Planet Kita, Rumah Kita

Planet Kita, Rumah Kita
Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Ya anda bertemu kembali dengan saya di malam minggu yang membosankan ini. Kali ini kita akan berdiskusi tentang rumah tempat kita tinggal, rumah seperti apa yang saya maksud? tak lain dan tak bukan adalah planet kita sendiri yakni bumi. Tempat dimana kita berpijak dan hidup, tempat dimana juga kita manusia menjadi virus mematikan bagi planet ini, Tempat yang indah yang perlahan-lahan mulai tewas oleh existensi manusia. Didalam postingan kali ini saya kana menyertakan sebuah video tentang kerusakan lingkungan yang sangat parah hingga berpotensi membahayakan manusia itu sendiri. Saya yakin anda semua faham yang saya maksud dan tujuan artikel ini dibuat. Mudah-mudahan postingan kali ini bisa mengajak anda berfikir dan mengambil kesimpulan untuk tetap menjaga rumah tercinta kita ini. Selamat membaca.

Selama 100 tahun terakhir atau lebih, manusia telah membuat kemajuan teknologi luar biasa dengan kecepatan perkembangan yang luar biasa pula. Kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi mungkin telah membuat hidup kita lebih mudah dan jauh lebih menarik, namun jejak limbah yang tersisa (dan masih terus diproduksi) mulai mengancam existensi kita sendiri. Polutan dari segala jenis bahan kimia, nuklir, sampah dan limbah elektronik secara serius telah mulai merusak lingkungan kita. Banyak lokasi dari limbah-limbah tersebut telah begitu drastis dalam memberikan dampak yang nyata serta potensi fatal yang nyata pula. Kota Chernobyl, Ukraina adalah sebuah contoh yang tepat, kota itu telah menyaksikan bagaimana kecelakaan pembangkit listrik bertenaga nuklir hancur dan menyebarkan racun radioaktiv ke seluruh penjuru kota. Bencana nuklir terburuk dalam sejarah manusia itu dan sejak itu pula kota itu kin telah menjadi kota hantu.

Meskipun kejadian tersebut tidak ada secara resmi dari fitur lokasi yang ada di Amerika Serikat, namun ada sejumlah tempat yang telah dinyatakan sangat beracun seperti Love Canal, New York, Tar Creek, Oklahoma, dan Gowanus Canal, New York. Kasus terakhir adalah praktek yang disebut Perekahan Hydraulic, atau Fracking, yang merupakan contoh sempurna dari metode modern yang telah dikaitkan dengan polusi air dan udara. Kehancuran Puncak Gunung adalah praktik kontroversial lain yang dikenal sebagai pencemaran air lokal dan satwa liar.

Seiring dengan sepuluh tempat yang disebutkan dalam video, di sini adalah tempat beracun lainnya di dunia yang telah menjadi lokasi sangat berbahaya dan mematikan.

1. Linfen, China: Kepulan asap polusi di kota Los Angeles USA mungkin akan dianggap sebagai masih lebih baik jika dibandingkan dengan polusi udara di kota Linfen, dan hal itu dianggap sebagai alasan di balik polusi yang disebabkan oleh industri manufaktur dan polusi mobil. "kota paling tercemar di dunia.". Itulah sebutan kota tersebut. Udara di kota itu begitu buruk, bahkan saking buruknya, jika anda meninggalkan pakaian anda ke udara terbuka maka warna pakaian dapat berubah menjadi hitam!

2. The Great Pacific Garage Patch: Limbah yang terutama terdiri dari sampah plastik telah menjadi sebuah pulau yang berukuran lebih dari dua kali dari ukuran Negara Bagian Texas dan lebih dari tiga puluh meter ketebalannya dan mengapung di Samudera Pasifik.

3. Rondonia, Brasil: Ini adalah wilayah yang paling gundul dari sebuah hutan hujan terbaik didunia, Amazon. Pepohonan yanga ada di ribuan hektar daerah itu telah ditebang dan dibakar. Wilayah yang dulu sekali begitu hijau kini telah berganti suram dengan lokasi peternakan.

4. Sungai Yamuna: Meskipun upaya serius telah dilakukan oleh pemerintah India untuk membersihkannya, namun sungai yamuna di India terus tercemar berat oleh sampah. Kota New Dehli sendiri menyumbang samaph sekitar 3.296 MLD limbah per hari. Sebuah jumlah yang mengerikan karena terlalu banyak, untuk fasilitas pengolahan limbah, pemerintah setempat kekurangan dana untuk menanganinya.

5. La Oroya, Peru: Sebuah smelter timah di kota ini yang dijalankan oleh sebuah perusahaan Amerika Utara bernama Doe Run, dinyatakan bertanggung jawab atas sejumlah besar limbah timbal  beracun yang telah mencemari kota. Telah diadakan sebuah test pada semua anak yang tinggal di lingkungan tersebut dan jelas ada timah beracun ditemukan dalam aliran darah mereka pada tingkat yang sangat membahayakan.

6. Danau Karachay, Rusia: Jumlah radiasi dari limbah pembuangan nuklir begitu kuat hingga bisa menyebabkan seseorang terbunuh bila berada ditempat itu dalam waktu satu jam saja. Kanker adalah masalah besar di antara para pekerja di fasilitas nuklir itu. Ada banyak kasus melahirkan bayi cacat dan leukemia pada penduduk yang tinggal di daerah sekitarnya. Ada juga kekhawatiran tentang penyebaran radioaktif di daerah yang jauh dimana pencemaran limbah nuklir dibawa oleh udara dan air sungai.

7. Space: Manusia juga telah meninggalkan jejak besar polusi dalam ruang angkasa, lebih dari 4 juta pon puing-puing ruang dan berbagai pesawat ruang angkasa saat ini sedang mengorbit bumi dan berpotensi jatuh dan membahayakan penduduk dibawahnya. Hal ini juga menimbulkan kekhawatiran besar bagi kecelakaan potensial yang dapat menyebabkan satelit komunikasi gagal berfungsi.


Nah demikianlah para pembaca yang budiman tentang betapa berbahayanya limbah produksi manusia, bukan berarti tulisan ini bermakna untuk menolak kemajuan zaman dengan menghentikan produktivitas manusia, namun kita juga harus bisa membedakan antara Explorasi dan Exploitasi lingkungan. Jika manusia bisa membuat penemuan canggih kemajuan zaman, maka sudah seharusnya juga manusia mencari penemuan baru untuk mengatasi semua permasalahan limbah dari semua penemuan itu. Melalui tulisan ini saya mengajak kita semua untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan planet kita ini dari kerusakan yang kelak akan merugikan diri kita sendiri. Akhir kata saya mengucapkan sekian dan terimakasih untuk telah mebaca postingan kali ini dan Wassalam. 

”Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar).” Al-Quran, Surat Ar-rum ayat 41.
Trims :)

G+

Seorang yang cukup gila dalam sisi lain kehidupan, yang jelas saya normal dan please jangan banyak protes :p, visit my FACEBOOK

Related Posts

Previous
Next Post »

Saya sangat mengharapkan feedback dari pembaca mengenai postingan yang saya tampilkan. Komentar yang anda tulis harap di ketik dengan bahasa yang sopan, apabila saran dalam bentuk kritikan adalah kritikan yang membangun. Tidak meninggalkan link aktif, spamming (I do hate that), ataupun komentar yang tidak berhubungan dengan postingan.