Penyebab utama wanita menjadi gemuk menurut penelitian

Penyebab utama wanita menjadi gemuk menurut penelitian
Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Umumnya kaum hawa sangat khawatir jika tubuh mereka menjadi gemuk, jelas karena klaim kecantikan seorang wanita umumnya diletakkan pada salah satunya adalah proporsi tubuh yang langsing. Menjadi gemuk memang merupakan momok mengerikan bagi wanita, kekhawatiranpun terjadi, khawatir tampil tidak menawan lagi, dan bayangan potensi ditinggalkan kekasih yang mungkin lebih memilih selingkuh dengan wanita lain yang dinilai lebih sexy, dsb-nya. Terlebih lagi setelah menikah dimana umumnya para wanita akan segera menjadi lebih berisi dan berat badanpun bertambah. Apakah kegemukan bisa mengerikan seperti itu? Apa saja penyebabnya menurut para peniliti? Yuk kita baca hehehehe.

Well,. emosi muda,. wanita akan semakin gemuk karena mereka tidak melakukan pekerjaan rumah tangga, ini adalah sebuah klaim terbaru sebuah penelitian. Dimana dalam studi tersebut dengan yakin mengklaim wanita semakin gemuk karena mereka sangat kurang melakukan pekerjaan rumah tangga. Para peneliti mengatakan bahwa perempuan menghabiskan waktu yang kurang pada pekerjaan rumah tangga telah berkontribusi pada epidemi obesitas, temuan ini diambil dari penelitian yang mengambil subjek warga di Inggris.

Wanita di Inggris rata-rata sekarang menghabiskan waktunya hampir kurang dari 20% untuk melakukan pekerjaan rumah tangga daripada para wanita di era awal 1980-an. Wanita sekarang lebih banyak menghabiskan waktu di tempat kerja, dan perpindahan dari pekerjaan rumah tangga ke pekerjaan kantor mungkin telah menambah berat badan dalam skala ini.

Kemajuan teknologi memang menghemat waktu dan usaha, dan juga berarti bahwa setiap tugas yang dilakukan tidak akan membakar kalori lagi pada jumlah yang sama. Misalnya mengepel lantai bisa membakar 200 kalori per jam, dan ini cukup untuk kalori sebatang coklat, sedangkan bekerja didepan komputer hanya menggunakan sedikit saja berkisar 70 kalori.

Tingkat obesitas telah meningkat tiga kali lipat di Inggris dalam 30 tahun terakhir, dan kurangnya aktivitas telah memberikan kontribusi untuk tren obesitas ini. Sementara wanita mulai kurang melakukan pekerjaan rumah tangga, malah pria saat ini sebenarnya membantu lebih banyak di rumah.

Para peneliti dari Manchester University dan Royal Holloway, University of London menggunakan berbagai data pemerintah tentang jumlah kalori dan tingkat latihan untuk mengetahui penyebabnya. Mereka menemukan bahwa makan yang berlebihan, dan konsumsi snack lebih banyak dan menghabiskan lebih banyak waktu di supermarket daripada wanita di era tahun 1980an.

Namun, meskipun tingkat obesitas meninggi, Orang inggris rata-rata makan sekitar 20 persen lebih sedikit kalori, dan dari hal tersebut peneliti menyalahkan kurangnya aktivitas sebagai penyebab utama kegemukan.

Seorang peneliti Melanie Luhrmann mengatakan ini terjadi adalah karena kita membeli lebih banyak buah dan sayuran daripada makanan ber-gula dan lemak tinggi kalori. Pekerjaan dimasa kini menjadi lebih tetap, dengan lebih banyak orang yang bekerja di kantor-kantor, dan orang-orang menghabiskan rata-rata hanya sekitar 11,5 menit sehari untuk berolahraga.

Kemacetan juga semakin panjang, tetapi bukannya kita malah jalan pendek ke kantor, kita malah menghabiskan lebih banyak waktu di mobil atau kereta api. Dr Luhrmann, seorang dosen Ekonomi, mengatakan kepada Daily Mail: "Pada dasarnya, orang yang makan lebih sedikit tapi mungkin mereka makan kurang cukup nutrisi, mengingat bahwa tingkat aktivitas sekarang telah menurun banyak.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa kita mungkin keliru untuk hanya melihat bahwa hanya konsumsi pangan sebagai faktor utama yang menjelaskan obesitas. "Padahal keduanya baik aktivitas fisik dan kalori adalah hal yang penting.

"Mungkin kita harus menghabiskan lebih banyak waktu pada pendekatan yang lebih komprehensif di mana kita tidak memberitahu orang-orang untuk melakukan olahraga lebih atau makan yang lebih sedikit, tapi untuk mengetahui bagaimana mereka aktiv dalam bergerak dan bekerja pada diet yang sesuai dengan mereka." Jadi pada intinya hanya memakan sedikit makanan akan tidak cukup membantu anda untuk mendapatkan bentuk tubuh yang proporsional, namun juga harus diimbangi oleh aktivitas yang akan membakar kalori pada lemak ditubah anda, sehingga penimbunan lemak ditubuh tidak harus terjadi. Semoga bermanfaat, sekian, terimakasih dan Wassalamualaikum.

G+

Seorang yang cukup gila dalam sisi lain kehidupan, yang jelas saya normal dan please jangan banyak protes :p, visit my FACEBOOK

Related Posts

Previous
Next Post »

Saya sangat mengharapkan feedback dari pembaca mengenai postingan yang saya tampilkan. Komentar yang anda tulis harap di ketik dengan bahasa yang sopan, apabila saran dalam bentuk kritikan adalah kritikan yang membangun. Tidak meninggalkan link aktif, spamming (I do hate that), ataupun komentar yang tidak berhubungan dengan postingan.