Anda Tidak Bahagia? Mungkin Ini Penyebabnya

Anda Tidak Bahagia? Mungkin Ini Penyebabnya
Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Susah dan senang adalah romantika hidup dan itu adalah hal yang wajar, tapi jika harus susah terus menerus bagaimana itu? well.. semua orang ingin bahagia, sukses dalam hidup dan bisa memiliki ini itu dan terpenuhi segala impian, namun sayangnya kehidupan tak menyajikan semua hal itu dengan mudah, walau tak dipungkiri beberapa hal bisa didapat dengan mudah dan sederhana. 

Ada banyak juga orang yang merasa tidak bahagia, kecewa dengan kehidupan hingga mengalami depresi berat akan kehidupannya sendiri, sulit menerima kenyataan, hingga kata-kata motivasi super dari wak mario teguh pun tak mampu membuat perubahan.

Rasanya akan percuma memberikan obat pada suatu penyakit tanpa melumpuhkan akar sebab penyakit tersebut. Nah dimalam yang dipenuhi oleh nyamuk ini, saya akan mencoba membahas tentang sebab apa dan mengapa seseorang tidak merasa bahagia, dan juga solusinya dari berbagai referensi yang bisa dipercaya. Soalnya ya,.. saya merasa ter-inspirasi gitu loh melihat betapa banyaknya penderitaan dan kesengsaraan yang disebabkan oleh penghidupan ( walau kadangkala saya juga begitu menderita hihihihi :p ). Ini tidak dimaksudkan untuk beberapa hal yang luar biasa seperti apa yang sedang terjadi di negeri-negeri konflik seperti halnya Iraq dan Syam, dimana perang tetap saja membawa penderitaan panjang yang sulit dielakkan. Namun fokus tujuan penulisan saya disini adalah bagi pribadi-pribadi yang mungkin kurang merasa bahagia dengan kehidupannya sendiri.

Oke langsung saja kita mulai baca dibawah ini, soalnya kalo terlalu banyak basa-basi yang ada ntar anda tambah menderita dan akhirnya memutuskan untuk membunuh diri dengan cara menahan nafas hingga tewas hahahaha, dengan selembar surat perpisahan yang lebay dan berharap mendapat perhatian dari masyarakat yang tak perduli apapun hihiihih. Jas kidong bro... Okay let's read..!

1. Perfeksionis
Yoi bro.. perfeksionis adalah salah satu karakter, dimana orang yang memiliki sifat perfeksionis selalu berharap apa yang dibayangkannya terjadi secara sempurna persis seperti keinginannya sendiri, sehingga mengabaikan faktor persepsi lain. Orang dengan penyakit perfeksionis akan sulit sekali mendapat kebahagiaan dikarenakan mereka tidak bisa memposisikan keinginan pada bidang-bidang yang lain, yakni harus seperti yang diharapkannya. Disaat keinginan meleset dari yang diharapkannya, biasanya mereka akan mengalami stres dan panik luar biasa, bahkan tak jarang mengalami depresi hingga gangguan kejiwaan. Sulitnya kebahagiaan diraih oleh orang perfeksionis adalah karena segala sesuatu didunia ini memang tak ada yang sempurna. Ada sangat banyak dinamika yang harus kita fahami tentang keinginan dan pengharapan, inilah yang harus diketahui oleh orang dengan HIV Aids, eeh salah,, maksudnya orang dengan sifat perfeksionis.

Solusi: Orang perfeksionis tidak boleh sendiri, sahabat yang selalu menguatkan adalah unsur sangat penting dalam kehidupan mereka. Karena sahabat yang ada akan terus memberikan semangat dan dukungan moral pada mereka. Disamping memahami dan meyakini bahwa semua adalah yang terbaik dariNya dan mengajarkan mereka untuk menerima semua itu.

2. Manusia Sosial Salah Kaprah
Manusia adalah makhluk sosial, hidup dalam kebersamaan dan saling membutuhkan. Nah beberapa orang sulit mendapat kebahagiaan dikarenakan faktor sosial. Mereka berupaya sekuat tenaga untuk mendapat pengakuan sosial walau diantaranya tidaklah sesuai dengan keadaannya. Tipe seperti mereka ini sangat khawatir bila tidak mendapat tempat dalam masyarakat, oleh karena itu mereka mati-matian berusaha dan menghabiskan waktunya agar bisa menjadi bagian masyarakat yang walau sebenarnya masyarakat sendiri tidak membutuhkan pengakuan seperti itu. Misal; Disaat orang-orang sedang ngetren memakai cincin batu giok, maka mereka juga memaksa diri menggunakannya juga, disaat orang-orang banyak yang menyekolahkan anaknya ke luar negeri, mereka juga mengupayakan hal yang sama walau kadangkala diluar kemampuan. Hal ini yang menjadi sebab penyiksaan terus menerus dalam jiwa-jiwa mereka, mereka khawatir terlihat berbeda, apalagi jika urusannya pada gengsi dan status sosial.

Solusi: Tipe manusia sosial salah kaprah ini sebaiknya sering untuk merenungi diri sendiri dan berusaha memaksa diri untuk mengenal dirinya serta kemampuannya. Meyakini bahwa setiap pribadi adalah unik dan menempa diri untuk menjadi diri sendiri yang sejati. Tentunya hal ini akan sulit dilakukan kecuali membutuhkan peran serta orang-orang terdekat dan nasihat agama.

3. Manusia Non-Sosial
Ini adalah kebalikan dari tipe sebelumnya, dimana orang-orang dengan sifat ini menjauhkan diri dari pergaulan sosial, mereka selalu khawatir dengan orang lain, menganggap orang lain sebagai ancaman, jiwa mereka dipenuhi ketakutan berlebihan, mengunci diri dari masyarakat sekitar, dan sulit untuk membantu orang lain. Rasa takut kepada kehidupan sosial telah menciptakan monster yang menyiksa jiwa mereka secara terus-menerus. Sifat ini diiringi oleh sifat egois, kikir dan buruk sangka. Akibatnya mereka jauh dari masyarakat dan diri pribadi mereka sendiripun terkungkung akan kekhawatiran terus menerus. 

Solusi: Orang dengan tipe seperti ini sebenarnya sangat membutuhkan pertolongan sesegera mungkin. Sahabat terbaik kepercayaan menjadi kunci penyembuhan, dimana orang dengan sifat ini biasanya sulit untuk mempercayai orang lain. Namun jika ada orang yang bisa mereka percaya maka itu merupakan sebuah kesempatan untuk membawa orang tersebut keluar dari zona ketakutannya dengan cara membawa mereka menyentuh pergaulan sosial secara bertahap dan perlahan hingga mereka merasa yakin serta meninggalkan kekhawatiran dan sifat menakutkan itu.

4. Panjang Angan-angan
Orang dengan sifat panjang angan-angan biasanya pemalas dan selalu memiliki persepsi sepihak. Kesengsaraan yang dirasakan oleh orang dengan sifat ini biasanya terletak dari mimpi yang berlebihan. Mereka biasanya berangan-angan tentang "keajaiban", seperti misalnya sedang berjalan tiba-tiba menemukan bongkahan emas sebesar paha kerbau. Atau mengharap tiba-tiba uang direkening bank-nya bertambah milyaran rupiah lantaran ada orang yang baik hati menyumbang dana dll. Masalahnya mereka selalu menanti-nanti keajaiban konyol tersebut tanpa memperhatikan faktor persentase kemungkinan terjadinya semua itu. Hingga waktu terus berlalu dan hari demi hari dipenuhi kesedihan akan mimpi-mimpi yang terus menerus bertambah-tambah dan menyiksa. Kita bisa melihat contoh orang dengan sifat ini adalah para pejudi. Biasanya berbual besar dan pemalas, terus menanti-nanti kemenangan besar padahal hartanya terkuras sedikit demi sedikit hingga habis.

Solusi: Orang dengan sifat diatas biasanya sangat tidak suka diberi saran dan nasihat. Namun orang tua atau orang yang mereka kagumi biasanya bisa meluruskan mereka secara perlahan-lahan. Memvonis orang dengan sifat ini hanya akan membuat mereka bertambah kacau. Orang yang mereka kagumi bisa mengalihkan kebiasaan mereka berkhayal digantikan dengan kreativitas serta membawa mereka sibuk dalam kegiatan yang menurut mereka menyenangkan hingga perlahan-lahan kebiasaan buruk itu terlupakan dan tak lupa juga proses pendekatan spiritual diperlukan.

5. Manusia tanpa keyakinan
Ciri-ciri menusia seperti ini identik dengan point nomor dua, hanya saja beda orang seperti ini terletak bukan pada pengakuan sosial, tapi pada sikapnya yang mudah terombang-ambing dan ragu-ragu. Biasanya mereka selalu menggantungkan banyak hal pada orang-orang atau benda yang mereka percaya bisa mengatasi semua itu hingga pada hal kecil sekalipun. Point ini saya menyebutnya sebagai sifat alay. Mereka tidak tahu apa yang seharusnya dilakukan, mereka tidak percaya pada dirinya sendiri. Sumber kesengsaraan pada orang dengan sikap ini adalah rasa khawatir kehilangan pegangan karena zona nyaman mereka adalah selalu bergantung pada kemampuan sesuatu atau orang lain dan mengabaikan kemampuan diri sendiri. Faktor pemicu sifat ini biasanya dipengaruhi erat oleh masa kanak-kanak mereka yang sangat mungkin kurang bahagia dan berada pada tekanan yang tinggi. Orang dengan sifat ini biasanya mudah panik, hilang kontrol dan sering bingung. Misalnya orang yang beranggapan kebahagiaan adalah dengan adanya uang yang banyak, tanpa uang mereka bisa menjadi gila dan menganggap kebahagiaan sirna. Ada pula yang beranggapan kebahagiaan bisa diraih dengan gengsi, baik pasangan yang tampan atau cantik, pendidikan yang tinggi hingga harta benda.

Solusi: Apabila anda merupakan orang terdekat dengan orang dengan sifat seperti diatas, maka anda bisa menjadi penuntun bagi mereka dengan cara bersikap tegas dan membangunkan jiwa mereka yang selama ini mati. Memberikan semangat tanpa henti pada mereka, dan tetap perduli walau mereka sedang ngambek. Karena orang dengan sifat tersebut tidak boleh berada dalam kesendirian terutama disaat sedih, mereka bisa melakukan hal-hal konyol karena panik dan bingung. Kekasih dan sahabat termasuk hewan peliharaan bisa membantu solusi untuk mereka, dan yang terutama ajaran agama harus dikedepankan sebagai solusi.

Yaa emosi muda, begitulah ada lima sebab besar faktor seseorang sulit menemukan kebahagiaan, senyum dan tawa bukanlah indikator sejati akan kebahagiaan. Misalnya tertawa besar-besar malah menunjukkan jiwa sedih yang bermuram durja. Bisa dikatakan faktor terbesar dari keseluruhan masalah diatas tak lain dan tak bukan adalah dikarenakan jauhnya seseorang dari Tuhannya. Bisa jadi seseorang itu terlihat seperti ahli ibadah, namun bisa jadi penyakit diatas menimpa mereka dikarenakan salahnya persepsi tentang Tuhan yang sebatas ritual penyembahan semata, hingga menutupi faktor lain tentang betapa luasnya ilmu ketuhanan itu sendiri.

Tak ada yang sempurna, mudah mengatakan syukur tapi sulit menjalaninya, gampang berucap ikhlas namun hati belum tentu. Namun jangan anda lupakan bahwa proses memegang peranan penting dalam pembelajaran. Sama halnya seperti anda merasakan betapa manisnya sejumput gula di lidah anda setelah anda memakan daun pepaya yang begitu pahit. Namun rasa gula tidak akan begitu manis lagi jika anda baru saja menikmati sesendok madu. Kehidupan adalah hadiah terindah dimana anda bisa berada disini dan saling mengenal. Dan obat dari segala obat luka kehidupan adalah mengingat mati. Kelak kita semua akan berakhir, karena itu saya meminta maaf jika ada salah atau penulisan yang tidak sesuai dan cukup sampai disini hehehhe. Bye.. Wassalam. 

(saran dan kritik harap tulis dikomentar) Image By: sleeppassport.com

G+

Seorang yang cukup gila dalam sisi lain kehidupan, yang jelas saya normal dan please jangan banyak protes :p, visit my FACEBOOK

Related Posts

Previous
Next Post »

3 comments

comments
19 Maret 2015 00.56 delete

Artikel yang sangat bermanfaat, terimakasih

Reply
avatar
17 Mei 2015 05.35 delete

mantap mas fitrarahim.blogspot.com

Reply
avatar

Saya sangat mengharapkan feedback dari pembaca mengenai postingan yang saya tampilkan. Komentar yang anda tulis harap di ketik dengan bahasa yang sopan, apabila saran dalam bentuk kritikan adalah kritikan yang membangun. Tidak meninggalkan link aktif, spamming (I do hate that), ataupun komentar yang tidak berhubungan dengan postingan.