyeleneh di sepanjang keberadaan blog ini di dunia maya, saya harap dengan hadirnya tulisan ini bisa menjawab kegalauan para jomblower yang senasib dengan saya. Anda tak perlu khawatir karena semua manusia memiliki jatah yang sama, hanya saja persentasenya di dunia berbeda-beda, dan kelak ada masa suatu saat nanti semua akan tergenapi. So pesan saya, jika anda ingin menikah, maka menikahlah dengan orang yang waras! Contohnya seperti saya hahahaha. Jadi jika anda seorang gadis dan tertarik kepada saya, jangan ragu lagi untuk bersaing dengan ribuan wanita lainnya untuk memperbutkan hati saya wkwkwkkw, canda dink, pesan saya lagi, jangan menikahi seseorang yang membuat anda menyesal, itu saja! Sekian dulu tulisan saya kali ini, lebih kurang saya minta maaf jika ada canda dan kata-kata saya yang menyinggung hati anda, semua itu hanyalah gurauan dan tidak bermaksud untuk serius lho. Okay, semoga bermanfaat dan Wassalamualaikum.

Trims :)

G+

Seorang yang cukup gila dalam sisi lain kehidupan, yang jelas saya normal dan please jangan banyak protes :p, visit my FACEBOOK

Related Posts

Previous
Next Post »

7 comments

comments
6 Maret 2016 22.04 delete

Hahahah ada sakitnya juga ni orang

Reply
avatar
7 Maret 2016 13.46 delete

karena merokok. kenapa ga dimasukin ke list??? :p :p :p

Reply
avatar
7 Maret 2016 23.45 delete

karena merokok memang akan segera dihentikan :v

Reply
avatar
9 Maret 2016 00.36 delete

Karena akan terlalu banyak cewek2 yang akan menangis darah melihat dan mendengar bahwa saya telah menikah....
apa lagi cewek yang dapat undangan pernikahan saya...

:v

Reply
avatar
2 Oktober 2016 00.40 delete

Saya kirain karena abang takut sama calon mertua :D :D :P

Reply
avatar
5 Oktober 2016 10.58 delete

Ane ga takut wak.. kecuali di bagian mahar yang mencekik leher

Reply
avatar

Saya sangat mengharapkan feedback dari pembaca mengenai postingan yang saya tampilkan. Komentar yang anda tulis harap di ketik dengan bahasa yang sopan, apabila saran dalam bentuk kritikan adalah kritikan yang membangun. Tidak meninggalkan link aktif, spamming (I do hate that), ataupun komentar yang tidak berhubungan dengan postingan.