Skema Supernatural Dan Program Aneh Nazi

Skema Supernatural Dan Program Aneh Nazi

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Nazi telah lama hadir dengan berbagai plot, ekspedisi, dan skema yang terdengar cukup gila. Memang, sejarah sebenarnya tentang hal-hal seperti itu seringkali sangat berwarna dan aneh seperti yang telah "mereka" gambarkan di bioskop atau film di TV. Meski dalam pikiran saya pribadi, seringkali untuk tidak mempercayai secara begitu saja dari banyak hal yang dikabarkan tentang Nazi, ada banyak sekali propaganda untuk membenamkan identitas Nazi yang sebenarnya, semacam serangan untuk mencuci otak banyak orang agar meyakini bahwa Nazi adalah selalu gila, berbahaya, salah dan hadir tanpa ada kebenaran di dalamnya. Saya telah berbicara di sini sebelumnya tentang keterlibatan Nazi dalam segala hal di mulai dari okultisme, hingga basis rahasia Antartika, hingga ekspedisi yang diduga untuk menemukan Yeti. Namun perlu anda ketahui sebelumnya, semua tulisan saya tentang Nazi saya ambil dari berbagai riset dan informasi dari pihak rival Nazi, jadi saya belum menemukan informasi valid dari Nazi itu sendiri agar cerita menjadi berimbang, apa yang saya tuliskan bisa saja mengandung propaganda dari para pembenci Nazi dari segala pencarian yang saya lakukan untuk meneliti hal ini, saya merangkum berbagai informasi ini terutama tentang dugaan hal-hal aneh yang ada di dalamnya yang mungkin memiliki garis merah kaitan terutama dengan pergerakan politik dunia saat ini, mungkin anda akan bertanya-tanya, bukankah Nazi telah lama punah? Benar, anda tidak salah lagi, namun 99% informasi tentang Nazi selalu dikaitkan dengan hal negativ, bukankah ini juga menjadi sebuah pertanyaan? Jika Nazi selalu dipenuhi dengan hal negatif, lantas mengapa ada banyak negara yang mendukungnya, bahkan banyak orang bersedia untuk menjadi relawan dan berperang di pihak Nazi? Kita tahu, sejarah ditulis oleh para pemenang, jadi kebenaran bisa jadi selalu samar ditangan para pemenang, tentunya dengan berbagai kepentingan, terutama kepentingan kelompok gerakan yang sangat membenci pihak anti semit. Dalam tulisan kali ini, kita akan kembali mengulas berbagai berita tentang keanehan yang mengelilingi keberadaan Nazi dan sepak terjangnya.

Rumah Mewah Untuk Almarhum

Rumah Mewah Untuk Orang Mati
Image credit to Daniel Braun
Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Kebanyakan dari kita akan berfikir, bahwa kematian adalah akhir dari keberadaan di dunia ini untuk melanjutkan perjalanan ke dunia lain, namun sepertinya pendapat tersebut tidak berlaku di sebuah tempat di Filipina, dimana kematian tidaklah mengakhiri gaya hidup mewah beberapa penduduk China kaya di Manila. Mereka dikubur oleh orang-orang tercinta mereka di sebuah kuburan raksasa super mewah yang dikenal sebagai Chinese Cemetery of Manila. Tempat ini adalah sebuah pemakaman terkenal, dengan banyak makam mencapai seukuran rumah besar dengan semua fasilitas modern yang berada di dalamnya! Sebuah lokasi pemakaman yang membuahkan pertanyaan dalam pikiran kita tentang kaitan antara kehidupan dan kematian, lokasi pekuburan yang mengundang kontradiksi dengan ekonomi masyarakat kota Manila. Selamat datang di Chinese Cemetery of Manila!

Makam-makam mewah atau yang biasa disebut sebagai mausoleum ginormous yang berjejer di kedua sisi jalan dua arah di dalam kompleks area pemakaman ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas mutakhir yang tidak semua orang hidup bisa memilikinya. Makam-makam ini memiliki dapur dan kamar mandi, berperabot lengkap dan tentu saja dengan perlengkapan mewah, termasuk kamar tidur lux untuk kerabat yang berkunjung. Beberapa tempat ini bahkan memiliki penduduk penuh waktu yang tampaknya tidak keberatan berbagi ruang hidup mereka dengan kematian yang berbaring di bawahnya.

Rumah Mewah Untuk Almarhum
Copyright Edgar @ Flicker

Rumah Mewah Untuk Almarhum
Copyright Edgar @ Flicker

Rumah Mewah Untuk Almarhum
Copyright Edgar @ Flicker

Rumah Mewah Untuk Almarhum

Pemakaman yang sangat tidak konvensional ini pertama kali didirikan oleh komunitas dagang China di Manila saat penjajah Spanyol mencegah mereka untuk menggunakan pemakaman Katolik. Mereka dipaksa untuk menemukan tempat mereka sendiri untuk menguburkan keluarga dari komunitas mereka, dan sepertinya mereka benar-benar berusaha untuk menyesuaikannya sesuai keinginan mereka sendiri, memastikan bahwa orang yang mereka cintai merasa nyaman berada di akhirat. Pemborosan pemakaman model ini diyakini mencerminkan rasa hormat yang besar yang dimiliki orang Tionghoa terhadap anggota keluarga mereka yang telah meninggal, mereka percaya bahwa jiwa orang mati hidup di dunia lain dan kuburan mereka seharusnya menjadi rumah bagi mereka di Bumi. Jadi, jika sebuah keluarga mampu membelinya, maka akan sangat masuk akal bagi mereka untuk membangun rumah pemakaman yang tingginya bahkan bisa mencapai tiga tingkat.

Tapi rupanya, Pemakaman China di Manila ini tidak pernah dimaksudkan untuk menjadi sesuatu yang mewah seperti saat ini. Nicky Chen, pemilik blog Behind the Story mengunjungi tempat tersebut dan menemukan sebuah peraturan pemakaman yang diukir di batu. Beberapa di antaranya menyatakan bahwa "Orang kaya harus hemat dan sederhana dalam pemakaman mereka, dan pemakamannya harus sesuai dengan tradisi Tionghoa", "Desain situs makam harus sederhana dan bermartabat" dan "Untuk mencegah kemewahan, harga satuan ditetapkan pada perkembangan geometrik". Namun, jika dilihat dari tampilan tempat ini, sepertinya warga china manila sudah lupa sama sekali tentang peraturan bijaksana leluhur mereka seperti yang tertulis diatas.

Rumah Mewah Untuk Almarhum

Mengingat betapa nyamannya rumah-rumah pemakaman ini, menjadi tidak mengherankan bila banyak kerabat berkunjung dan kemudian memutuskan untuk tetap tinggal di sana secara permanen. Bahkan, beberapa warga di pemakaman China tersebut mengklaim bahwa mereka lahir di kompleks pemakaman itu sendiri dengan segala kemudahan modern yang tersedia bagi mereka, termasuk listrik, air bersih, drainase, saluran telepon, konektivitas seluler, dan bahkan restoran lokal.

Rumah Mewah Untuk Almarhum
Copyright BoyWander

Rumah Mewah Untuk Almarhum
Copyright Metro Manilan @ Flicker
Saat ini, pemakaman mewah warga China telah menjadi objek wisata yang populer di kota ini, lengkap dengan pemandu profesional. Hanya dengan 200 peso saja, anda dapat melakukan tur keliling lingkungan eksentrik yang dihuni oleh para almarhum dan orang-orang yang masih hidup. Pengunjung juga bisa memilih untuk menyewa sepeda sebagai gantinya, dan menjelajahi tempat-tempat yang luas dengan berbagai disain mewah nan menarik sekaligus kontradiksi.

Video Dokumenter Pemakaman Mewah Di Manila - Filipina


Menariknya lagi, kompleks pemakaman ini bukanlah satu-satunya pemakaman di Manila yang dihuni oleh orang mati dan manusia yang masih hidup. Secara dilematis beberapa kondisi malah sangat berbalik dengan keadaan perkonomian yang ada. Beberapa waktu lalu, saya menulis tentang kehidupan di pemakaman di utara kota manila, di mana sekitar 10.000 orang gelandangan tinggal di kuburan berdampingan dengan jenazah selama bertahun-tahun, pejabat kota telah melakukan upaya untuk memindahkan orang-orang untuk keluar dari kompleks kuburan tersebut dan memberi mereka pilihan perumahan, namun beberapa keluarga yang bermukim disini lebih memilih untuk kembali ke rumah menyeramkan mereka yang lama di pekuburan. Untuk lebih lengkapnya anda bisa membaca di link yang saya cantumkan di akhir artikel. Semoga bermanfaat dan Wassalamualaikum.

Baca Juga; Hidup Di Antara Kematian

Puisi Harapan

Sajak Harapan

Hikayat Harapan

Hidup ini begitu singkat
Di antara waktu yang tak pernah mundur
Dalam duka atau suka
Di tengah luasnya hamparan harapan
Untuk memahami makna kehidupan

Tak ada di dunia ini yang abadi
Tak ada duka yang tak berakhir
Silih berganti
Pahit manis itulah hidup

Lihatlah rerumputan
Yang menari bersama angin
Mereka tak pernah menolak takdirnya
Selalu ceria meski apapun yang terjadi

Memang..
Adakalanya hidup tak seperti yang kita harapkan
Duka menghampiri membawa badai air mata
Dan terkadang menganggu mimpi yang indah

Namun akan selalu ada harapan
Akan selalu ada jalan terbentang
Sesuatu yang membuat kita bertahan
Untuk terus menjalani kehidupan ini
Serta meraih apa yang kita impikan
Dan belajar untuk merelakan kehilangan
Agar kita faham arti kebahagiaan
Dengan segala yang telah Tuhan anugerahkan

Jangan bersedih lagi..
Tak ada yang perlu dikhawatirkan
Semua akan indah pada waktunya
Sedih tangis akan terbayar
Berganti suka cita dan riang tawa
Kisah bahagia akan terajut sempurna
Bagai hadirnya pelangi setelah badai berlalu

Berakhir indah seperti yang di pinta di dalam doa
Doa bertabur harapan, yang tak pernah Tuhan abaikan.

By: Ahmad Raj 3 Desember 2017


Baca Juga: Puisi Hujan

Para Penjelajah Waktu - Melompati Zaman Yang Berbeda

Para Penjelajah Waktu - Melompati Zaman Yang Berbeda

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Perjalanan menembus waktu. Hal semacam ini telah menjadi tema dari banyak buku fiksi ilmiah, acara TV, dan film, plus telah menangkap imajinasi kita dan menghancurkan pikiran orang-orang yang telah merenungkannya. Tapi bagaimana jika perjalanan waktu lebih dari sekedar konstruksi fantastis dari fiksi ilmiah? Bagaimana jika hal itu adalah nyata? Bahkan lagi, bagaimana jika sudah ada penjelajah waktu berada di luar sana diantara kita? Meskipun ada banyak perdebatan tentang apakah perjalanan waktu mungkin atau tidak sama sekali, namun itu tentu saja tidak menghentikan cerita tentang orang-orang yang telah diduga berhasil mencapainya, dan ada banyak kasus aneh tentang perjalanan waktu yang telah terangkum. Artikel ini tidak akan masuk ke lokasi spesifik dan ranah logis dari proses perjalanan waktu itu sendiri. Saya tidak akan meniup kedalam pikiran anda dengan berbicara tentang fisika kuantum, kontinum ruang dan waktu, dan paradoks yang berpotensi membuat runyam pemahaman kita dengan istilah sains yang membingungkan. Apa yang akan saya lakukan adalah berupaya mengajak anda untuk berfikir dengan memberi anda beberapa kasus aneh tentang perjalanan nyata menembus waktu serta orang-orang yang mengaku telah melakukannya. Selamat membaca.

Membedah Kitab Sihir Ars Goetia Luciferian 2

Membedah Kitab Sihir Ars Goetia Luciferian 2

Warning: Konten di dedikasikan hanya untuk ilmu pengetahuan saja, jangan sesekali meniru praktik kebodohan yang termaktub di artikel ini, tidak ada sajian tutorial sihir sama sekali. Saya hanya menuliskan ini sebagai sarana menambah wawasan, bukan untuk mempropagandakan ilmu sihir!

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Artikel kali ini adalah kelanjutan dari sesi pertemuan kita sebelumnya yang membahas kitab sihir Ars Goetia. Dan baru kali ini saya membuat artikel yang begitu panjang hingga mencakup dua postingan. Memang, bahasan kali ini cukup berat, namun saya rasa ini cukup penting untuk membuka wawasan dan pengertian baru tentang dunia sihir dan seluk beluknya. Dan tidak menunggu berlama-lama lagi dengan segala basa-basi, berikut dibawah kita melihat kelanjutan dari daftar 72 Iblis yang berada dalam list kitab sihir Ars Goetia Luciferian.

Membedah Kitab Sihir Ars Goetia Luciferian

Membedah Kitab Sihir Ars Goetia Luciferian

Warning: Konten di dedikasikan hanya untuk ilmu pengetahuan saja, jangan sesekali meniru praktik kebodohan yang termaktub di artikel ini, tidak ada sajian tutorial sihir sama sekali. Saya hanya menuliskan ini sebagai sarana menambah wawasan, bukan untuk mempropagandakan ilmu sihir!

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Pada postingan terdahulu, saya menuliskan berbagai kitab-kitab sihir kuno yang pernah dan bahkan masih digunakan saat ini sebagai pegangan para penyihir, ternyata postingan tersebut mendapat respon yang cukup tinggi, dan hingga saat ini masih menjadi popular post, banyak pertanyaan yang saya terima di inbox facebook saya berkenaan dengan apa yang saya tulis. Memang banyak hal yang tidak lazim yang saya tulis di blog ini justru mendapat respon bukan dari kolom komentar yang saya sediakan, tetapi malah menumpuk di inbox saya. Saya memaklumi, mungkin para pembaca merasa agak sungkan untuk berkomentar secara vulgar demi kerahasiaan privasi, apalagi pertanyaan-pertanyaan tersebut terkait dengan misteri kontroversial, termasuk diantaranya adalah keberadaan kitab-kitab yang saya sebut dalam artikel saya.

Daun Khat, Narkoba Halal Untuk Muslim?

Daun Khat, Narkoba Halal Untuk Muslim?

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Pada pukul 4 sore hari, banyak pria yang berjalan di jalan-jalan kota Sana'a sedang dalam keadaan "fly", atau setidaknya hampir, bukan karena mendapat efek dari jenis narkotika yang diproduksi oleh pabrik, tapi mereka "high" dengan khat. Khat adalah sejenis pohon semak yang daun mudanya mengandung senyawa dengan efek yang serupa dengan yang ada di dalam amfetamin atau sabu-sabu. Khat sangat populer di banyak negara di semenanjung Arab dan juga di negara-negara Tanduk Afrika, namun di Yaman, ini adalah kecanduan nasional yang parah. Sebanyak 90% pria dan 1 dari 4 wanita di Yaman diperkirakan mengunyah khat, menyimpan gumpalan di sebelah pipi dan khat perlahan-lahan turun ke dalam tubuh dan memasuki aliran darah. Pendatang baru ke ibukota kuno Yaman ini tidak bisa melewatkan tontonan dimana hampir seluruh populasi dewasa menunjukkan pipi yang penuh dengan kunyahan khat, menyisakan warna kehijauan dari daun dan cabang yang dibuang.

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Sebuah pemakaman umum di Manila Utara Filipina, dibuka pada tahun 1904, dan merupakan salah satu yang tertua dan terbesar di Filipina. Dengan berbagai susunan makam besar yang rumit serta deretan mausoleum makam yang sederhana dan penuh sesak ini merupakan rumah bagi satu juta jenazah dan ditambah ribuan orang lainnya yang masih hidup yang tinggal disini.

Tempat pemakaman ini, termasuk merupakan lokasi dari peristirahatan terakhir presiden, bintang film dan ikon sastra, menariknya, kompleks pemakaman ini juga dihuni oleh beberapa orang termiskin di Manila. Banyak yang tinggal di dalam ceruk dan bangunan makam dari keluarga kaya yang membayar uang saku untuk membersihkan dan mengawasi kuburan sanak saudara mereka.

Sedangkan yang lainnya menemukan cara yang berbeda untuk melibatkan perkonomian dari kematian dan penguburan. "Sebenarnya tidak ada pekerjaan di dalam kuburan ini, jadi saya mengajari diri sendiri bagaimana melakukan ini di tahun 2007," Ucap Ferdinand Zapata, 39 tahun, mengatakan saat dia memahat nama almarhum ke permukaan nisan marmer berukir.

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati
Sebuah keluarga makan siang di Manila North Cemetery, tempat mereka tinggal di antara makam.
"Ini adalah pekerjaan terbaik di pemakaman karena anda tidak memiliki atasan," kata Zapata, yang tumbuh di pemakaman dan telah membesarkan dua anak di sini. "Tukang batu yang membuat ceruk dan mausoleum bisa menghasilkan lebih banyak lagi."

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati
Seorang pria mengerjakan sebuah nisan. Seorang penduduk lainnya yang melakukan pekerjaan yang sama menyebutnya sebagai "pekerjaan terbaik di pemakaman."
Sebanyak seperempat dari 12 juta penduduk Manila adalah "pemukim informal." Mereka yang berada di pemakaman ini lebih memilih ketenangan dan keamanannya yang relatif jauh dari daerah kumuh kota yang berbahaya. Hanya kemampuan yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan yang tidak aman serta penuh sesak di sini.

Di pemakaman ini, banyak bangunan sementara dibangun di atas makam, banyak keluarga menjalani hari-hari mereka. Mereka mengobrol, bermain kartu dan menonton opera sabun di TV yang dipasang di dekat batu nisan atau ornamen salib hias.

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati
Duduk di makam, Lorgen Lozano, 14 tahun, menonton opera sabun di makam tempat keluarganya tinggal. Dia tidur di makam saat malam hari.
"Kadang sulit tinggal di sini," kata Jane de Asis, 26 tahun, yang tinggal di sebuah makam klasik dengan seorang putra, dua saudara perempuan, anak-anak saudara perempuannya dan ibunya, yang ia dibayar untuk mengurus makam tempat tinggalnya. "Kami tidak selalu memiliki listrik dan tidak memiliki air bersih. Khususnya sangat sulit di musim panas, begitu panas."

Pada malam hari, orang tidur di makam. Hal seperti itu mungkin akan tampak menyeramkan bagi banyak orang, namun bagi para penduduk disini, itu merupakan pilihan praktis. Dan banyak orang di negara katolik religius ini melihat batas antara yang hidup dan yang mati begitu dekat.

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati
Noemi Canilang, 41 tahun, beristirahat di sebuah mausoleum keluarga dengan cucunya yang berusia 8 bulan. Dia telah merawat mausoleum ini selama 25 tahun dan tidur di sana bersama lima anggota keluarganya. Dia menerima uang saku bulanan sebesar 50 peso, atau sekitar US$1.
Isidro Gonzalez, 74 tahun, suka berbicara dengan ibunya, katanya saat ia duduk menyenderkan punggungnya ke makamnya, sambil mengerjakan teka-teki silang. "Mungkin dia bisa menjawab saya, tapi sejauh ini dia masih belum!"

Listrik di rumah-rumah yang dikonversi ini adalah hasil dari jumper atau curian, dan sebagian besar penduduk tidak memiliki air. Di beberapa sumur publik, orang berbaris dengan gerobak berisi jerigen atau botol air kosong, menunggu untuk mengisinya.

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati
Seorang anak laki-laki mendorong gerobak dengan roda patah setelah mengisi tong air di sumur umum. Kebanyakan warga tidak memiliki air sendiri. 
Di tengah semua ini, adalah bisnis normal pemakaman terus berlanjut. Pada hari yang sibuk bisa ada sebanyak 80 jenazah yang dimakamkan disini.

Beberapa warga disini, seperti pria berusia 54 tahun yang menyebut dirinya Pastor Ramona, mendapat bayaran dari kunjungan sanak keluarga untuk memimpin doa di sebuah kuburan. Pastor Ramona kadang mengenakan kaus bergambarkan wajah Yesus.

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati
Seorang pria yang menyebut dirinya sebagai Pastor Ramona, 54, memimpin sebuah doa di atas sebuah makam.
Kompleks pemakaman ini begitu padat dengan kuburan dan ruangan sehingga mobil jenazah sering kali tidak bisa mencapai tujuannya. Orang-orang yang berkabung kemudian harus membawa peti mati itu disepanjang sisa perjalanan, memanjat makam lain dan melewati lorong antara mausoleum yang ada.

Glen Baleña, 26 tahun, dikebumikan pada hari Minggu, hari libur yang biasanya selalu menjadi hari yang sibuk. Baleña meninggal karena infeksi otak, kata sanak saudaranya.

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati
Keluarga dan teman-teman memberi penghormatan kepada Glen Baleña, 26. Dia meninggal karena infeksi otak, kata sanak keluarganya.
Makam umumnya disewa selama lima tahun. Setelah itu, jika kerabatnya berhenti membayar, petugas pemakaman akan menggali kembali jenazahnya, setelah masa tenggang. Tulang tengkorak dan tulang akan dimasukkan ke dalam karung, kemudian di letakkan disebuah tempat untuk di ambil oleh keluarga, atau bahkan dibiarkan begitu saja, jadi tulang belulang dan bekas pakaian jenazah yang mereka kubur, adalah pemandangan biasa disini.

Orang-orang meninggalkan sesaji makanan ringan, minuman dan kadang-kadang rokok di makam keluarga mereka. Anggota keluarga sering terlihat di sana, mengucapkan doa, menyalakan lilin atau sekedar ngobrol.

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati
Mengunjungi makam keluarga.
Pada pagi hari baru-baru ini, bau tajam dari methamphetamine atau sabu-sabu tercium melalui sebuah sudut terpencil pemakaman. Hal itu mengarah kepada seorang wanita paruh baya yang sedang mengisap narkoba itu dari sepotong foil, sementara putrinya memegang bayi yang baru lahir. Anak laki-laki remaja di dekat mereka tidur di puncak batu nisan atau di tempat tidur gantung.

Warga mengatakan penggunaan narkoba dan kejahatan telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir; Zapata, seorang pemahat batu nisan, menduganya kira-kira sejak pada tahun 2000, saat perbersihan perkampungan kumuh di dekatnya telah menyebabkan gelombang penduduk baru. Tindakan keras Presiden Rodrigo Duterte terhadap pengedar narkoba dan pecandu juga dirasakan di Manila Utara. Pada bulan September, tiga orang tewas di sini dalam kasus yang disebut polisi sebagai operasi anti narkoba, mereka dikatakan telah mencoba menjual sabu-sabu seharga 10 dolar.

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati
Patung di kuil dilindungi dari debu dan hujan oleh penutup plastik.
Virginia Javier, 90 tahun, mengatakan bahwa penduduk sekarang mengunci gerbang ke makam mereka, yang tidak terjadi beberapa tahun yang lalu. "Karena Duterte menjadi presiden, setiap kali ada serangan polisi di sini, saya pulang ke rumah untuk anak-anak saya, biasanya," kata Mrs. Javier saat ia merawat tanaman pot di luar salah satu dari 10 mausoleum yang ia urus. Saat senja turun, banyak orang menasihati saya untuk pergi, mereka mengatakan bahwa tidak aman berjalan keliling setelah kegelapan.

Pada siang hari, rumah baru dibangun dari makam sederhana, karena para pekerja menambahkan dinding beton sementara dan atap besi yang sering kali dipulung dari tempat lain.

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati
Pekerja meninggikan bangunan di atas makam lainnya.
Orang mati sering hadir secara konstan di sini, dengan satu atau lain cara. "Ada saatnya saya mendengar berisik atau suara, saya diam saja, dan saya tahu ini suara orang mati," kata Mrs. Javier. Suaminya, Felix, mengatakan bahwa hantu adalah "sesuatu yang anda lihat di bioskop."

Banyak anak-anak di pemakaman itu, bermain dengan gembira di antara makam, mereka tampak tidak peduli sama sekali dengan hantu.

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati
Anak-anak bermain di kolam di sebuah makam.
Di sini dan di sana ada toko sembako, menjual cemilan dan kebutuhan pokok seperti sabun. Mereka juga menjual lilin, bagi para pengunjung yang ingin memberi penghormatan di makam orang yang mereka cintai. Beberapa warung bahkan memiliki mesin karaoke, yang populer di malam hari.

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati
Sebuah kedai kecil dibangun di atas sebuah makam.
Saat cuaca mulai sejuk, anak laki-laki dan remaja laki-laki bermain basket di lokasi yang telah diimprovisasi menjadi lapangan, atau versi biliar yang populer di daerah kumuh Filipina.

Malam hari tiba, seringkali Mr Gonzalez, 74 tahun, berada disana, ia mengerjakan teka-teki silang di ruang bawah makam keluarga, tidur di sana. Tapi dia bukan penduduk asli disini, dia memiliki sebuah kondominium di Manila. Lingkungan tempat ia tinggal sebenarnya, lebih berbahaya daripada pemakaman. Seperti yang dia katakan, "Orang mati tidak bisa menyakitimu."

Kerasnya Kehidupan Diantara Orang Mati
Warga memainkan billiar kayu aka tusot.
Nah emosi muda,.. Apa yang anda pikirkan dengan semua hal yang kita lihat diatas? Kesulitan dalam kehidupan atau hal yang mungkin tampak menyeramkan? Apapun itu, masyarakat yang tinggal di pemakaman Manila saat ini sedang menjadi sebuah permasalahan yang rumit bagi kota setempat, kepadatan penduduk dan aksi mriminal tidak jarang terjadi di wilayah kumuh dengan ekonomi yang sulit. Dan saya rasa, apa yang terjadi disini bisa menjadi pelajaran bagi warga-warga kota lainnya di Nusantara untuk memanajemen perkotaan dengan lebih baik dan didukung dengan pendidikan yang cukup pada masyarakat, mungkin bisa mencegah apa yang terjadi di Filipina untuk tidak terjadi di Nusantara. Memang, tingginya populasi sering menjadi masalah, namuan inti permasalahan menurut saya bukanlah disitu, melainkan pada kemerataan penduduk plus perekonomian, pendidikan dan kesadaran serta produktivitas masyarakat untuk membangun perkotaan yang menjadi tempat tinggal yang layak huni, memang, semuanya tidak semudah membalik telapak tangan, namun bukan juga tidak mungkin ya kan? Semoga anda berfikir dan Wassalamualaikum.

Video Dokumenter Kehidupan di tengah pemakaman Filipina


Versi artikel ini di cetak dalam bahasa Inggris pada tanggal 26 Juni 2017, di halaman A7 edisi New York dengan Headline: Hard Life Among the Dead for Thousands of Filipinos. Kredit foto: Adam Dean untuk The New York Times.

Baca Juga; Berburu para penyihir

Yesus Tidak Disalib, Ia Wafat Di Jepang?

Yesus Tidak Disalib, Ia Wafat Di Jepang?

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Tidak peduli seperti apa dan seberapa besar nilai religius dari seseorang yang menganut agama samawi (Islam, Kristen dan Yahudi), tidak dapat disangkal lagi bahwa Yesus atau Isa Alaihissalam adalah salah satu tokoh yang mudah dikenali di dalam semua agama ini, dan khususnya didalam agama Kristen, tokoh tersebut menjadi figur utama yang menjadi sentral keyakinan. Ada banyak kisah dan petualangan yang dikaitkan dengan sosok ini, namun apakah dari salah satu dari banyak kisah petualangan yang melibatkan Yesus ini pernah membuncah hingga ke zaman Jepang kuno? Rasanya nyaris tidak bisa diterima oleh banyak orang, namun menurut cerita rakyat di sebuah desa pegunungan terpencil di sudut utara Jepang, Yesus tidak hanya melakukan perjalanan ke Jepang, namun juga menemukan tempat peristirahatan terakhirnya di sana ketimbang wafat di kayu salib bukit Golgota. Mungkin bagi banyak orang, khususnya bagi anda yang menganut keyakinan trinitas kristen, anda akan mulai menggaruk-garuk kepala anda sekarang juga, dan dalam artikel kali ini, emosianisme akan mengajak anda menelaah kisah ini, yuk mari kita lihat kisah aneh tentang kehidupan Isa Alaihissalam ini dan mengkaji ada seberapa banyak kebenaran yang terbaring di sana.

Makam Yesus Di Jepang
Terselip di daerah pegunungan prefektur Aomori, di wilayah utara Jepang, adalah sebuah desa bernama Shingō. Ini adalah desa sederhana yang hanya di huni sebanyak 2.632 orang, dan penduduk desa ini umumnya berprofesi sebagai petani dengan gaya hidup pedesaan sederhana. Sebagian besar penduduk di sini juga beragama Buddha atau Shinto, dengan hanya satu orang penduduk saja yang menganut Kristen dan tidak ada gereja yang dapat di temui. Memang, dari 128 juta warga Jepang, hanya 1% saja yang mengidentifikasi diri mereka sebagai orang Kristen. Hal ini menjadi semakin membingungkan dengan hadirnya sebuah legenda yang melibatkan figur tokoh terpenting agama Kristen yang telah mengakar di sini. Sulit untuk membayangkan bahwa dari semua tempat yang ada di dunia ini, Yesus akan menemukan jalan menuju ke sebuah dusun gunung yang terpencil di Jepang, namun kepercayaan ini sudah lama dipelihara oleh orang-orang di daerah ini, dengan tentang apa yang terjadi disini beserta seluruh cerita sama anehnya seperti yang kita duga.

Menurut kisah, Yesus pergi ke Jepang saat ia berusia 21 tahun, selama 12 tahun kesenjangan dalam Injil Perjanjian Baru yang dikenal sebagai "tahun-tahun yang hilang." Yakni tahun-tahun dimana saat itu keadaan Yesus tidak diketahui. Dikatakan bahwa dia datang untuk belajar teologi (Ilmu agama), dan pendaratan pertamanya di Jepang adalah di sebuah tempat bernama Amanohashidate, yang merupakan sebuah pelabuhan di pantai barat. Setibanya di sana, Yesus dikatakan telah belajar dengan seorang ahli teologi di Gunung Fuji, belajar tentang agama, filsafat, dan tentang bahasa dan budaya Jepang. Yesus dikatakan telah benar-benar membenamkan dirinya ke dalam gaya hidup Jepang selama hari-harinya di sini. Studi ini berlanjut sampai ia berusia 31 tahun, dan kemudian dia melakukan perjalanan panjangnya kembali ke Yudea, di mana dia menceritakan petualangan eksotisnya di tanah timur yang misterius dan jauh ini, yang disebutnya sebagai tanah suci.

Yesus Tidak Disalib, Ia Wafat Di Jepang?
Kuburan yang di yakini sebagai makam Yesus di Shingo
Di sinilah kisah semakin berubah menjadi lebih aneh lagi. Menurut legenda tersebut, setelah kembali ke tanah airnya, Yesus mengalami keadaan dimana kemudian ia akan dijatuhi hukuman penyaliban, namun ia dapat melarikan diri saat saudaranya, yang disebut "Isukiri" oleh istilah orang Jepang (Isukiri, terdengar identik dengan "Iskariot" atau Judas Iskariot, memang faktanya orang Jepang sering kesulitan untuk mengucapkan frase bahasa diluar bahasa mereka sendiri), Isukiri dipercaya diam-diam bertukar tempat dengannya. Dalam kisah ini, Isukiri yang disalibkan di kayu salib dan bukan Yesus itu sendiri, sementara Yesus sendiri melarikan diri kembali ke Jepang yang membawa serta tidak lain adalah seikat rambut Siti Maryam atau Perawan Maria dan telinga terputus dari saudara laki-lakinya yang ditakdirkan mati. Setelah menempuh perjalanan darat yang sulit dan melintasi gurun Siberia yang beku, Yesus tiba di kota Hachinohe, Jepang, sebelum akhirnya pergi ke desa terdekat di Shingō.

Dalam pengasingannya di Shingō, Yesus dikenal sebagai Daitenku Taro Jurai, dan dikatakan ia telah mengambil jalan hidup sederhana dengan menanam bawang putih dan membantu orang lain yang membutuhkan. Dia bahkan konon akhirnya menikahi seorang putri petani yang bernama Miyuko dan menjadi ayah dengan tiga orang anak. Kisah selanjutnya mengatakan bahwa Yesus menjalani kehidupan yang panjang dan bahagia di kota pegunungan ini, ia hidup sampai usia 106 tahun. Saat dia meninggal dunia, jenazahnya menjadi sasaran kebiasaan pemakaman saat itu. Tubuhnya dibentangkan di puncak bukit selama empat tahun, setelah itu kemudian tulang-tulangnya dibundel dan dikebumikan dalam sebuah kuburan yang masih dapat ditemukan di desa tersebut. Telinga saudara laki-lakinya, Isukiri, dan juga seikat rambut Perawan Maria juga dikuburkan berdampingan dengan makamnya. Sampai hari ini, keturunan Yesus, dikatakan masih hidup dan tinggal di desa itu, mereka dikenal sebagai keluarga Sawaguchi.

Seluruh legenda itu jelas akan tampak konyol, tidak masuk akal, atau bahkan mungkin beberapa orang akan segera menghujat orang-orang yang mempercayai kisah ini, tapi, ada banyak "bukti" yang diumumkan selama bertahun-tahun untuk mendukung keseluruhan dari kebenaran cerita ini. Termasuk diantaranya adalah beberapa pakaian tradisional di kawasan ini, adanya pakaian yang memiliki bentuk menyerupai jubah toga yang dikenakan oleh pria disini tidak seperti pakaian Jepang lainnya, dan juga kerudung yang dikenakan oleh para wanita, yang semuanya tampak seperti sesuatu yang lebih alkitabiah berasal dari Palestina ketimbang pakaian tradisional Jepang. Selain itu, beberapa tradisi kuno di kawasan ini yang dianggap tidak memiliki akar budaya Jepang, seperti membawa bayi dalam keranjang anyaman, membungkusnya dengan jubah yang disulam dengan sesuatu yang mirip dengan Bintang Daud, serta prosesi menandai dahi mereka dengan menggunakan arang. Bahkan dialek daerah ini dikatakan masih memiliki hubungan dengan "Tanah Suci", dengan beberapa kata yang lebih menyerupai bahasa Ibrani ketimbang bahasa Jepang. Bahkan nama desa ini dulunya disebut Herai, yang sangat mirip dalam kata bahasa Jepang yang menyebut bahasa Ibrani sebagai Heburai. Di atas semua ini, pernah dikatakan bahwa banyak penduduk desa ini memiliki wajah yang tampak jelas asing dan bermata biru, memang kita bisa abaikan bahwa Yesus memiliki mata biru atau tidak, namun mata biru di desa tersebut jelas terlihat sebagai pertanda bahwa mereka adalah keturunan dari seseorang yang bukanlah berasal dari Jepang!

Mungkin salah satu kepingan bukti yang paling dikenal dari legenda ini adalah kumpulan dokumen yang disebut sebagai Takenouchi Documents atau Dokumen Takenouchi yang ditranskripsikan dari sebuah gulungan yang ditemukan di daerah tersebut pada tahun 1936 dan bertanggal pada zaman Yesus. Dalam gulungan kitab itu ada teks-teks yang diduga menguraikan kehendak dan kesaksian terakhir tentang Yesus Kristus, serta renungan tentang kehidupannya di Jepang. Dokumen-dokumen tersebut dikatakan telah ditulis sekitar 1.500 tahun yang lalu dari dokumen dan gulungan yang lebih tua lagi, dan kemudian diturunkan dari generasi ke generasi oleh keluarga Takenouchi sebelum akhirnya bisa diakses oleh publik pada tahun 1800an.

Dokumen Takenouchi ini, walaupun sangat menjadikan penasaran, namun sebagian besarnya dianggap sebagai hoax, karena dokumen ini merupakan hasil kerja seseorang yang menulisnya ke dalam versi bahasa Jepang, seorang yang memproklamirkan dirinya sebagai "Kosmoarcheologist" bernama Wado Kosaka. Ini adalah orang yang sama yang menjadi terkenal karena pernah mencoba untuk menghubungi UFO di sebuah saluran TV nasional, jadi informasi apapun yang datang darinya sepertinya masih perlu dipertanyakan. Kemudian lagi, dokumen tersebut hilang selama Perang Dunia II semakin menambah teka-teki. Dan saat ini, dokumen-dokumen tersebut secara luas dianggap palsu, seorang profesor Universitas Kyoto bernama Toji Kamata bahkan menyebutnya sebagai "Fakelore" alias dongeng. Meskipun begitu, ada dugaan tentang gulungan lain yang telah ditemukan di sini yang menceritakan tentang hari-hari Yesus berada di desa pegunungan ini.

Yesus Tidak Disalib, Ia Wafat Di Jepang?
Plakat yang berada di dekat makam Yesus
Di zaman modern ini, kuburan yang konon tempat Yesus di makamkan, rambut Perawan Maria, dan telinga saudara laki-laki Yesus, semuanya tetap berada di Shingō. Makam Yesus ini sendiri dikenal sebagai Kurisuto no Haka atau dalam bahasa Jepang secara harfiah berarti "Makam Kristus", berada di atas sebuah bukit dengan sebuah salib yang menonjol di atasnya, sementara gundukan yang berisi lainnya terletak di dekatnya. Reproduksi gulungan Takenouchi, termasuk terjemahannya ke dalam bahasa Inggris, yang menguraikan tentang kehidupan Yesus di sini juga dipegang oleh desa ini. Malah sebenarnya, desa ini memiliki museum untuk itu, yang disebut The Legend of Christ Museum, didedikasikan khusus untuk legenda Yesus di Jepang yang letaknya tidak jauh dari kuburan itu sendiri. Museum ini berisi dokumen Takenouchi yang direproduksi dan berbagai relik serta memorabilia lainnya yang terkait dengan legenda Yesus.

Sampai hari ini, ada banyak orang penasaran yang tiba di sana menuju kota kecil terpencil ini yang terletak sekitar sekitar 3 jam perjalanan dari Tokyo dengan kereta api untuk melihat kuburan Kristus dengan mata mereka sendiri, dan diperkirakan ada sekitar 20.000 peziarah datang kesini di setiap tahun entah karena semangat religius atau karena rasa ingin tahu yang tinggi. Ada juga festival yang diadakan di sini setiap musim semi yang disebut Festival Kristus, di mana wanita yang berpakaian kimono menari dan bernyanyi di sekitar makam Yesus. Dalam peristiwa lainnya yang juga agak cukup aneh adalah, pada tahun 2004, duta besar Israel, Eli Cohen datang ke sini dan menyumbangkan sebuah plakat yang ditulis dalam bahasa Ibrani, untuk memperingati hubungan antara Yerusalem dan Shingō. Plakat tersebut kemudian dijelaskan sebagai simbol dari persahabatan dan bukan sebagai dukungan atau pengakuan untuk klaim Yesus di desa tersebut.

Yesus Tidak Disalib, Ia Wafat Di Jepang?
Christ Festival aka Festival Kristus
Tentu saja rasanya ini semua aneh bahwa legenda ini telah menjadi begitu berakar di Shingō, Jepang. Penduduk desa ini kebanyakan menganut agama asli Jepang, yakni Shinto dan hanya ada satu orang Kristen saja yang dilaporkan tinggal di sini. Bahkan orang-orang yang dianggap sebagai keturunan Yesus yang masih hidup dan tinggal di sini bukanlah orang Kristen. Sedangkan untuk legenda itu sendiri, tidak jelas ada berapa banyak kebenaran, jikapun ada, maka kebenaran dari semua ini masih menjadi misteri. Saat ini, jenazah yang ada di dalam kuburan itu dianggap suci dan belum ada analisis DNA apapun yang dilakukan untuk membongkar semua misteri ini. Meskipun demikian, apakah seseorang akan percaya ini sebagai mitos atau tidak, tentu tampaknya klaim Shingō sebagai tempat peristirahatan terakhir Yesus Kristus akan terus bertahan dan menarik keingintahuan untuk beberapa waktu ke depan. Akhirul kalam, apapun yang anda percayai, itu kembali kepada pilihan anda sendiri. Semoga anda berfikir dan Wassalamualaikum.

Pintu Gerbang Menuju ke Dimensi Lain

Pintu Gerbang Menuju ke Dimensi Lain

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Selalu ada alasan yang diberikan pada pemikiran kita bahwa ada realitas dan dimensi lain selain dunia yang kita tinggali saat ini, sesuatu yang diyakni kadangkala membentur kita dan bahkan saling tumpang tindih. Dengan gagasan yang berjalan ini, maka hadirnya ide bahwa bepergian di antara dimensi yang berbeda juga sangat mungkin terjadi, dan ada beberapa catatan yang menunjukkan kemungkinan bahwa hal tersebut tidak hanya mungkin terjadi, namun portal semacam itu ada di antara beberapa kawasan yang dipercaya telah terbuka. Menariknya, karena seringkali terdengar agak menakutkan, dan tentu saja selalu aneh, kasus dugaan gateways atau gerbang portal dimensi ini telah menangkap imajinasi kita, dan membuat kita bertanya-tanya apakah realitas alternatif memang ada atau tidak, sesuatu yang ingin kita kunjungi untuk mencari tahu, apa dan bagaimana banyak hal yang berada disana, dan apakah dimensi di luar kita tersebut juga memiliki hukum fisika yang sama dengan dunia tempat kita berada saat ini.

Di nusantara, kita sering mendengar adanya lokasi-lokasi yang dipercaya bisa menyesatkan manusia ke dimensi lainnya jika kita kurang mawas diri serta terlalu dekat dengannya, namun umumnya peristiwa-peristiwa aneh tersebut hanya berada di seputar keberadaan jin atau alam makhluk halus lainnya. Di lain tempat, secara umum kita mengenal tentang segitiga bermuda dan segitiga formosa yang konon merupakan lokasi dari berbagai kejadian aneh tak terjelaskan menyangkut tentang portal keberadaan dimensi lain. Dan dalam artikel kali ini, kita akan menjelajah ke beberapa lokasi yang mungkin kurang akrab ditelinga kita, tempat-tempat dan fasilitas yang di duga merupakan portal dimensi yang telah terbuka yang menghadirkan berbagai spekulasi dan konspirasi mengenai keberadaan mereka

Terdampar di Pulau Iblis

Terdampar di Pulau Iblis

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Lautan telah lama menjadi wilayah ranah mistis yang fantastis, terbentang di suatu tempat di atas ombak dan melewati cakrawala yang jauh. Tampaknya ada beberapa daya tarik bagi tanah misterius yang hilang ini, beberapa segi dari sifat kita yang memaksa kita untuk melihat ke jarak dari hamparan laut yang luas dan membayangkan bahwa ada beberapa pulau tersembunyi di luar sana yang ada di dunia di luar alam peradaban kita serta eksplorasi dan penemuannya yang tak terhindarkan, bahkan mungkin di luar dunia kenyataan dari ruang dan waktu seperti yang kita ketahui. Mungkin pulau-pulau ini menyimpan rahasia kuno, harta yang hilang, keajaiban fantastis, atau kejahatan yang tak terkatakan, tapi apa pun masalahnya, semua pulau misterius ini sepertinya selalu menantang jiwa petualangan kita. Namun apa yang terjadi ketika seseorang berhasil benar-benar menemukan salah satu tempat mitos ini, untuk mencapai sesuatu yang tidak terjangkau dan benar-benar terdampar di sana di atas bentang alam yang tidak pernah dimaksudkan untuk disentuh oleh tangan manusia? Keajaiban apa yang mungkin mereka saksikan dan cobaan macam apa yang akan menantinya?

Aktivitas Anomali Otak Setelah Kematian

Senyuman syuhada

Halo emosi muda,.. Assalamualaikum. Tahun lalu, sebuah eksperimen aneh yang dilakukan oleh para ilmuwan menunjukkan bahwa otak manusia dapat dipulihkan ke dalam kondisi keadaan elektrokimia yang mirip dengan otak hidup setelah kematian, menimbulkan pertanyaan tentang apa sebenarnya yang dianggap sebagai kehidupan di dalam tubuh manusia, kesadaran, dan kaitan keberadaan jiwa dalam tubuh. Sementara pertanyaan belum terjawab, malah sekarang, sebuah publikasi baru-baru ini oleh tim dokter Kanada telah menunjukkan bahwa aktivitas otak yang signifikan dapat berlanjut lama setelah pasien dinyatakan "mati," menambahkan misteri pada pencarian jawaban tentang kesadaran sesaat berakhir selama kematian. Meski merupakan fakta keberadaan manusia, pengalaman neurologis kematian masih belum sepenuhnya dipahami.

Menurut penelitian mereka yang dipublikasikan, para dokter di unit perawatan intensif Kanada yang mengamati fungsi jantung dan otak pada empat pasien yang sakit parah pada saat sebelum dan sesudah kematian secara klinis diumumkan. Keempat pasien tersebut menunjukkan adanya aktivitas Electroencephalographic (EEG) yang sangat berbeda, atau gelombang otak, pada saat sebelum dan sesudah kematian, menunjukkan bahwa proses kematian mungkin dialami secara berbeda oleh setiap individu.

Aktivitas Anomali Otak Setelah Kematian
Pada salah seorang pasien, pasien nomor 4, menunjukkan aktivitas otak yang signifikan setelah kematian tiba.
Menambah misteri pada temuan ini, para peneliti menemukan bahwa pada satu pasien, rentetan gelombang delta otak teramati sampai sepuluh menit setelah kematian klinis. Ini adalah jenis gelombang otak yang sama yang diproduksi oleh otak saat kita bermimpi dalam tidur nyenyak. Menurut data yang dipublikasikan, para periset masih bingung untuk menjelaskan sumber fisiologis gelombang ini:

Pada salah seorang pasien, ledakan gelombang delta tunggal berlanjut setelah terhentinya ritme jantung dan tekanan darah arteri (ABP). Sulit untuk mengemukakan dasar fisiologis untuk aktivitas EEG ini mengingat hal itu terjadi setelah hilangnya sirkulasi berkepanjangan.

Para peneliti sangat berhati-hati untuk mencatat bahwa penelitian ini memiliki ukuran sampel yang sangat kecil dan banyak variabel seperti jenis obat yang digunakan oleh setiap pasien dapat mempengaruhi data yang ada. Jadi, masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan tentang kesadaran setelah kematian tiba. Namun demikian, penelitian ini tetaplah merupakan sebuah kemajuan dalam bidang studi yang relatif baru dan sedikit dipahami yang dikenal sebagai necroneuroscience, atau studi tentang otak selama dan setelah kematian.

Aktivitas Anomali Otak Setelah Kematian
Meski kematian terlihat mengerikan, namun kematian adalah pintu gerbang menuju kehidupan selanjutnya
Bidang penelitian ini mendapatkan daya tarik di bidang medis dan budaya populer, seperti yang ditunjukkan oleh salah satu alur cerita sensasi dari seri sains fiksi Netflix terbaru The OA. Sebagai mana ilmuwan belajar lebih banyak tentang otak manusia serta apa yang membuat kita dapat berfikir, dan kematian memang telah menjadi salah satu batas akhir dari ilmu saraf. Namun, semua ini masih merupakan misteri tentang apa yang sebenarnya terjadi pada kesadaran kita sebelum, sesudah, dan selama kematian. Apakah tubuh masih merespon apa yang sedang dialami oleh jiwa setelah keduanya berpisah? Untuk sementara, kita hanya bisa menemukan jawabannya dalam keyakinan, disisi sains, masalah ini tetap berada dalam ruang gelap misteri yang tidak mudah untuk ditemukan jawabannya, semoga anda berfikir dan Wassalamualaikum.