62 Tahun Tidak Pernah Memotong Kuku, Begini Jadinya

62 Tahun Tidak Pernah Memotong Kuku, Begini Jadinya

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Seorang pria di India memperoleh Guinness World Record pada minggu ini bukan karena melakukan hal yang luar biasa atau kemampuan unik lainnya seperti yang biasa penerima Guinness World Record lakukan. Dia memecahkan rekor terbaru bukan karena mampu menarik sebuah kapal memakai gigi atau melompat dari sebuah bangunan. Namun yang dia lakukan adalah hmm... sesuatu yang sepertinya melupakan konsep kebersihan dasar, yakni memanjangkan kukunya untuk waktu yang sangat lama.

Seorang pria bernama Shridar Chillal tidak pernah memotong kukunya 62 tahun. Terakhir kali ia memakai gunting kuku adalah pada tahun 1952. Dan sebagai hasilnya, kukunya kini sangat panjang dan berputar-putar yang secara kumulatif terukur sepanjang sekitar 30 kaki (9 meter). Kuku ekstrim Chillal ini menimbulkan banyak pertanyaan. Bagaimana ia bekerja menggunakan tangan berkukunya itu atau menjawab panggilan telpon, misalnya? atau seperti menyentuh istri tersayang pada malam-malam penuh kemesraan hihiihih, Selanjutnya, bagaimana hal ini mungkin? Berikut adalah jawaban dari tiga query terkait yang paling masuk akal menurut ilmuwan.

62 Tahun Tidak Pernah Memotong Kuku, Begini Jadinya
1. Mengapa manusia memiliki kuku?
Tentu, kuku terlihat cantik jika dipangkas dan dibersihkan, dan kuku juga cukup kuat untuk membuka sekaleng soda misalnya, tapi ini bukan alasan yang kuat bagi manusia untuk memiliki kuku. Jadi apa alasannya ya?

Ini terjadi karena manusia adalah tergolong primata, kata John Hawks, seorang antropolog biologi di University of Wisconsin-Madison. Tidak seperti kebanyakan mamalia yang memiliki cakar untuk menggali dan mendaki, manusia dan primata lainnya memiliki ujung jari yang sempurna sebagai alat dan untuk mengenggam benda-benda lainnya, kata Hawks kepada Live Science pada tahun 2013.

Kuku masih menjadi sesuatu yang misteri, kata Hawks, ia menambahkan bahwa para ilmuwan tidak yakin apakah kuku ini hanya sisa evolusi dari cakar hilang dari primata 'atau adaptasi yang berguna yang entah bagaimana membantu hewan primata pada awalnya untuk menggunakan jari-jari mereka agar lebih efektif.

Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di University of Florida menunjukkan bahwa penjelasan yang terakhir yang paling masuk akal adalah; Primata sudah memiliki kuku setidaknya selama 55,8 juta tahun, demikian menurut penelitian tersebut, kuku tertua di dunia ditemukan pada hewan primata Teilhardina brandti, hewan tersebut mungkin menggunakan kuku panjangnya untuk memegang cabang kecil sementara mereka bergerak dihabitatnya di hutan, para peneliti studi ini mengatakan Live Science pada tahun 2011.

2. Bagaimana kuku bisa tumbuh?
Seperti pasta gigi yang menyemprotkannya keluar dari tube, itulah bagaimana kuku tumbuh. Sel baru terbentuk di dasar kuku dan mendorong sel yang lebih tua ke arah ujung jari, itu menurut laporan Medscape. Seperti sel-sel baru yang bertemu dengan lempeng kuku yang ada, seperti bagian dari kuku yang dapat anda lihat, tumbuh secara merata.

Dasar kuku yang terletak di bawah kulit tepat di atas sendi pertama jari. Secara teknis, ini bagian dari jari yang disebut "lipatan kuku proksimal." Sebagian besar pertumbuhannya (sekitar 90 persen) terjadi di bawah bagian jari, sehingga anda tidak dapat melihat hal itu terjadi.

Secara khusus, pertumbuhan kuku dimulai dari bagian jari yang disebut lantai ventral, yang merupakan bagian dari kuku yang terhubung pada matriks germinal (dimana semua sel-sel baru yang dibuat) pada ligamen di jari-jari anda. Sel hidup baru mendorong maju bersamaan pada matriks germinal ini, yang berakhir pada lunula, atau bentuk bulan sabit di bagian bawah kuku anda yang biasanya memiliki warna semburat keputihan. Setelah sel mencapai tepi lunula, kuku akan kehilangan intinya dan mengeras menjadi keratin protein, yang kita kenal sebagai kuku.

Kuku, yang terletak tepat di bawah kuku terlihat, juga berkontribusi pada sel yang ada sehingga kuku menjadi lebih tebal dan kuat. Dan bagian lain yang tersembunyi dari kuku, yang disebut atap dorsal, yang terletak di belakang kutikula anda, menyediakan sel-sel yang memungkinkan kuku anda terlihat bersinar berkilau.

3. Berapa lama kuku terus tumbuh?
Jika kuku Chillal yang memecahkan rekor sebagai indikasi hal ini, maka kuku bisa terus tumbuh menjadi cukup panjang. Kuku terpanjang Chillal adalah kuku ibu jarinya, yang diukur memiliki panjang 6,5 kaki (2 m) dan ujungnya seperti kumparan erat.

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana kuku panjang seperti itu dalam kehidupan sehari-hari Chillal. Dalam video yang diposting di situs Guinness World Records, Chillal menjelaskan bahwa kuku gila-nya ini cenderung membuat hidupnya lebih sulit. Pada malam hari, ia bangun setiap setengah jam atau lebih untuk secara hati-hati menggerakkan tangan kirinya ke sisi lain ditempat tidur. Dan dia juga mengatakan bahwa dia mengalami kesulitan menemukan pekerjaan (ya iyalah, pastinya orang akan mengira dia adalah orang yang jorok), walau ia menemukan seorang istri yang tidak takut padanya.

Tentu saja, kebanyakan orang tentunya akan cenderung untuk menjaga kukunya jauh lebih pendek dari Chillal ini, dan sisi lain ada juga orang-orang yang berusaha untuk memanjangkan sedikit, dan mungkin menemukan bahwa kuku mereka tumbuh lebih lambat dari kuku orang lain. Bahkan semua kuku di satu sisi tidak tumbuh pada tingkat yang sama. Anda dapat melihat bukti ini dengan melihat variasi panjang kuku Chillal ini. Variasi ini juga telah dibuktikan dalam studi yang dilakukan oleh almarhum Dr William Bean, seorang internis dan sejarawan medis yang sangat hati-hati mempelajari pertumbuhan kuku di tangan kirinya selama 35 tahun. Penelitiannya diterbitkan dalam serangkaian makalah, yang terbaru muncul pada tahun 1980 dalam jurnal JAMA Internal Medicine.

62 Tahun Tidak Pernah Memotong Kuku, Begini Jadinya

Bean menemukan bahwa kuku jari tengahnya yang paling cepat berkembang, sedangkan kuku pada ibu jari dan kelingking adalah kuku yang paling lambat untuk tumbuh. Tingkat pertumbuhan untuk setiap kuku sangat konsisten, Bean sendiri tidak mengukur pertumbuhan semua kukunya, dokter ini akhirnya hanya mengukur pertumbuhan ibu jari dan hasilnya digunakan untuk menghitung laju pertumbuhan setiap kuku jari lainnya.

Dan pada saat itu Bean menemukan bahwa kukunya tumbuh lebih lambat. Ketika ia memulai penelitiannya pada usia 32 tahun, kuku ibu jari kirinya hanya tumbuh sekitar 0,005 inci (0,123 mm) per hari. Pada saat dia berusia 67 tahun, kuku yang sama tumbuh hanya 0,0037 inci (0,095 mm) per hari. 

Well emosi muda,. Tidak perduli apa yang Chillal lakukan, tapi saya sangat merekomendasikan agar tidak mengikuti langkah gila yang Chillal lakukan, ingat kebersihan sebagian dari iman, jaga selalu kuku anda, potong seminggu sekali pada hari jum'at, bersihkan, dan jagalah kebersihan lingkungan juga hehehe. Terimakasih telah membaca, sekian dan Wassalamualaikum. Kredit Gambar; Courtesy of Guinness World Records.

Trims :)

G+

Seorang yang cukup gila dalam sisi lain kehidupan, yang jelas saya normal dan please jangan banyak protes :p, visit my FACEBOOK

Related Posts

Previous
Next Post »

Saya sangat mengharapkan feedback dari pembaca mengenai postingan yang saya tampilkan. Komentar yang anda tulis harap di ketik dengan bahasa yang sopan, apabila saran dalam bentuk kritikan adalah kritikan yang membangun. Tidak meninggalkan link aktif, spamming (I do hate that), ataupun komentar yang tidak berhubungan dengan postingan.