Cara Mempercepat Kinerja Laptop Anda

Cara Mempercepat Kinerja Laptop Anda
Halo emosi muda,.. Asssalamualaikum. Ini selalu terjadi. Anda membeli laptop baru dan saat baru dibeli laptop anda bekerja lebih cepat daripada larinya seorang pencuri yang dikejar massa. Tetapi setelah beberapa tahun, laptop anda menjadi lebih lambat dari sepeda tanpa ban, membuat anda kesal dan ingin membantingnya kelantai, tetapi anda takut tidak bisa membeli kembali, atau khawatir apabila anda banting anda akan kehilangan data-data penting seperti foto-foto anda bersama teman-teman ketika anda ulang tahun dan dibully habis-habisan, atau mungkin sebuah video narsis yang anda rekam sendiri tanpa ada orang lain yang tahu, dimana anda beradegan konyol nan memalukan.

Nah terlepas dari semua hal gila yang ada diatas, dan terlepas juga dari masalah hardware umum seperti masalah kerusakan processor, chipset atau masalah kerusakan dimana anda harus mengganti beberapa bagian hardware anda, maka artikel kali ini akan memberitahu anda cara mempercepat kinerja laptop anda dengan begitu mudah, semudah tersenyum pada dinding.

Berikut ini adalah beberapa langkah sederhana, bahkan bisa dilakukan oleh non-teknisi untuk mempercepat kinerja laptop anda seolah-olah seperti baru lagi.

1. Update Antivirus Software anda dan lakukan Scanning
Pertimbangan pertama pada kasus laptop yang lambat adalah infeksi virus atau spyware. Hal ini adalah masalah umum pada notebook bagi siswa karena orang-orang mudah sering lupa untuk memperbarui perangkat lunak ini dan lupa melakukan scanning virus. Maklumlah, soalnya banyak pengguna laptop menggunakan anti virus bajakan heheheh. Oke, Pilihlah program antivirus yang terpercaya, instal dan jalankan scan. Sebaiknya tidak menjalankan program lain selama pemindaian. Anti virus yang baik akan memberantas gerakan virus dan menghambat mereka dari menggunakan kinerja processor dan RAM sehingga system anda akan bekerja lebih cepat secepat copet.

2. Jalankan Disk Cleanup dan Defragment Disk
Seperti menjalankan scan antivirus, Anda sebaiknya jangan menjalankan program lain ketika anda menggunakan tool ini. Anda dapat menemukan kedua alat ini dengan mengklik Start, kemudian Performance Information dan kemudian Tools. Hal ini mungkin berbeda untuk banyak versi Windows OS, namun, setelah bersih, sistem defragmented akan membuat laptop anda menjadi lebih cepat.

3. Hapus program yang tidak digunakan
Buka "Add and Remove Programs" di Control Panel, dan lihatlah software apa saja yang pernah anda install. Mungkin ada banyak paket perangkat lunak yang telah anda download dan diinstal namun tidak pernah anda gunakan. Hapus semua yang tidak diperlukan dengan menggunakan petunjuk yang disediakan dalam kotak "Remove Programs" (klik kanan pada software yang akan dihapus di Win 7). Hal ini membebaskan ruang hardisk dan otomatis software tidak terpakai itu tidak akan membebani kinerja hardisk anda.

4. Bersihkan file-file lama yang tidak digunakan
Tutup semua program yang berjalan dan buka folder My Documents atau pada desktop anda, atau juga mungkin di folder-folder lainnya. Apakah ada banyak file dan dokumen di sini yang anda anggap tidak perlu lagi? Hapus saja! File-file ini mengambil ruang penyimpanan, pada hard drive sehingga juga membebani hardisk anda. Jangan lupa juga untu menghapusnya secara total di folder "Recycle Bin", saya merekomendasikan aplikasi CCleaner bisa anda gunakan untuk menghapus berkas-berkas sampah pada laptop anda yang sudah tidak diperlukan lagi.

5. Nonaktivkan program yang tidak diperlukan dari Startup Menu
Banyak program yang berjalan secara otomatis ketika diinstal atau ketika laptop dinyalakan, jika anda tidak tahu bagaimana untuk mencegahnya. Buka System Configuration pada Windows dan klik pada "Startup" , disini anda bisa memilih untuk menonaktivkan aplikasi atau software mana saja yang akan berjalan otomatis setiap kali anda menyalakan komputer atau laptop anda. Karena jika ada begitu banyak program yang berjalan bersamaan saat pertama kali laptop dinyalakan, maka hal itu yang membuat laptop anda begitu lama loading.

6. Periksa kemungkinan Disc Error
Kadang-kadang, kesalahan ada dalam disk sebagai penyebab sistem lambat. Buka My Computer, kemudian klik kanan Hard Drive dan klik di "properties". Buka tab Tools dan pilih dibagian Error Checking. Pilih Check Now atau Schedule Disk Check dan klik OK. Jika anda memilih Check Now, maka itu akan segera menjalankan scanning disk. Sementara Schedule Disk Check memungkinkan anda untuk memberitahu anda waktu yang tepat untuk memindai hardisk anda, sehingga anda tidak akan lupa nantinya. Atau anda bisa juga memberitahu kepada tetangga anda untuk meminta mengingatkan anda kapan anda sebaiknya memeriksa hardisk anda :p

7. Restart Komputer/Laptop
Setelah melakukan setiap langkah-langkah di atas, maka reboot segera komputer anda. Beberapa langkah-langkah diatas, seperti menjalankan scan antivirus atau Disk Cleanup dan Defragmentation akan lebih efektiv segera setelah anda merestart laptop anda. Reboot memungkinkan komputer untuk me-reset systemnya sendiri dan memulai perubahan yang telah dibuat.

Sebaiknya gunakan juga fungsi Task Scheduler atau pengingat lainnya untuk menjalankan scan antivirus, Disk Cleanups, Disk Defragmentation dan tool lainnya yang berfungsi sebagai pemeliharaan komputer lainnya secara teratur. Dengan demikian setidaknya anda tidak tidak perlu membanting laptop anda karena leletnya system membuat anda kesal. Semoga bermanfaat dan Wassalamualaikum.

Baca Juga; Kejahatan Di Dunia Blogging
Trims :)

G+

Seorang yang cukup gila dalam sisi lain kehidupan, yang jelas saya normal dan please jangan banyak protes :p, visit my FACEBOOK

Related Posts

Previous
Next Post »

Saya sangat mengharapkan feedback dari pembaca mengenai postingan yang saya tampilkan. Komentar yang anda tulis harap di ketik dengan bahasa yang sopan, apabila saran dalam bentuk kritikan adalah kritikan yang membangun. Tidak meninggalkan link aktif, spamming (I do hate that), ataupun komentar yang tidak berhubungan dengan postingan.