Mengapa Warna Bulan Berubah Menjadi Merah Darah Saat Gerhana?

Mengapa Warna Bulan Berubah Menjadi Merah Darah Saat Gerhana?
Gerhana Bulan, image credit by; Fred Espenak/NASA's Goddard Space Flight Center
Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Istilah bulan darah merujuk kepada dimana saat itu terjadi gerhana bulan dan bulan berubah warna dari warna putih kekuningan terang berubah menjadi berwarna merah, nah tentunya hal ini menjadi pertanyaan dimana disaat gerhana bulan terjadi, cahaya matahari yang menyinari bulan terhalang oleh bumi dan lantas mengapa warna bulan menjadi merah? Bulan darah atau disebut juga sebagai supermoon merupakan fenomena alam dimana saat itu bulan berada tempat yang sempurna pada orbitnya pada keselarasan antara matahari, bumi dan bulan itu sendiri, ini yang disebut gerhana bulan total. Bulan akan menerima bayangan bumi, menjadi benar-benar bermandikan pada bagian paling gelap dari bayangan planet kita ini.

Namun, disaat bumi menghalangi cahaya matahari yang menyinari bulan, bukankah secara logika seharusnya bulan menjadi gelap gulita, lantas mengapa cahaya oranye kemerah-merahan seperti darah malah memenuhi seluruh permukaan bulan?

Berikut ini alasannya: Bayangkan jika diri anda berdiri di bulan dimana banyak debu dan kawah di bawah telapak kaki anda, kemudian anda melihat ke arah bumi pada saat gerhana bulan terjadi. Maka anda akan melihat seperti lingkaran api mengelilingi planet bumi. Nyaris sama disaat anda melihat lingkaran cincin cahaya saat terjadi gerhana matahari total.

Nah anda akan melihat lingkaran gelap yang dikelilingi oleh cahaya matahari baik terbit atau terbenam di bumi secara sekaligus. Meskipun planet kita terlihat lebih besar daripada matahari jika dilihat dari bulan, tetapi tikungan cahaya matahari sekitar tepi bumi, maka cahaya ini akan tercermin dan memantul ke bulan. Dan inilah yang menyebabkan warna bulan akan terlihat merah darah disaat gerhana bulan terjadi. Demikian menurut NASA.

Nah warna merah dibulan dihasilkan disaat cahaya matahari melewati melalui atmosfer kita, kemudian atmosfer menyaring cahaya pendek dari panjang gelombang cahaya berwarna biru, dan hanya menyisakan warna kemerahan dan oranye sehingga permukaan bulan bermandikan cahaya kemerahan. Dan hasilnya adalah bulan darah.

Warna bulan akan berubah diberbagai nuansa secara bertahap-tahap pada saat supermoon gerhana bulan. Kondisi atmosfer juga dapat mempengaruhi kecerahan warna. Menurut NASA Partikel ekstra di atmosfer, seperti abu dari kebakaran besar atau letusan gunung berapi juga dapat menyebabkan warna bulan muncul dalam warna yang lebih gelap lagi dari warna merah.

Nah sekarang anda sudah mengerti bukan kenapa warna bulan menjadi merah disaat gerhana? Well jika anda rasa informasi ini cukup bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan anda, maka jangan sungkan-sungkan untuk membagikan artikel ini di media sosial favorit anda hehehehe. Terimakasih dan Wassalamualaikum.

Trims :)

G+

Seorang yang cukup gila dalam sisi lain kehidupan, yang jelas saya normal dan please jangan banyak protes :p, visit my FACEBOOK

Related Posts

Previous
Next Post »

Saya sangat mengharapkan feedback dari pembaca mengenai postingan yang saya tampilkan. Komentar yang anda tulis harap di ketik dengan bahasa yang sopan, apabila saran dalam bentuk kritikan adalah kritikan yang membangun. Tidak meninggalkan link aktif, spamming (I do hate that), ataupun komentar yang tidak berhubungan dengan postingan.