Begini Cara Keluar Dari Lumpur Hidup

Begini Cara Keluar Dari Lumpur Hidup
Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Hmm mungkin kita semua pernah mendengar istilah "Lumpur Hidup", ya semacam kubangan yang berisi lumpur namun memiliki kedalaman yang cukup untuk menenggelamkan apa saja yang berada diatasnya, di nusantara sendiri ada beberapa daerah yang memiliki kubangan berbahaya ini, umumnya ditandai dengan diberi pagar agar tidak ada orang yang nekad melintas diatasnya. Nah hari ini saya menemukan cara untuk bertahan hidup apabila anda terjebak kedalam lumpur hidup. Bagaimana itu ya?

1. Pertama, jangan panik! Panik di saat berada dalam kubangan lumpur hidup tidak akan mengubah situasi, malah sangat berbahaya dan bahkan mematikan. Meronta-ronta saat terjatuh kedalam lumpur hidup malah akan mempercepat anda tenggelam, karena efek hisap dari lumpur ini jelas dapat menarik anda kebawah.

2. Kedua, jika anda mengenakan sesuatu yang berat melekat diri anda seperti tas ransel, segera buka jika anda merasa benda itu mendorong anda ke bawah. Kecuali jika ada sesuatu yang melekat pada diri anda dimana bahwa berat relatif terhadap volumenya vs massa dari lumpur hidup per satuan volumenya masih lebih ringan, maka benda itu tidak mungkin tenggelam dalam lumpur hidup. Jika anda masih berdiri sepenuhnya, anda mungkin tenggelam secara lambat. Meronta telah terbukti menyebabkan sedimen dan air menjadi agak terpisah. Hal ini akan menyebabkan anda tenggelam lebih dalam ke titik di mana anda hampir sepenuhnya tenggelam. Sekali lagi, jangan meronta.

Kebanyakan orang yang tewas dalam lumpur hidup terjadi karena dua alasan:

1. Mereka panik dan menyebabkan mereka tenggelam.

2. Mereka takut untuk bergerak sama sekali dan duduk di sana menunggu bantuan yang tidak pernah datang. Ini memang tidak selalu menjadi strategi yang mengerikan jika anda bersama orang lain, namun jika anda sendirian maka diam bukanlah solusi, ada cara tentang bagaimana keluar dari lumpur hidup.

Dengan asumsi dimana anda tidak dapat mencapai bagian tanah kering untuk membantu anda menarik diri keluar, hal yang perlu anda lakukan untuk keluar dari keadaan ini adalah;

  • Perlahan-lahan berbaringlah atau telungkup diatas lumpur tersebut, dengan menempatkan tubuh diatas lumpur hidup, ini akan mengulur waktu yang cukup bagi anda untuk keluar, karena dengan telungkup atau berbaring terlentang maka anda tidak akan tenggelam, mungkin berbaring memang tampak menakutkan, tapi jangan khawatir, anda akan mengapung secara signifikan dan ini lebih baik karena daya hisap lumpur hidup berbeda dengan air, sehingga anda tidak akan tenggelam selama anda tidak membuat gerakan tiba-tiba. Dan akan lebih baik dengan mengambil di napas panjang untuk meredakan rasa ngeri, anda mungkin khawatir, namun jangan berlebihan yang memicu panik, posisi berbaring sangat membantu anda untuk tidak tenggelam karena lumpur hidup jauh lebih padat daripada air.
  • Ketika anda berbaring terlentang atau telungkup, secara lembut cobalah untuk menarik kaki anda ke atas. Lakukan perlahan-lahan dalam gerakan yang lambat. Ingat, jangan tergesa-gesa dan jangan membuat gerakan tiba-tiba jika anda masih ingin hidup, tetaplah tenang.
  • Setelah anda berhasil mengangkat kedua kaki anda dalam posisi berbaring. Sekarang, lakukan dengan begitu lembut dengan menggunakan kedua tangan anda secara sangat lambat mendayung menuju ketepi. Sekali lagi, semuanya harus dilakukan dalam gerak lambat. Jangan mencelupkan tangan anda kedalam lumpur. Juga, cobalah untuk menjaga bagian dari lengan anda tetap berada di atas lumpur, sehingga anda tidak mendayung dengan seluruh lengan anda. Mendayung dengan seluruh lengan anda terlalu cepat, maka kecepatan akan cenderung membuat sedimen dan air terisah sedikit di seluruh tubuh anda, yang hasilnya akan menurunkan daya apung anda, itu adalah hal yang buruk. Selama anda melakukannya dalam gerakan lambat, anda akan selamat, dan tetaplah ekstra hati-hati.

Sekali lagi, anda harus tidak terburu-buru di sini, kecuali anda terjebak dalam lumpur hisap di lokasi dimana terjadinya pasang surut air, air pasang mungkin akan muncul dan berpotensi menenggelamkan anda. Kecuali jika anda telah mengambang di permukaan lumpur hidup, termasuk kaki anda, jika air yang datang cukup banyak, mungkin bisa membantu anda, dengan asumsi anda bisa berenang.

Proses bergantung pada seberapa dalam diri anda terhisap ke dalam lumpur hidup, mungkin butuh memakan waktu beberapa jam untuk mendayung diri anda ketepian. Jangan ragu untuk mengambil istirahat jika anda merasakan lelah dan menikmati pemandangan langit serta berusaha menenangkan diri dan mengumpulkan tenaga kembali.

  • Sekarang saat anda berhasil mencapai tepian dan mencengkeram tanah padat. Anda mungkin merasa sulit untuk menarik diri keluar jika kaki anda masih terendam, karena efek penyedotan mungkin. Satu hal yang dapat membantu anda dalam situasi ini adalah dengan menggunakan tongkat untuk mencoba dan melepaskan sepatu anda jika anda memakai sepatu. Sepatu dengan sol fleksibel biasanya sering menyebabkan beberapa efek penyedotan menjadi cukup kuat dalam lumpur hidup, tergantung juga pada jenis lumpur hidupnya.

Untuk alasan yang lain, mungkin bukan ide yang baik untuk mencoba meraih sepatu anda dengan tangan anda. Jadi, jika anda tidak memiliki tongkat, metode lain yang cukup baik di sini adalah dengan asumsi bahwa anda cukup kuat untuk memindahkan bagian-bagian tubuh anda yang masih berada didalam lumpur tersebut. Anda akan butuh untuk menarik diri keluar beberapa inci pada suatu waktu secara perlahan-lahan hingga anda berhasil keluar sepenuhnya.


Demikian tulisan ini dibuat, mungkin akan sangat berguna bagi anda yang hobi berpetualang ditempat-tempat ekstrim dimana hal itu merupakan hobi saya juga hehehehe. Terimakasih telah membaca, Wassalamualaikum.

Trims :)

G+

Seorang yang cukup gila dalam sisi lain kehidupan, yang jelas saya normal dan please jangan banyak protes :p, visit my FACEBOOK

Related Posts

Previous
Next Post »

Saya sangat mengharapkan feedback dari pembaca mengenai postingan yang saya tampilkan. Komentar yang anda tulis harap di ketik dengan bahasa yang sopan, apabila saran dalam bentuk kritikan adalah kritikan yang membangun. Tidak meninggalkan link aktif, spamming (I do hate that), ataupun komentar yang tidak berhubungan dengan postingan.