Jinmenken, Anjing Berwajah Manusia

Jinmenken, Anjing Berwajah Manusia

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Cerita rakyat Jepang telah lama diisi oleh monster, hantu dan segala macam makhluk fantastis dari tepi imajinasi manusia. Sementara banyak dari makhluk aneh ini tertanam kuat hanya di ranah mitos, namun kadang-kadang ada beberapa dari makhluk mitos ini membentang di antara tirai fakta dan fiksi. Dalam kasus tersebut, garis antara mitos cerita rakyat dan fakta menjadi kabur, sehingga sulit untuk benar-benar memastikan letak batas yang ada untuk memahami hal ini sebenarnya. Dalam beberapa kasus, kita mungkin bisa berpendapat bahwa beberapa makhluk misterius itu mungkin tampak jelas dibangun oleh mitos yang berkembang, namun ada sosok misterius yang terus-menerus terlihat dan didokumentasikan ke suatu titik yang tampaknya layak untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Dan kali ini kita akan membahas tentang mitos anjing berwajah manusia dari Jepang dimana makhluk itu adalah salah satu dari kasus yang masih membayangi fakta dari cerita rakyat. Ini adalah cerita tentang anjing yang disebut Jinmenken.
Jinmenken
Jinmenken, jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia bermakna "anjing berwajah manusia" yang biasanya dikatakan besarnya anjing ini berukuran sedang, sering dengan penampilan bulu yang kusut dan kotor. Dari kejauhan, seorang saksi mungkin akan salah menilai dan menganggap makhluk ini sebagai anjing liar kudisan biasa, namun jika di lihat lebih dekat maka akan tampak bahwa anjing ini memiliki wajah manusia. Mata dan wajah anjing ini sering terlihat murung dan sedih, gerakan ekornya sering menunjukkan prilaku pasif dan rasa takut. Bahkan yang lebih mengejutkan lagi adalah kemampuan Jinmenken yang dikabarkan bisa berbicara. Biasanya, jinmenken akan memohon orang-orang yang mendatanginya agar meninggalkannya sendirian, tetapi pada kesempatan yang langka makhluk ini juga yak menolak untuk melakukan percakapan sederhana.

Jinmenken, Anjing Berwajah Manusia

Jinmenken cukup terkenal dalam cerira rakyat Jepang. Sepanjang era Edo di tahun 1603-1868, anjing berwajah manusia ini sangat sering ditemukan dan terlihat oleh penduduk setempat, dan karena sangat seringnya muncul, kadang-kadang anjing ini ditampilkan dalam publikasi berita lokal. Selain penampakan yang ada, Jinmenken diduga sering kali dipamerkan di festival misemono, sebuah karnaval Jepang yang cukup populer selama Era Edo. Karnaval ini biasanya mempertunjukan dan menampilkan jenis-jenis hewan eksotis atau sisa-sisa mumi makhluk aneh dan monster. Semua hal janggal, artefak mistik, dan segala macam yang aneh dan ganjil di pertontonkan pada saat festival ini diadakan.

Nah spesimen jinmenken ini sering terlihat dipajang di acara tersebut, dan pada lain kesempatan bahkan ada spesimen hidup Jinmenken yang ditampilkan. Dalam acara tersebut, Jinmenken akan diarak agar semua orang bisa melihatnya dan menjadi sebuah atraksi yang cukup populer. Hal ini tidak jelas apakah yang di arak tersebut adalah Jinmenken asli atau anjing yang mungkin entah bagaimana diubah agar terlihat seperti Jinmenken melalui sebuah ilusi dan trik tipu daya, namun pada kenyataannya setiap kali karnaval ini diadakan, sosok makhluk ini tetaplah menarik perhatian banyak orang.

Dan tidak hanya rakyat jelata saja yang mengagumi keanehan makhluk aneh ini pada pertunjukan-pertunjukan tersebut. Bahkan ada satu publikasi yang melaporkan kesaksian dari seorang ahli zoologi yang mengunjungi acara tersebut, ia berkomentar setelah melihat langsung spesimen tersebut (diterjemahkan dari bahasa Jepang):

"Makhluk itu meringkuk dan merintih di sudut, saya melihat ia membungkuk, pada awalnya saya fikir itu anjing berjenis shiba inu, meskipun dari baunya agak lebih tajam. Kemudian terlihat mata sedihnya, dan aku bisa melihat dengan jelas bahwa anjing itu benar-benar berwajah manusia, meskipun dengan tatapan kosong, tatapan seekor binatang. Aku segera berasumsi bahwa itu adalah sebuah tipuan setelah melihat kelainan seperti itu, karena ini adalah sebuah pemandangan mengerikan tentang apa yang telah mereka lakukan dengan kecerdikan dan keahlian yang saya tidak dapat pastikan tentang itu. Jika ini adalah semacam taxidermy mengerikan dari makhluk hidup, maka hal itu dilakukan tanpa indikasi yang terlihat. Aku tak melihat jelas adanya bekas jahitan atau koneksi buatan antara wajah manusia dan tubuh anjing itu. Semua kekejian mengerikan dan tatapan itu meninggalkan aku dengan kegelisahan yang mendalam, bahkan lama setelah aku telah meninggalkannya. "

Sangat menarik untuk mencerna perasaan kegelisahan yang di alami seorang ahli zoologi tersebut. Firasat ketakutan atau perasaan putus asa yang mendalam adalah kejadian umum bagi mereka yang melihat Jinmenken. Dari laporan yang ada juga menyebutkan bahwa Jinmenken tidak membuat orang merasa ingin menjauh atau ketakutan. Selain itu ada sebuah kepercayaan dimana Jinmenken juga sering dianggap sebagai sebuah pertanda musibah atau bencana.

Jinmenken, Anjing Berwajah Manusia
Penampakan yang di klaim sebagai wujud Jinmenken
Penampakan Jinmenken tidak hanya terbatas di pedesaan Jepang pada era Edo saja. Bahkan masih ada yang melihat penampakan Jinmenken ini hingga ke zaman modern saat ini. Ada banyak laporan dari saksi mata yang menggambarkan sesuatu yang mereka lihat awalnya tampak seperti seekor anjing, sebelum anjing itu berbalik dan menampakkan wajah manusianya. Laporan lain menyebutkan Jinmenken yang dikabarkan berlari bermain-main disisi mobil yang melaju di jalanan gelap, kadang-kadang Jinmenken berteriak atau terbatuk-batuk. Penampakan ini terjadi terutama pada malam hari di daerah pedesaan, namun hal ini tidak selalu terjadi.

Selama tahun 1980, anjing yang tinggal bersama manusia sering terlihat mengobrak-abrik sampah di lorong-lorong Distrik Shibuya, Tokyo, yang merupakan tempat berkembang mereka, sebuah tempat yang ramai dengan area perbelanjaan di perkotaan. Menghadirkan penampakan lainnya yang telah dilaporkan dari daerah perkotaan seperti di belakang sebuah restoran yang ramai, di gang-gang, atau di tempat parkir gelap bangunan apartemen.

Benarkah semua laporan penampakan ini? Terlepas dari realitas mitos anjing yang berwajah manusia ini, ada banyak teori di balik penampakan dan cerita tentang makhluk aneh Jinmenken ini. Teori-teori ini berkisar dari yang sepertinya agak masuk akal hingga benar-benar tidak masuk akal sama sekali. Di antara teori yang ada mengatakan bahwa Jinmenken adalah roh dari korban kecelakaan lalu lintas atau anjing yang kerasukan roh jahat. Yang lainnya mengatakan bahwa Jinmenken adalah hasil dari eksperimen biologi rahasia yang dilakukan di sebuah laboratorium. Ada juga yang mengatakan bahwa anjing manusia berwajah ini adalah hewan criptid chupacabra versi Jepang.

Mungkin alasan yang lebih realistis untuk cerita anjing berwajah manusia di Jepang ini dapat ditemukan dalam sosok kera Jepang. Hewan primata ini dapat ditemukan di seluruh Jepang dan dalam banyak hal mereka bisa saja menyerupai anjing jika berada dalam sebuah kondisi khusus, seperti di malam hari ketika sebagian besar penampakan terjadi. Mereka memiliki wajah yang bisa dilihat agak mirip manusia, dan membuat berbagai suara yang mungkin bisa disalahartikan oleh saksi mata ketakutan, dimana alhasilnya menganggap hewan ini sebagai Jinmenken yang berbicara.

Jinmenken, Anjing Berwajah Manusia
Monyet Jepang
Kera Jepang juga tidak terbatas pada daerah liar saja. Monyet jepang ini sangat berani dalam bertualang ke daerah pinggiran kota atau bahkan di perkotaan di mana mereka berkeliaran dan memeriksa tong sampah, dan prilaku ini salah satu ciri khas dari banyak penampakan Jinmenken. Nah bisa saja kan seseorang yang kurang akrab melihat kera lantas melakukan kesalahan penafsiran hingga menghadirkan cerita anjing berwajah manusia?

Nyata atau imajinasi, apa pun Jinmenken itu, tetapi jelas sekali tampaknya sosok ini menjadi sesuatu yang merangkak keluar dari kungkungan mitos dan cerita rakyat menjadi suatu legenda. Mungkin di suatu tempat di luar sana adalah berapa penjelasan yang memiliki jawaban paling masuk akal untuk semua penampakan makhluk-makhluk misterius ini. Dan menunggu saat itu tiba, dan jika anda berencana mengunjungi Jepang, maka pastikan anda untuk mengawasi ke lorong-lorong gelap jalanan. Soalnya siapa tahu anda akan beruntung untuk mengintip sosok Jinmenken dari bayang-bayang pohon sakura. Sekian, terimakasih telah membaca dan Wassalamualaikum.

Trims :)

G+

Seorang yang cukup gila dalam sisi lain kehidupan, yang jelas saya normal dan please jangan banyak protes :p, visit my FACEBOOK

Related Posts

Previous
Next Post »

Saya sangat mengharapkan feedback dari pembaca mengenai postingan yang saya tampilkan. Komentar yang anda tulis harap di ketik dengan bahasa yang sopan, apabila saran dalam bentuk kritikan adalah kritikan yang membangun. Tidak meninggalkan link aktif, spamming (I do hate that), ataupun komentar yang tidak berhubungan dengan postingan.