Monyet Pembunuh Di India

Monyet Pembunuh Di India

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Jika anda sedang berada di India, saat anda membuka pintu anda dan keluar lantas menutupi kepala anda dengan sesuatu, maka anda mungkin akan diserang oleh monyet pembunuh. Itulah yang terjadi pada seorang pendeta di India yang tewas oleh sekelompok monyet yang menjatuhkan batu bata di kepalanya. Yang lebih parah lagi, ini hanya kasus terbaru dalam banyak rangkaian pembunuhan yang dilakukan oleh monyet.

Terjadi pada minggu lalu di daerah Patna, India. Sebuah kota di negara bagian Bihar di timur laut India. Seorang pendeta kuil bernama Munna Mishra sedang menyapu jalan di luar rumahnya saat itu, ketika monyet melemparkan batu bata ke kepalanya dari teras atas jalan. Pendeta itu langsung sekarat dan dibawa lari ke rumah sakit di mana akhirnya ia meninggal akibat luka parah di bagian tempurung kepalanya.

Dan jelas sekali monyet-monyet ini telah membunuh seorang pendeta hindu. Jenis monyet ini kemungkinan besar dari jenis monyet rhesus yang dulunya liar, tetapi seiring waktu telah ber-urbanisasi dengan orang-orang yang memberi mereka makan pisang, kacang dan makanan lain pada hari Selasa dan Sabtu untuk menghormati dewa Hindu Hanuman. Sayangnya, urbanisasi ini tidak membuat monyet menjadi jinak karena monyet disini memang dikenal suka mencuri makanan, pakaian dan menggigit hingga membunuh.

Monyet Pembunuh Di India
Seekor monyet mengejar seorang anak laki-laki. Ukuran tidak penting bagi monyet kecil untuk mengejar seorang anak yang bertubuh lebih besar di India
Monyet Pembunuh Di India
Sebuah kuil pemujaan Dewa Hindu Hanuman di Delhi
Penduduk setempat melaporkan bahwa pendeta itu adalah korban ketiga dari kematian yang disebabkan oleh monyet di daerah itu, dan kejadian ini tidak hanya terjadi di Bihar saja. Pada tahun 2014, seorang wanita di Shimla, di India utara tewas ketika ia berusaha mengejar sekelompok monyet di peternakan miliknya. Pada tahun 2007, di kota Delhi, wakil walikota SS Bajwa tewas ketika ia diserang oleh sekelompok monyet dimana ia akhirnya terjatuh dari teras atas rumahnya dalam usaha melarikan diri. Pada tahun 2012, seorang gadis 14 tahun terluka serius ketika monyet menyerang dan mengakibatkan dia terjatuh dari gedung lima lantai.

Monyet Pembunuh Di India
Tanda-tanda peringatan terhadap bahaya serangan monyet tidak efektif
Melawan geng monyet pembunuh adalah seperti opera dalam "Planet of the Apes". Pemerintah daerah setempat mempekerjakan beberapa monyet penangkap dari jenis lutung abu-abu yang telah dilatih. Lutung abu-abu ini adalah jenis monyet besar yang dikenal sebagai musuh dari jenis monyet rhesus. Lutung ini digunakan untuk menakut-nakuti monyet lainnya agar mereka pergi. Tetapi usaha ini tidak selalu efektiv. Malah seorang pria tua mengalami luka serius pada tahun 2014 akibat serangan seekor lutung. Kota-kota ini tidak mampu membayar pelatih professional untuk mengatasi masalah ini, malah mereka menggunakan orang-orang bertubuh kecil yang memakai kostum lutung untuk mengusir monyet yang dianggap lebih ekonomis meskipun cara alternatif ini kurang berhasil.

Semua ini berkaitan dengan benturan agama, alam, dan anggaran yang tidak cukup, sehingga tidak ada solusi efektiv untuk menangani monyet pembunuh dari India ini. Sebagaimana yang diketahui, bagi umat Hindu, monyet adalah hewan yang sangat dihormati dalam keyakinan mereka, hal ini berkaitan dengan Dewa Hanuman (Dewa bersosok kera). Seorang dewa yang memiliki banyak pengikut dan dipuja dalam banyak kuil pemujaan. Jelas saja akhirnya monyet telah menjadi salah satu hewan yang berdiri dalam jajaran hewan suci dalam agama Hindu. Dan hal ini telah bertabrakan untuk melakukan usaha penuh mengusir hewan ini. Lantas apakah ada cara untuk melarikan diri dari monyet pembunuh ini? Mungkin India sepertinya harus mengeluarkan biaya lebih untuk membayar seorang ahli yang mampu melakukan pendekatan khusus untuk mendamaikan antara monyet dan manusia disana. Terimakasih telah membaca dan Wassalamualaikum.

G+

Seorang yang cukup gila dalam sisi lain kehidupan, yang jelas saya normal dan please jangan banyak protes :p, visit my FACEBOOK

Related Posts

Previous
Next Post »

Saya sangat mengharapkan feedback dari pembaca mengenai postingan yang saya tampilkan. Komentar yang anda tulis harap di ketik dengan bahasa yang sopan, apabila saran dalam bentuk kritikan adalah kritikan yang membangun. Tidak meninggalkan link aktif, spamming (I do hate that), ataupun komentar yang tidak berhubungan dengan postingan.